Dinas LHK Bireuen; Monitor Kinerja Pabrik PT BAS Tentang Limbah Di Kawasan Cot Batee Geulungku.

- Editor

Sabtu, 10 Mei 2025 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen | TribuneIndonesia.com 

Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Bireuen melakukan monitoring kinerja PT Bumi Aceh Sejahtera (BAS) di kawasan perbukitan Cot Bate Geuleungku, Kecamatan Simpang Mamplam Kabupaten Bireuen Sabtu 10 Mei 2025.

Hadir dalam kunjungan tersebut Pj. Kadis LHK Bireuen Ir. Fadli ST, MSM Kabid Peningkatan Kapasitas Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Musliadi SE, Kabid Penataan dan Perlindungan Pengelolaan LHK, Eri Syahreza SP, Pengawas Lingkungan Hidup, Rukiah ST dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Ritahayati ST.

Kehadiran pihak DLHK dan DPMPTSP yang disambut oleh Manajemen PT BAS bagian Personalia, Dessy Maidayanti untuk memastikan operasional pabrik berjalan sesuai standar serta memberi dukungan terhadap perkembangan industri pengolahan buah kelapa tersebut.

Ir. Fadli, kepada awak media menyebutkan dari hasil monitoring tersebut ditemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan PT. BAS seperti pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran serta sejumlah izin yang belum diperbarui.

“Ada kewajiban yang belum sepenuhnya dipenuhi oleh PT. BAS merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, termasuk pengelolaan limbah, pengendalian pencemaran, mutu emisi udara serta belum melakukan kerjasama pengelolaan limbah,” ujar Ir. Fadhli didampingi Kepala DPMPT SP Ritahayati ST.

Baca Juga:  Wali Kota Langsa Tanam Mangrove di Sungai Lueng

Ir. Fadli menyebutkan, untuk produksi secara umum sudah sangat bagus, PT BAS merupakan satu-satunya industri penghasil tepung kelapa, dan tepung Arang yang merupakan komoditi Ekspor yang terletak di kawasan industri Bireuen.

“Namun masih ada kekurangan-kekurangan yang harus dipenuhi pihak Perusahaan seperti pengelolaan limbah, terkait instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) yang sesuai dengan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) agar tidak menggangu lingkungan dan masyarakat sekitar,” tutur Ir. Fadli

Kadis LHK juga berharap Perusahaan juga harus menerapkan Keamanan, Keselamatan, Kesehatan dan lingkungan bagi para pekerja hal itu bertujuan untuk mencegah kecelakaan bagi para karyawan serta menciptakan lingkungan kerja yang positif.

“Tadi kita sudah meminta dokumen-dokumen yang menjadi kewajiban Perusahaan dan diberi tenggang waktu 1 bulan untuk menyelesaikannya serta PT. BAS diminta melaporkan secara bertahap kepada Pemkab Bireuen melalui Dinas LHK,” imbuh Ir. Fadhli.

Selain itu ia mengapresiasi kontribusi PT. BAS dalam menyerap tenaga kerja lokal yang mayoritas warga sekitar Pabrik yang berdampak positif terhadap perekonomian.

“Kolaborasi antara Pemasok kelapa pihak Pabrik harus terus dijaga agar bisa meningkatkan produksi setiap harinya, Pemkab Bireuen terus mendorong agar PT. BAS bisa meningkatkan kapasitas operasionalnya dan terus menjalin hubungan baik dengan para mitra termasuk Pemerintah,” pungkas Ir. Fadli ST.[UmarAPandrah].

Berita Terkait

Deli Serdang Teguhkan Syiar Islam dan Semangat Kebersamaan
Pemko Medan Tegaskan Komitmen Penataan Kota dan Kawasan Pariwisata
Petani Bahagia, Pertanian Maju. Deli Serdang Genjot IP 300 Berbasis Data Tanah
Kasubbag Keuangan Disdikbud Aceh Tenggara Bantah Tuduhan Setoran Dana BOS, LSM PPKMA Tegaskan Informasi Viral Tidak Benar
Kader HMI Ditantang Jadi Pemikir Peradaban
Wabup Deli Serdang Tegas Soal Banjir, Pengembang Wajib Taat Tata Ruang
Wabup Lom-Lom Suwondo Rangkul Macan Asia Indonesia, Dorong Sinergi Ketahanan Pangan di Deli Serdang
Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Keras Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng Tanpa Bukti, Menyesatkan Publik
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 11:56

Polemik Aksi PSHT Di Madiun Membuka Mata Publik, Negara Diam Kebenaran Berbicara

Minggu, 8 Februari 2026 - 00:50

Targetkan 1 Juta Ton Cadangan Jagung, Polri dan Lintas Sektor Perkokoh Swasembada Pangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:15

Tipikor Minta Kajati Aceh Usut Kasus Dugaan Korupsi  Dinas Kesehatan Aceh Tenggara Puluhan Milyar.

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:24

Dankodaeral VIII Gerakkan Personel dan Warga dalam Aksi Peduli Lingkungan di Bitung

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:15

PT Juang Jaya Abdi Alam dan FKH UGM Jalin Kerja Sama

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:10

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:18

Aceh’s Socio-Economic Crisis Deepens amid Governance and Transparency Concerns

Sabtu, 7 Februari 2026 - 05:13

Tasyakuran HUT Ke 18 DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar, Ingin Kompak Bergerak Dan Berdampak Bagi Rakyat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x