Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang I TribuneIndonesia.comSebuah rumah adat Melayu yang dibangun pada masa kolonial Belanda dan berkaitan erat dengan jejak Kesultanan Deli kini menjadi sorotan sejarah dan budaya di Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang.

Bangunan ini bukan sekadar hunian lama, tetapi menyimpan nilai arsitektur Melayu yang khas serta rekam jejak perjalanan sejarah masyarakat Melayu di kawasan pesisir Sumatera Utara.

Rumah adat tersebut mencerminkan perpaduan pengaruh arsitektur Melayu tradisional dengan sentuhan masa kolonial. Ciri khas rumah panggung, ukiran kayu bermotif flora, serta tata ruang yang sarat makna filosofi Melayu menjadikan bangunan ini bernilai tinggi secara budaya. Selain sebagai simbol identitas, rumah ini juga menjadi pengingat akan peran penting keluarga bangsawan Melayu dalam perjalanan sejarah daerah.

Namun, keberadaan bangunan bersejarah ini kini juga memunculkan perdebatan terkait penetapan statusnya sebagai situs cagar budaya. Sejumlah pihak mengusulkan agar penamaan situs dibuat

lebih netral dan inklusif, seperti “Rumah Adat Melayu Masa Kesultanan Serdang, Peninggalan Sejarah Melayu di Desa Pagar Merbau I”, guna menekankan nilai sejarah dan budayanya, bukan semata pada figur tertentu. Usulan ini diharapkan dapat memperkuat posisi bangunan sebagai warisan bersama masyarakat Melayu dan generasi penerus.Foto Datuk Ong

Bangunan tersebut juga berkaitan dengan sosok Datuk Ong, yang memiliki nama lengkap Tengku Muhammad Hidayat. Ia lahir pada 6 Juni 1957 dan wafat pada 23 Oktober 2016. Dalam silsilah keluarga, Datuk Ong dikenal sebagai bagian dari lingkungan bangsawan Melayu yang memiliki hubungan sejarah dengan Kesultanan Serdang.

Baca Juga:  Ratusan Guru "Menggugat" Balai Kota Medan: Tuntutan Membara, Hati Guru Terluka!

Semasa hidupnya, almarhum menikah dengan Ibu Halimah Nasution dan dikaruniai seorang anak bernama Tengku Indria Hidayat. Keberadaan keturunan ini turut menjadi bagian dari kesinambungan sejarah keluarga Melayu yang berakar di wilayah tersebut. Almarhum Datuk Ong dimakamkan di Pagar Merbau, wilayah yang juga menjadi saksi perjalanan hidupnya serta perkembangan budaya Melayu setempat.almarhum Datuk Ong tercatat juga di sebagai Datuk kesultanan Serdang dan juga tercatat di museum kesultanan Serdang.

Bagi masyarakat sekitar, rumah adat ini bukan hanya bangunan tua, melainkan penanda identitas, marwah, dan sejarah panjang peradaban Melayu. Di tengah arus modernisasi, keberadaannya menjadi pengingat bahwa nilai adat, sejarah, dan jati diri budaya tetap memiliki tempat penting.

Kini, harapan pun mengarah pada upaya pelestarian yang lebih serius, baik melalui penetapan status cagar budaya maupun dokumentasi sejarah yang lebih komprehensif. Dengan demikian, rumah adat Melayu di Pagar Merbau ini tidak hanya berdiri sebagai saksi bisu masa lalu, tetapi juga sebagai warisan berharga yang dapat dipelajari dan dibanggakan oleh generasi mendatang.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Kualitas MBG Diprotes, 171 Paket Makanan Diduga Tak Layak Konsumsi di SMKN Kutacane
Dana BOS Mengalir untuk 57 Siswa, Dapodik Hanya 50: Ada Apa di SMK Ulang Kisat?
Singgah di SMAN 1 Meukek, Kadisdik Aceh Beri Motivasi ke Siswa dan Guru
SMAN 2 Percut Sei Tuan Buktikan Sekolah Pinggiran Mampu Cetak Anak Bangsa Berkarakter
Diterpa Pemberitaan Miring Dana BOS, Fakta Lapangan Bantah Tuduhan ke SMAN 2 Percut Sei Tuan
Kajati Sumut diminta usut tuntas Dana Bos di SMKN 1 Petumbak kepsek  Bungkam Saat Dikonfirmasi
Dari Calang ke Panggung Nasional: Jejak Rijalul Maula di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026
SMP Negeri 4 Kutacane Fokus Bangun Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 23:43

Ketua DPD Lembaga Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (LKGSAI) mengucapkan:

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:54

Kawal Ketat Pawai Takbiran, AKBP Albert Zai Tegaskan Keamanan Kota Bitung Adalah Prioritas

Jumat, 20 Maret 2026 - 09:25

Badan POM Untuk Uji Laboratorium Daging Yang Diduga Bauk Busuk Agara

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:55

Peserta Mudik Nyaman Bersama IFG Group 2026 Resmi Dilepas, Jasa Raharja Perkuat Perlindungan Perjalanan Pemudik

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:49

P Jasa Raharja Hadiri Pelepasan Mudik Gratis Polri Presisi 2026,Wujud Sinergi Negara Hadir dalam Melayani Masyarakat

Kamis, 19 Maret 2026 - 15:47

HRD Soroti Respon Bupati Bireuen;Jangan Jadikan Kritik Alasan Kehilangan Semangat Bantu Korban Banjir

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:23

Hadir Resto Caffe Afgan di Matang Glumpangdua Bireuen akan di buka

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:45

FPI Bireuen Kembali Salurkan Daging Meugang Untuk Anak Yatim Fakir Korban Banjir Bandang 

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Takbir Menggema di Sei Semayang, Idul Fitri menjadi Kemenangan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:39

Pemerintahan dan Berita Daerah

Takbir Membelah Malam Ramunia, Bupati Turun Melepas Pawai Obor Spektakuler

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:02

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Pastikan Tak Ada Anggaran APBD untuk Iklan di Kota Medan

Jumat, 20 Mar 2026 - 11:13