Adi Lubis Semprot Jaksa PN Lubuk Pakam: Tuntutan Janggal, Saksi Belum Diperiksa!

- Editor

Rabu, 21 Mei 2025 - 16:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lubuk Pakam I Tribuneindonesia.com

Proses hukum di Pengadilan Negeri Lubuk Pakam kembali jadi sorotan. Kali ini, Ketua Umum Tim Kompas Nusantara (TKN), Adi Warman Lubis, melancarkan kritik keras terhadap Jaksa Hairita Desiana Harahap, S.H., yang dinilai gegabah dalam membacakan tuntutan (rentut) pada kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), meski saksi kunci belum diperiksa.

“Sidang baru dua kali, belum semua saksi diperiksa, tapi jaksa sudah keluarkan rentut satu tahun enam bulan. Ini sangat janggal dan mencederai proses hukum,” tegas Adi Lubis, Rabu (21/5/2025).

Lebih lanjut, Adi mengungkap dirinya sebagai pelapor sekaligus pendamping korban tidak pernah mendapat undangan resmi dari pengadilan maupun kejaksaan. “Korban dan saksi hadir bukan karena dipanggil, tapi karena inisiatif sendiri. Ini bentuk pelecehan terhadap hak-hak korban,” ujarnya.

Dalam sidang pertama, korban secara terang-terangan mengungkap kekerasan yang dialaminya selama puluhan tahun, termasuk kebiasaan terdakwa dalam mengonsumsi narkoba jenis sabu, berjudi online, hingga lalai sebagai kepala keluarga. Ironisnya, semua pengakuan ini dibenarkan oleh terdakwa dan dicatat dalam persidangan.

Baca Juga:  ​Sinergi Maksimal, KPU Anugerahi Kapolres Bitung Piagam Penghargaan Jaga Pilkada Damai

Namun justru pada sidang kedua, jaksa langsung membacakan tuntutan tanpa pemeriksaan lanjutan. “Sidang dimulai molor dari pukul 10.00 ke 14.40 WIB, dan tiba-tiba jaksa langsung bacakan rentut. Tidak ada pemeriksaan saksi tambahan, bahkan kami tidak diberi kesempatan berbicara,” tutur Adi.

Saat meminta waktu bicara kepada majelis hakim, Adi malah diarahkan ke jaksa. “Saya ditegur agar tidak ‘menekan jaksa’. Padahal saya hanya ingin menyampaikan keberatan dan fakta hukum yang belum digali,” tambahnya.

Adi menilai tuntutan jaksa sangat ringan dan tidak mencerminkan keadilan. “Terdakwa sudah mengakui kebiasaan menyabu, berjudi, dan melakukan kekerasan bertahun-tahun. Ini bukan perkara sepele,” tegasnya.

Adi Lubis bahkan menyatakan siap menggerakkan aksi turun ke jalan jika keadilan tidak ditegakkan. Ia mendesak agar Kepala Kejari, Kejati, MA, hingga Presiden RI Prabowo Subianto turun tangan dan memantau jalannya kasus yang dinilainya sarat kejanggalan ini.

“Kalau jaksa bisa seenaknya menutup mata terhadap penderitaan korban, maka rakyat harus buka suara. Hukum tidak boleh jadi panggung sandiwara!” pungkasnya.(****)

 

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektoral Jamin Kekhidmatan Ibadah Paskah di Kota Bitung
Keluhan Limbah Belakang Kantor Walikota: Genangan IPAL Hantui Warga Bitung Barat Dua
Jumat Berkah Penuh Makna, Polres Aceh Tenggara Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Ketambe
Kapolres bersama Forkopimda Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Sembako untuk Warga Tanoh Alas
Harimau Teror Warga di Empat Desa Ketambe, Masyarakat Desak TNGL Turun Tangan
Ketum GBNN Soroti Masalah Transparansi SPPG pada Program MBG BGN
Jasa Raharja Hadirkan Bantuan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan di NTB, Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
​Kebangkitan Tradisi 17 Tahun: IPSI Bitung Hidupkan Kembali Semangat Silat di Jantung Kota
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 12:40

Sinergi Lintas Sektoral Jamin Kekhidmatan Ibadah Paskah di Kota Bitung

Minggu, 5 April 2026 - 03:03

Keluhan Limbah Belakang Kantor Walikota: Genangan IPAL Hantui Warga Bitung Barat Dua

Minggu, 5 April 2026 - 02:24

Kapolres bersama Forkopimda Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Sembako untuk Warga Tanoh Alas

Minggu, 5 April 2026 - 02:15

Harimau Teror Warga di Empat Desa Ketambe, Masyarakat Desak TNGL Turun Tangan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:19

Ketum GBNN Soroti Masalah Transparansi SPPG pada Program MBG BGN

Sabtu, 4 April 2026 - 13:04

Jasa Raharja Hadirkan Bantuan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan di NTB, Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan

Sabtu, 4 April 2026 - 09:55

​Kebangkitan Tradisi 17 Tahun: IPSI Bitung Hidupkan Kembali Semangat Silat di Jantung Kota

Sabtu, 4 April 2026 - 06:51

Camat Girian dan Kapolsek Ranowulu Hadiri Perayaan Lebaran Ketupat di Girian Indah

Berita Terbaru

Caption : chaidir

Feature dan Opini

Kesalahan Terindah

Minggu, 5 Apr 2026 - 05:43

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x