ACEH/Tribuneindonesia.com
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pembaruan peringatan dini cuaca untuk wilayah Provinsi Aceh pada Sabtu (17/10/2026) sore. Sejumlah wilayah dilaporkan berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Berdasarkan data yang dirilis pada pukul 16:43 WIB, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16:53 WIB dan diprediksi masih akan berlangsung hingga malam hari, tepatnya pukul 21:14 WIB.
Awalnya, potensi cuaca buruk ini terkonsentrasi di beberapa titik wilayah berikut:
• Kabupaten Aceh Barat: Kaway Xvi, Sungai Mas, Woyla, Bubon, Arongan Lambalek, Woyla Barat, dan Woyla Timur.
• Kabupaten Aceh Besar: Lhoong, Indrapuri, Kota Jantho, Kota Cot Glie, dan Darul Kamal.
• Kabupaten Pidie: Tangse.
• Kabupaten Aceh Jaya: Krueng Sabee, Setia Bhakti, Sampoiniet, Jaya, Panga, Indra Jaya, dan Darul Hikmah.
Namun, BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi ini dapat meluas secara signifikan ke berbagai wilayah kabupaten/kota lain di Aceh menjelang malam hari, meliputi:
• Kabupaten Aceh Selatan: Trumon dan Trumon Timur.
• Kabupaten Aceh Timur: Meliputi Darul Aman, Julok, Idi Rayeuk, Birem Bayeun, Peureulak, Rantau Selamat, Madat, hingga Peunaron dan sekitarnya.
• Kabupaten Aceh Barat (Wilayah tambahan): Johan Pahwalan dan Meureubo.
• Kabupaten Aceh Besar (Wilayah tambahan): Seulimeum dan Lembah Seulawah.
• Kabupaten Pidie (Wilayah tambahan): Mane.
• Kabupaten Aceh Utara: Baktiya, Lhoksukon, Matangkuli, Samudera, Seunuddon, Tanah Luas, T. Jambo Aye, Langkahan, dan sekitarnya.
• Kabupaten Aceh Singkil: Simpang Kanan, Singkil, Gunung Meriah, Kota Baharu, Singkil Utara, Danau Paris, Singkohor, dan Kuala Baru.
• Kabupaten Aceh Jaya (Wilayah tambahan): Teunom dan Pasie Raya.
• Kabupaten Nagan Raya: Kuala, Seunagan, Seunagan Timur, Beutong, Suka Makmue, dan Kuala Pesisir.
• Kabupaten Aceh Tamiang: Manyak Payed.
• Kota Langsa: Langsa Timur, Langsa Lama, dan Langsa Baro.
• Kota Subulussalam: Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, Sultan Daulat, dan Longkib.
Masyarakat yang berada di wilayah-wilayah tersebut diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem ini, seperti berkurangnya jarak pandang, pohon tumbang, hingga potensi genangan air. Warga juga disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan jika terjadi petir dan angin kencang.













