Ancaman Erosi Kian Parah, Kades Tumpatan Nibung Desak BWSS II Segera Bangun Bronjong

- Editor

Rabu, 7 Mei 2025 - 05:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Deli Serdang | TribuneIndonesia.com

Erosi yang terus terjadi di aliran Sungai Belumai, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, kian mengkhawatirkan. Kepala Desa Tumpatan Nibung, Sarianto—yang akrab disapa Aseng—menyampaikan bahwa kondisi bantaran sungai saat ini sudah sangat kritis dan perlu penanganan cepat dari pemerintah.

“Awalnya lebar sungai hanya sekitar 15 meter. Tapi sekarang sudah melebar hingga lebih dari 60 meter akibat erosi yang terus-menerus terjadi,” ujar Sarianto kepada wartawan, Rabu (7/5/2025).

Ia menegaskan bahwa tidak ada warga yang tinggal atau membangun rumah di bantaran sungai saat ini. Hal itu karena sejak dulu, warga telah menyerahkan sebagian lahannya—bahkan lebih dari 30 meter—untuk kebutuhan aliran sungai.

“Meski ada yang terlihat seperti tinggal di pinggir sungai, sebenarnya tanah mereka sudah terkikis. Saya minta agar warga tetap menyimpan surat tanahnya dengan baik, karena ukuran tanah yang tercatat di sertifikat sekarang sudah banyak yang berkurang,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Deli Serdang Ukir Prestasi Gemilang: Sabet 8 Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinsi dan Nasional

Sarianto juga menyampaikan himbauan keras agar masyarakat tidak lagi membangun rumah dekat bantaran sungai, mengingat potensi longsor yang sangat tinggi di wilayah tersebut.

Ia pun mendesak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II untuk segera mengambil tindakan dengan membangun bronjong di sepanjang Jalan Damai, Dusun I, sebagai bentuk perlindungan terhadap warga dan infrastruktur.

“Kami mohon agar BWSS II turun tangan. Jangan sampai nanti ada korban jiwa baru ada tindakan. Ini sudah sangat mendesak,” tutup Sarianto.(ilham)

Berita Terkait

Ramadan Fair Deli Serdang Resmi Dibuka, Eks Delimas Plaza Disulap Jadi Pusat Ekonomi Rakyat
Dapur Program Makan Bergizi di Aceh Tenggara Diduga Tak Bersertifikat Higienis, PPKMA Desak Audit
Zakiyuddin Harahap Santuni Anak Yatim di Bukber Gerindra Sumut
Seribu Umat Berdoa Tolak Bala, Hamparan Perak Gaungkan Spirit Religius
Tanam Raya Jagung di Hamparan Perak, Pemkab Deli Serdang dan Polri Perkuat Ketahanan Pangan
Al-Qur’an Pedoman Hidup
Sebanyak 40 Anak Yatim Menerima Tali Asih dari Pemerintahan Kelurahan Galang Kota
Bupati Ultimatum RS Patar Asih.Dua Pekan Bereskan Izin dan Gaji, atau Tutup!
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39

Penyaluran Dana Desa Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp68, 48 Milyar untuk 609 Gampong di Bireuen

Senin, 9 Maret 2026 - 15:14

BKM Al-Azhar dan Perangkat Desa Kutacane Lama menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 12:43

Kajari Bitung Hadiri Penutupan Pemeriksaan BPK RI di Kejati Sulut

Senin, 9 Maret 2026 - 12:02

​Pemkot Manado dan PN Manado Perkuat Sinergi Pelayanan Publik

Senin, 9 Maret 2026 - 11:29

Bitung Siaga Tawuran! Kapolres Ringkus 20 Pelaku demi Keamanan Wilayah

Senin, 9 Maret 2026 - 09:27

Alumni Jayabaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Senin, 9 Maret 2026 - 08:14

Jasa Raharja DKI Jakarta Perkuat Sinergi Keselamatan Road Safety di Titik Rawan Jakarta Pusat

Senin, 9 Maret 2026 - 03:35

Manfaatkan Celah Pergantian Sif Polisi, Belasan Remaja di Bitung Gelar Tawuran Berdarah di Pertigaan Epang

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x