Bitung, Sulut | TribuneIndonesia.com
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Bitung resmi memperkuat sistem keamanan kawasan melalui sinergi strategis bersama jajaran kepolisian, Selasa (03/02/26).
Dalam amanatnya pada upacara awal bulan yang digelar Senin (2/02), Kepala PPS Bitung, Makkasau, A.Pi., M.Si. menegaskan bahwa langkah ini diambil menyusul penetapan pelabuhan tersebut sebagai salah satu Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang harus dijaga ketat stabilitasnya.
Implementasi pengamanan ini diperkuat dengan penandatanganan Pedoman Kerja Teknis (PKT) antara pihak PPS Bitung dan Ditpamobvit Polda Sulawesi Utara.
Kerja sama ini menjadi landasan hukum dan operasional bagi personel kepolisian dalam memberikan bantuan pengamanan secara menyeluruh di lingkup pelabuhan.
Langkah tersebut dipandang krusial guna menjamin keberlangsungan aktivitas ekonomi di sektor perikanan.
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah menciptakan tata kelola pengamanan yang lebih profesional, sistematis, dan terukur.
Dengan dukungan penuh dari Polda Sulut, PPS Bitung berkomitmen untuk meningkatkan standar proteksi terhadap seluruh aset negara serta memastikan prosedur operasional berjalan sesuai dengan regulasi keamanan objek vital yang berlaku.
Melalui penguatan pengamanan ini, manajemen PPS Bitung berharap dapat menciptakan atmosfer kerja yang lebih kondusif bagi para pelaku usaha.
Lingkungan pelabuhan yang aman dan nyaman menjadi target utama demi memberikan pelayanan prima bagi para pengguna jasa, sekaligus memperkokoh posisi PPS Bitung sebagai pilar penting industri perikanan di wilayah Sulawesi Utara. (Kiti)













