Dugaan Manipulasi Dana Desa di Pucuk Deku, Warga Soroti Pengangkatan Perangkat dan Penggunaan Anggaran

- Editor

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takengon | TribuneIndonesia.com

Pengelolaan Dana Desa (DD) di Kampung Pucuk Deku, Kecamatan Bies, Kabupaten Aceh Tengah, menjadi sorotan warga setempat. Sejumlah dugaan pelanggaran dalam pengangkatan perangkat desa hingga pelaksanaan kegiatan fisik dan penyaluran bantuan sosial mencuat ke publik.

Warga menuding adanya praktik nepotisme dalam struktur pemerintahan kampung. Jabatan strategis seperti operator desa diketahui dijabat oleh anak kandung Reje (kepala kampung), sedangkan posisi Sekretaris Desa (Sekdes) diisi oleh keponakannya. Proses pengangkatan aparatur kampung ini dinilai tidak transparan dan tidak melalui mekanisme musyawarah sebagaimana semestinya.

Tak hanya itu, pelaksanaan proyek fisik seperti pembangunan drainase sepanjang 30 meter dan pemasangan empat unit gorong-gorong juga menimbulkan pertanyaan. Dalam papan informasi proyek tercantum nilai anggaran sebesar Rp51 juta. Namun saat dikonfirmasi, Reje menyebut biaya riil hanya sebesar Rp46 juta. Selisih anggaran sebesar Rp5 juta belum dijelaskan secara akuntabel kepada masyarakat.

Kritik juga diarahkan pada penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Bantuan yang seharusnya diperuntukkan bagi warga miskin justru diterima oleh individu yang belum lama berdomisili di Pucuk Deku, dan belakangan diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan Reje kampung.

Baca Juga:  Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta Gelar PPGD di Jakarta Utara

Proyek pemeliharaan saluran air bersih juga dipertanyakan efektivitasnya. Diameter pipa dinilai terlalu kecil untuk memenuhi kebutuhan warga, dan lokasi penampungan air dinilai tidak sesuai dengan perencanaan awal serta tidak strategis.

Menanggapi sorotan warga, Reje Pucuk Deku mengklaim bahwa posisi Sekdes merupakan jabatan lama yang diisi ulang usai pejabat sebelumnya lulus seleksi PPPK. Namun, warga menyebut adanya “tukar posisi” antara Kaur Pemerintahan dengan Sekdes saat ini, tanpa melalui proses rekrutmen terbuka.

Warga berharap agar pihak Inspektorat Aceh Tengah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan dan melakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan Dana Desa Pucuk Deku. Mereka menuntut transparansi dan akuntabilitas, demi mencegah kerugian negara serta memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan kampung.

(Dian Aksara)

Berita Terkait

Bundes Sinabang Jaya : Badan Usaha Milik Desa Sinabang paling produktif dan berhasil di wilayah Kabupaten Simeulue.
Buka Latsar CPNS 2026, Wali Kota Hengky Honandar Tekankan Pentingnya Integritas dan Nilai BerAKHLAK
Meriahkan HUT RI ke-81, SMP Negeri 1 Manyak Payed Gelar Berbagai Perlombaan Penuh Semangat Kemerdekaan
Ketua DPRK Ade Fadly Pranata Bintang Pimpin Rapat Banggar, Pertanggungjawaban APBK 2025 Dibahas Secara Kritis dan Menyeluruh
Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun
Konfrontir yang Mendadak Batal ! kejari Deli Serdang Tak tau malu
Rudenim Denpasar Detensi Dua WNA Asal Jerman dan Norwegia yang Overstay
Dugaan Praktik Penadahan dan Pinjaman Ilegal di Aceh Tengah Disorot, GMNI Dorong Penegakan Hukum
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:27

Kolaborasi PT Jasa Raharja ( Persero ) Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta dan BPJS

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:16

Diduga Hilang Konsentrasi, Xeniaa Terobos Toko Ponsel di Jalan Kutacane–Medan / Kamis, 20 Agustus 2026 / 13.27.00 WIB

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:37

Jepang Memberi Makan Gratis Lebih dari 100 Tahun Tanpa Keracunan — Ini Pelajaran untuk Pemimpin Negeri Ini

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:41

Bupati Bireuen Dikukuhkan Sebagai Wakil Koordinator FKKA Periode 2025–2030

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:03

Antara Ketidaksukaan, Kedisiplinan, dan Runtuhnya Dinasti Terdahulu,Klarifikasi Tegas PLT Kepsek SMPN 2 Kejuruan Muda” Semua Demi Anak Didik”,

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:54

Rentetan Pejabat Mundur di Aceh Tengah: Alarm Tata Kelola atau Sekadar Pergantian Birokrasi?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:59

​Pembuktian Kualitas Pelatih Nasional, Ichal Rumochoy Antar SDN 1 Mundung dan SMPN 3 Tombatu Naik Podium

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:42

24 Jam, Dirut Jasa Raharja Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Korban Kebakaran KMP Putri Yasmin

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Menguji Janji Mebidang

Kamis, 20 Agu 2026 - 07:50

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x