Enam ‘Pak Ogah’ Diciduk di Simpang MMTC, Camat dan Polisi Bertindak Tegas

- Editor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 12:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Medan | TribuneIndonesia.com — Keberadaan “Pak Ogah” atau pengatur lalu lintas liar di Simpang Jalan Perjuangan, depan Kompleks MMTC, Jalan Willem Iskandar, Medan, akhirnya ditindak tegas. Kamis (7/8/2025), aparat gabungan dari Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan Sidorejo, Polsek Medan Tembung, dan Babinsa melakukan operasi penertiban yang menjaring enam orang.

Mereka langsung diamankan ke Polsek Medan Tembung untuk menjalani pembinaan intensif.

Camat Medan Tembung, Muhammad Pandapotan Ritonga, mengatakan bahwa operasi ini merupakan tindak lanjut atas perintah langsung dari Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyusul banyaknya keluhan warga terhadap aksi para “Pak Ogah” yang dianggap mengganggu ketertiban lalu lintas dan menimbulkan keresahan.

“Kami menerima perintah dari Pak Wali Kota untuk segera menertibkan keberadaan ‘Pak Ogah’ di Simpang Jalan Perjuangan karena keberadaan mereka sudah sangat meresahkan pengguna jalan,” tegas Pandapotan.

Menurutnya, seluruh pelaku yang terjaring tidak memiliki identitas resmi. Oleh karena itu, mereka dibawa ke Polsek untuk menjalani pembinaan awal selama satu hari, sebagai bentuk efek jera.

“Jika mereka benar warga kita, akan kami panggil keluarganya agar turut memberikan pembinaan moral, supaya mereka tidak mengulangi perbuatan serupa,” ujarnya.

Langkah Lanjutan: Pendataan dan Pengawasan Berkelanjutan

Camat Pandapotan juga mengungkapkan bahwa setelah pembinaan awal, pihaknya akan membawa para pelaku ke Kantor Kecamatan untuk dilakukan pendataan lebih lanjut atau proses ‘iris mata’, guna mengidentifikasi latar belakang masing-masing individu.

Baca Juga:  Warga Meuse Datangi Inspektorat Bireuen Menggunakan Bus, Melaporkan Dugaan Mantan Keuchik Gampong Selewengkan DD

Saat ditanya mengenai kemungkinan dilakukan tes urine terhadap para pelaku, ia mengakui bahwa hal tersebut belum diterapkan dalam penertiban kali ini.

Simpang MMTC: Titik Rawan Kemacetan yang Butuh Solusi Serius

Lokasi tempat para “Pak Ogah” beroperasi diketahui sebagai titik krusial yang kerap mengalami kemacetan parah, terutama saat jam berangkat kerja, jam istirahat siang, dan jam pulang kantor.

“Simpang MMTC adalah salah satu titik paling padat di Kecamatan Medan Tembung, karena merupakan perbatasan langsung dengan Kabupaten Deli Serdang dan dikelilingi oleh pusat aktivitas seperti MMTC, UNIMED, dan MAN 2,” jelas Pandapotan.

Keberadaan “Pak Ogah” di lokasi tersebut justru memperkeruh situasi lalu lintas yang sudah semrawut.

Koordinasi Lintas Instansi: Menuju Solusi Jangka Panjang

Untuk menyelesaikan masalah ini secara menyeluruh, pihak Kecamatan berencana melakukan koordinasi berkelanjutan dengan Polsek Medan Tembung, Pemko Medan, dan Dinas Perhubungan Kota Medan.

Pandapotan menyebutkan bahwa pihaknya akan mengusulkan rekayasa lalu lintas di kawasan Simpang MMTC guna mengurai kemacetan dan meningkatkan keamanan berlalu lintas.

“Kami berharap, dengan kolaborasi antara kecamatan, kepolisian, dan Dishub, kita bisa menertibkan lalu lintas dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat. Ini bukan hanya soal menindak ‘Pak Ogah’, tapi juga menciptakan solusi jangka panjang,” pungkasnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

​Sengketa Lahan Bitung Memanas: Ahli Waris Tuding Sertifikat PT IKI Fiktif dan Salah Objek
​Camat Girian Sampaikan Belasungkawa Pemerintah di Rumah Duka Almarhumah Adriana Mandak
ITL Trisakti merayakan Dies Natalis yang ke-56
Penyelundupan Ganja dari Jayapura Digagalkan, Pemuda Asal Matuari Diringkus di Pelabuhan Bitung
Negara Hadir di Aceh, Ruslan M Daud Dorong Percepatan Infrastruktur Pascabencana
Waspada! Modus Lelang Emas Fiktif melalui Online Berkedok Pegadaian Marak
Surya Dharma : Bupati Bireuen Jangan Berlindung di Balik Pusat, Ini Kewajiban Daerah
‎Antusias Warga Tinggi, Donor Darah di Bireuen Hasilkan 52 Kantong
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 07:49

​Sengketa Lahan Bitung Memanas: Ahli Waris Tuding Sertifikat PT IKI Fiktif dan Salah Objek

Jumat, 10 April 2026 - 06:59

​Camat Girian Sampaikan Belasungkawa Pemerintah di Rumah Duka Almarhumah Adriana Mandak

Jumat, 10 April 2026 - 04:59

Penyelundupan Ganja dari Jayapura Digagalkan, Pemuda Asal Matuari Diringkus di Pelabuhan Bitung

Kamis, 9 April 2026 - 14:36

Negara Hadir di Aceh, Ruslan M Daud Dorong Percepatan Infrastruktur Pascabencana

Kamis, 9 April 2026 - 13:32

Waspada! Modus Lelang Emas Fiktif melalui Online Berkedok Pegadaian Marak

Kamis, 9 April 2026 - 11:21

Surya Dharma : Bupati Bireuen Jangan Berlindung di Balik Pusat, Ini Kewajiban Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 07:57

‎Antusias Warga Tinggi, Donor Darah di Bireuen Hasilkan 52 Kantong

Kamis, 9 April 2026 - 07:27

Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, ST., M.T buka Musrenbang RKPK Tahun 2027

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Demi Ujian, SDN 105399 Kulasar Batalkan Study Tour,Pendidikan Tetap Jadi Prioritas Utama

Jumat, 10 Apr 2026 - 06:32

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x