ACEH TAMIANG | TribuneIndonesia.com
Di tengah kepungan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, aksi heroik ditunjukkan seorang Babinsa dari Kodim 0117/ATAM. Dengan peralatan apung seadanya, Babinsa Koramil 02/KRB, Sertu Giman Saputra, mempertaruhkan nyawa demi menyelamatkan warga yang terjebak luapan air berarus deras.
Bencana banjir akibat meluapnya sungai membuat sejumlah wilayah terendam hingga ketinggian air mencapai sekitar tiga meter. Dalam kondisi tersebut, Sertu Giman Saputra turun langsung ke lokasi dengan merakit alat evakuasi darurat dari tali, ban dalam bekas, dan pelampung sederhana. Aksi itu dilakukan setelah mendengar jeritan warga yang meminta pertolongan.
Dengan penuh perhitungan medan dan keberanian yang tak biasa, Sertu Giman meniti kabel rumah sebelum menceburkan diri ke arus deras. Upaya penyelamatan berlangsung dramatis, mengingat tim SAR tidak dapat mendekat karena kuatnya arus air. Meski demikian, satu per satu warga berhasil dievakuasi.
Sedikitnya 25 orang berhasil diselamatkan, terdiri dari balita, bayi, lansia, serta orang dewasa. Mereka diketahui telah terjebak selama berhari-hari tanpa akses bantuan. Usai dievakuasi, para korban dibawa ke tempat tinggal Sertu Giman yang berada di lokasi lebih tinggi dan relatif aman, sambil menunggu bantuan lanjutan.
Aksi kemanusiaan tersebut kemudian viral di media sosial dan menyentuh nurani publik. Sosok Sertu Giman Saputra pun menjadi perbincangan luas sebagai cerminan kesiapsiagaan Babinsa terhadap warga binaannya.
Peristiwa ini menjadi bukti nyata peran Babinsa Tentara Nasional Indonesia di tengah masyarakat. Dengan kemampuan dan perlengkapan terbatas, Sertu Giman secara nyata telah mengamalkan nilai pengabdian prajurit, termasuk salah satu dari 8 Wajib TNI, yakni “Mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.” (zs)













