HAB ke-80, Peneguhan Nilai Iman, Persatuan, dan Pengabdian untuk Indonesia Damai dan Maju

- Editor

Sabtu, 3 Januari 2026 - 06:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 yang menandai perjalanan pengabdian sejak 3 Januari 1946 hingga 3 Januari 2026 berlangsung khidmat di Kabupaten Bireuen. Momentum ini menjadi refleksi nasional atas peran nilai-nilai keagamaan dalam menjaga persatuan, memperkuat kehidupan kebangsaan, serta mendorong pembangunan yang berkeadilan dan bermartabat. Sabtu 3 Januari 2026.

Mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, jajaran Pemerintah Kabupaten Bireuen, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur organisasi sosial dan kemanusiaan yang memiliki komitmen terhadap penguatan harmoni umat.

Kakankemenag Bireuen, Dr H Zulkifli dalam laporan antara lain mengatakan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungnan Kementerian Agama, Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama adalah momentum untuk introspeksi sekaligus inspirasi.

Dalam suasana religius yang sarat kekhusyukan, Hari Amal Bakti dipahami bukan sekadar agenda seremonial, melainkan pengingat moral bahwa fondasi bangsa Indonesia sejak awal berdiri bertumpu pada nilai iman, persaudaraan, dan semangat pengabdian kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi penopang utama dalam merawat kebinekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bupati Bireuen H. Mukhlis ST dalam sambutannya menegaskan bahwa kerukunan umat beragama merupakan pilar strategis pembangunan nasional. Menurutnya, stabilitas sosial dan kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila kehidupan masyarakat dilandasi keimanan, keadilan, serta sikap saling menghormati dalam perbedaan.

Baca Juga:  Bupati H Sibral Malasyi MA, S.Sos, M.E, Lepas dan Beri Sovenir Jamaah Haji

“Pembangunan tidak semata diukur dari capaian fisik dan ekonomi, tetapi dari sejauh mana nilai keagamaan mampu membentuk masyarakat yang rukun, berakhlak, dan saling menjaga,” ujar Bupati.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, menegaskan bahwa semangat Hari Amal Bakti sejalan dengan misi kemanusiaan yang melampaui batas wilayah, suku, dan latar belakang sosial. Ia menyampaikan bahwa amal dan pengabdian merupakan wujud nyata pengamalan ajaran agama dalam kehidupan berbangsa.

“Amal bakti adalah bahasa universal iman. Ketika negara, masyarakat, dan relawan berjalan dalam satu niat yang tulus, maka kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh rakyat,” ujar Arizal Mahdi.

Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat sinergi nasional antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan relawan dalam menjawab tantangan sosial, kemiskinan, serta ketimpangan, dengan menjadikan nilai ketuhanan dan kemanusiaan sebagai landasan utama.

Rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar Indonesia senantiasa dianugerahi persatuan, kepemimpinan yang amanah, serta kehidupan bangsa yang damai, adil, dan sejahtera.

Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 menegaskan bahwa masa depan Indonesia tidak hanya dibangun oleh kekuatan kebijakan dan institusi, tetapi oleh ketulusan iman, keikhlasan pengabdian, dan persatuan umat dalam menjaga marwah bangsa.(mahdi)

Berita Terkait

​Tragedi Dua Karung Ubi, Dugaan Keterlibatan Oknum ASN dan Polisi dalam Aksi Bakar Massa di Sumut
​Banjir Bandang Terjang Kepulauan Sitaro, 6 Warga Meninggal Dunia, Puluhan Luka-Luka
HRD Sayangkan Kebijakan Bupati Bireuen Tolak Huntara
Polres Bitung Siaga Malam, Tim Tarsius Presisi Tekan Potensi Kriminalitas di Jalur Utama
Polres Bitung Berikan Penghormatan Terakhir bagi Aiptu Melki Thomas dalam Upacara Kedinasan
A Crisis of State Governance: When Constitutional Mandates Drift Away from the People’s Reality
Bahu membahu Pulihkan Sekolah TNI AL Bersikan Lumpur Di Tukka Tapsnuli Teungah
Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Braille Sedunia
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 06:32

​Tragedi Dua Karung Ubi, Dugaan Keterlibatan Oknum ASN dan Polisi dalam Aksi Bakar Massa di Sumut

Senin, 5 Januari 2026 - 05:34

HRD Sayangkan Kebijakan Bupati Bireuen Tolak Huntara

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:49

Polres Bitung Siaga Malam, Tim Tarsius Presisi Tekan Potensi Kriminalitas di Jalur Utama

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:18

Polres Bitung Berikan Penghormatan Terakhir bagi Aiptu Melki Thomas dalam Upacara Kedinasan

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:53

A Crisis of State Governance: When Constitutional Mandates Drift Away from the People’s Reality

Minggu, 4 Januari 2026 - 05:11

Bahu membahu Pulihkan Sekolah TNI AL Bersikan Lumpur Di Tukka Tapsnuli Teungah

Minggu, 4 Januari 2026 - 03:30

Arief Martha Rahadyan: Selamat Hari Braille Sedunia

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:53

Polres Aceh Tengah Terobos Medan Ekstrem, Bantuan Kemanusiaan Tiba di Desa Serule

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Resmi Lelang 16 Paket Kendaraan Dinas

Senin, 5 Jan 2026 - 06:15