Kapolri Beri Apresiasi kepada Aiptu Jimmi Farma, Pendiri Pondok Tahsin Al-Qur’an

- Editor

Minggu, 27 April 2025 - 17:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, Riau | Tribuneindonesia.com,

Aiptu Jimmi Farma, Ps. Kasihumas Polsek Rumbai Pesisir, dikenal sebagai sosok tauladan di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru. Selain bertugas sebagai polisi, Aiptu Jimmi Farma juga mendirikan dan mengelola Pondok Tahsin Al-Qur’an Baitul Ihsan yang memberikan pendidikan mengaji gratis bagi anak-anak dari kalangan kurang mampu. Minggu (28/04/25).

Diketahui, Pondok Tahsin Al-Qur’an yang didirikan di tanah wakaf warga kepadanya ini telah menjadi tempat belajar bagi 300 murid yang terbagi dalam empat kelompok. Aiptu Jimmi Farma tidak hanya mengajar Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sosok yang sangat peduli dengan pendidikan dan masyarakat.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi kepada Aiptu Jimmi Farma dengan memberikan kesempatan mengikuti Sekolah Perwira. Jenderal Sigit menilai bahwa Aiptu Jimmi Farma telah menjadi representasi nyata dari Polri Presisi.

“Mereka mengakui bahwa pembelajaran Al-Qur’an adalah sebuah perjuangan. Ini yang kami banggakan dari seorang Aiptu Jimmy Farma atau Ustaz Jimmy Farma. Yang mana pada beliau akhiratnya dapat, dunia pun juga dapat,” ucap Muhammad Mahdi, salah seorang murid di Pondok Tahsin Baitul Ihsan.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 11/Bandar Baru Jalin Komsos Dengan Warga Demi Menjaga Kondusifitas Wilayah

Selain itu, Pondok Tahsin Al-Qur’an Baitul Ihsan tidak hanya berarti bagi masyarakat sekitar, tetapi juga sangat membantu bagi yang tinggal jauh dan memiliki keterbatasan, namun ingin menekuni agama. Para murid mengakui bahwa Aiptu Jimmi Farma adalah guru yang sangat baik dan mengayomi.

“Di mana pondok ini begitu banyak sekali ilmu yang diajarkan oleh guru-guru. Terutama dalam bidang Al-Qur’an. Dan cara mengajarnya pun juga menyenangkan dan tidak membosankan,” jelas Handany Fariz, salah seorang santri sejak tahun 2022.

Aiptu Jimmi Farma membuktikan bahwa anggota Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat. (Talia)

Berita Terkait

Ditreskrimum Polda Aceh Berhasil Ungkap Kasus Aborsi, Tiga Pelaku Ditangkap
Polsek Gandapura Kawal Penyaluran Beras Bantuan Pangan untuk Masyarakat
Kapolres Bireuen Buka Bimtek Sistem Manajemen Pengamanan OBVITNAS dan OBTER
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Kebakaran Hutan Samate Belum Padam Sepekan, Warga Bentuk Tim Kecil Cari Titik Api
Kebakaran Hutan Samate satuPekan, Api Kembali Berkobar — Warga Kewalahan, DPRK Soroti Respons BPBD
Kapolres Aceh Timur, Pimpin Apel Pagi dan Beri Penghargaan kepada Personel Berprestasi
CCTV Ungkap Aksi Curanmor di Jalan Turi Ujung, Polisi Tangkap Pelaku dan Buru Rekannya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 15:30

Reses di Bintang Meriah, Dewi Fitriana Paparkan Pemberdayaan Masyarakat dan Evaluasi MBG

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x