Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono Tinjau dampak bencana Pascabanjir di Jangka, Bireuen

- Editor

Jumat, 9 Januari 2026 - 04:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri KKP RI Sakti Wahyu Trenggono dialog bersama Kadis dan penyuluh Perikanan Juga Masyarakat (Foto/Ist)

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan (Zulhas), meninjau langsung kerusakan parah sentra budidaya perikanan akibat banjir hidrometeorologi di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Jumat 9 Januari 2026.

Didampingi jajaran pemerintah daerah, Zulhas melihat kondisi tambak udang dan kolam ikan air tawar milik warga yang mengalami kerusakan berat. Sejumlah tambak tertimbun lumpur, tanggul jebol, serta kualitas air tidak lagi layak untuk budidaya. Dampaknya, aktivitas perikanan terhenti total dan hasil panen warga hilang terbawa arus banjir.

Dalam dialog bersama para pembudidaya, Zulhas menegaskan bahwa sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, pemulihan pascabanjir harus menjadi prioritas bersama.

“Pemerintah pusat akan mendorong langkah cepat dan sinergi lintas sektor untuk memulihkan tambak dan kolam budidaya agar masyarakat bisa segera bangkit,” tegas Zulhas.

Ia menambahkan, pemerintah akan mengkaji berbagai bentuk bantuan, mulai dari penyediaan sarana produksi, perbaikan tanggul dan infrastruktur tambak, dukungan benih serta pakan, hingga penguatan program ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Sementara itu, Camat Jangka, Muliyadi, SP., MSM didampingi Danramil 07 Jangka Letda Inf. Very Yanto meminta perhatian khusus terhadap kerusakan kawasan pesisir yang kini membentuk muara baru dan mengancam keberlanjutan tambak warga.

Baca Juga:  HRD Sayangkan Kebijakan Bupati Bireuen Tolak Huntara

“Kami berharap segera dibangun tanggul pengaman agar kerusakan tidak semakin meluas dan tambak warga bisa diselamatkan,” ujarnya.

Selain perbaikan muara, pengangkatan sedimen lumpur dalam tambak juga sangat penting yg +_ 2500 Ha tambak dengan sedimen lumpur Berat sedang dan ringan perlu segera Rehabilitasi, kita kembalikan kondisi awal tambak dengan kedalaman 1 – 1.5 sehingga kagiatan budidaya bisa difungsikan kembali.Fandi Sulasa penyuluh perikanan.

Keuchik Alue Kuta mewakili para keuchik pesisir Jangka, Habibullah, mengungkapkan kesedihan mendalam atas kondisi warganya yang telah kehilangan mata pencaharian selama hampir dua bulan pascabanjir.

“Selama ini kami tidak sampai kelaparan karena adanya bantuan sembako. Tapi yang kami butuhkan adalah solusi agar warga bisa kembali bekerja dan hidup normal. Sampai kapan kami harus begini?” katanya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

Kunjungan Menko Pangan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya solusi konkret dalam pemulihan sektor perikanan budidaya di Kecamatan Jangka, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Kunjugan tersebut turut dihadiri Kadis Perikanan Bireuen, para Penyuluh Perikanan dan perwakilan pelaku usaha Perikanan.

Berita Terkait

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari
Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif
Bireuen Becomes the First District in Aceh to Begin Permanent Housing Construction After Disaster
Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan
Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi
Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana
HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey
Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 16:32

Tidak Adanya Transparansi Dana Desa  Masyarakat Paksa Pemdes LANTIK Gelar MDST Dana Desa Tahun 2023, 2024 dan 2025

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:21

Panen Untung Tiga Kali Lipat, Bawang Merah Jadi Primadona Petani Beringin

Selasa, 6 Januari 2026 - 08:08

Taklimat Presiden di Hambalang Tuai Apresiasi, Arief Martha Rahadyan: Pemerintahan Fokus Kerja Nyata

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:46

Pemkab dan Kejari Deli Serdang Perkuat Sinergi Hukum Datun

Selasa, 6 Januari 2026 - 03:03

Bupati Fery Sahputra Pimpin Rakor Awal Tahun, Tegaskan 2026 sebagai Tahun Akselerasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Senin, 5 Januari 2026 - 14:43

Rico Waas Lantik Direksi Baru PUD Medan, Awal Kebangkitan BUMD Profesional

Senin, 5 Januari 2026 - 10:45

Tatap Tahun 2026, Kanwil Ditjenpas Aceh Siap Sukseskan Program Strategis dan Tingkatkan Prestasi

Senin, 5 Januari 2026 - 06:15

Pemkab Deli Serdang Resmi Lelang 16 Paket Kendaraan Dinas

Berita Terbaru