Diduga Alergi Wartawan. Kades dan Sekdes Pasirpanjang Tutup Mulut Soal Proyek Paving Blok

- Editor

Minggu, 5 Oktober 2025 - 05:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANDEGLANG|TribuneIndonesia.com 

Proyek pembangunan paving blok di Kampung Timurawan RT/RW 12/04, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap II Tahun Anggaran 2025, kini menjadi sorotan tajam publik. Pasalnya, proyek yang seharusnya memberi manfaat bagi warga justru diduga tidak transparan dan dikerjakan asal-asalan.

Berdasarkan hasil pantauan awak media di lokasi pada Sabtu (4/10/2025), tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa.
Ketiadaan papan proyek itu menimbulkan dugaan kuat bahwa pelaksana kegiatan tidak ingin publik mengetahui besaran anggaran, volume pekerjaan, maupun pelaksana proyek yang bertanggung jawab.

Tak hanya itu, bahan material paving blok di lokasi juga tampak memprihatinkan. Banyak yang patah, retak, bahkan hancur sebelum terpasang, sehingga memunculkan pertanyaan besar soal kualitas dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.

“Kalau melihat materialnya saja sudah seperti itu, bisa ditebak hasil akhirnya akan seperti apa. Ini jelas sangat disayangkan karena uangnya dari rakyat, dari dana desa, tapi dikerjakan tanpa tanggung jawab,” tegas Soleh, salah satu anggota Ormas Badak Banten Perjuangan (BBP), saat ditemui di lokasi.

Baca Juga:  Posting Konten Fitnah, Lapas I Medan Siap Pidanakan Akun Tiktok Diksipolitik.id

Soleh menilai proyek tersebut terindikasi tidak memenuhi standar teknis serta tidak transparan dalam proses pelaksanaannya. Ia juga menyesalkan sikap aparat desa yang terkesan menutup diri dari upaya konfirmasi media.

“Kami sudah berulang kali coba meminta klarifikasi, tapi baik Sekdes maupun Kepala Desa Pasirpanjang memilih diam seribu bahasa. Mereka seolah menutup diri dari publik. Padahal, setiap rupiah dari dana desa wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurut Soleh, hal ini bukan sekadar masalah kecil, tetapi mencerminkan rendahnya komitmen terhadap prinsip keterbukaan dan akuntabilitas publik. Ia pun mendesak inspektorat dan aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan memeriksa dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.

“Kalau memang pekerjaan ini tidak sesuai spesifikasi, harus ada tindakan tegas. Jangan tunggu rusak dulu baru diperbaiki. Dana desa itu amanah, bukan alat untuk memperkaya segelintir orang,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Desa Pasirpanjang belum memberikan tanggapan resmi meskipun telah dikonfirmasi oleh awak media. Sikap bungkam tersebut justru memperkuat dugaan publik bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dalam pelaksanaan proyek paving blok tersebut.”(Tim/red)

Berita Terkait

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat
Ketua DPW PAN Syafruddin Bantu Anak Yatim dari Batanta Dapatkan Perawatan Medis
Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Masuk Aswas Kejati Sumut, Hampir 4 Bulan ! Ada Apa dengan Kasi Intel Kejari Deli Serdang
Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai
Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?
RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat
Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”
​Rotasi Jabatan di Polres Bitung: Kompol Bartholomeus Junov Resmi Jabat Wakapolres
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:49

Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026

Rabu, 16 September 2026 - 15:47

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 September 2026 - 15:09

DPRK dan Polres Raja Ampat Perkuat Sinergitas, Taufik Sarasa: Kerja Sama Harus Berdampak bagi Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 11:54

Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Masuk Aswas Kejati Sumut, Hampir 4 Bulan ! Ada Apa dengan Kasi Intel Kejari Deli Serdang

Rabu, 16 September 2026 - 11:35

Kapolres Bitung Pimpin Mediasi Perselisihan Kep Anto vs Ical-Mario Mamuntu, Sepakat Berakhir Damai

Rabu, 16 September 2026 - 09:24

Kantor Polsubsektor Percut Sei Tuan di Simpang Pasar 10 Tembung Diduga Kerap Kosong, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Rabu, 16 September 2026 - 08:56

RSUD Waisai Hadirkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Perkuat Layanan Kesehatan di Raja Ampat

Rabu, 16 September 2026 - 04:58

Iskandar DPRA Desak Usut Tuntas Bom Ikan di Simeulue: “Pengawasan Laut Harga Mati!”

Berita Terbaru

(Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

Sinergi Pemkot dan TP PKK Bitung Sambut Penilaian Lomba PKK Sulawesi Utara 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:49

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pemkab Deli Serdang Perkuat Dialog dengan Dunia Usaha

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:47

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x