Aceh Didesak Segera Mempercepat Pencairan Proyek APBA 2026

- Editor

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh/Tribuneindonesia.com

Pemerintah Aceh didesak untuk segera mempercepat pencairan proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 guna memperkuat pergerakan ekonomi daerah pada triwulan pertama tahun ini. Desakan tersebut disampaikan Ketua Influencer Aceh Mualem–Dek Fad, Tarmizi Age, Kamis (5/3/2026).

Menurut Tarmizi Age, percepatan realisasi proyek APBA sangat penting agar roda ekonomi Aceh dapat segera bergerak, terutama di tengah kondisi daerah yang masih berada dalam fase pemulihan pasca bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.

“Penting proyek APBA dipercepat oleh pemerintah agar ekonomi Aceh bisa bergerak,” ujar Tarmizi.

Ia menilai, momentum bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idulfitri seharusnya dimanfaatkan pemerintah untuk mempercepat penurunan proyek-proyek pembangunan sehingga perputaran uang di masyarakat dapat meningkat.

“Kita berharap di bulan suci Ramadhan ini sekaligus menjelang hari raya banyak proyek yang turun, sehingga uang beredar di Aceh,” katanya.

Baca Juga:  Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Tarmizi menjelaskan, meningkatnya peredaran uang di tengah masyarakat akan berdampak langsung pada peningkatan daya beli masyarakat serta menggairahkan aktivitas perdagangan di pasar-pasar tradisional maupun sektor usaha kecil.

“Dengan beredarnya uang di lapangan maka daya beli masyarakat akan meningkat. Tanpa proyek, pasar akan terlihat sepi,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa struktur ekonomi Aceh masih sangat bergantung pada belanja pemerintah, karena daerah tersebut belum memiliki basis industri yang kuat seperti di sejumlah provinsi lain di Indonesia.

“Ekonomi Aceh tanpa proyek pemerintah akan terlihat sangat lesu, karena di sini tidak banyak industri seperti di daerah lain,” tutup Tarmizi Age.

Berita Terkait

Jasa Raharja Kanwil Utama DKI Jakarta Gelar FGD FKLL dengan Mitra Stackholder Wilayah Jakarta Pusat, Gas Bareng Cegah Kecelakaan di Jakarta Pusat
Ribuan Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban pascabencana Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD
Azan Magrib Itu Menghapus Jarak, Menyatukan Prajurit dan Rakyat dalam Pelukan Ramadhan.
Distribusi Material Pasir Dipercepat, Satgas TMMD Ke-127 Genjot Pembangunan Sasaran Fisik.
Tembok Raksasa Roboh, Proyek Disetop ! P2BMI Kawal Dugaan Manipulasi Izin di Sei Rotan
Rektor Unindra: Kesejahteraan Pendidik Harus Jadi Prioritas Negara untuk Hasilkan Lulusan Berdaya Saing
​Pelindo Bitung Tebar Kebaikan, Salurkan Ratusan Paket Takjil di Masjid Ribaathul Quluub
Cegah Kenakalan Remaja, Petugas Imbau Pelajar Manfaatkan Waktu di Rumah untuk Belajar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:15

Jasa Raharja Kanwil Utama DKI Jakarta Gelar FGD FKLL dengan Mitra Stackholder Wilayah Jakarta Pusat, Gas Bareng Cegah Kecelakaan di Jakarta Pusat

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:59

Ribuan Warga Bireuen, Termasuk Pengungsi Korban pascabencana Ikut Buka Puasa Bersama Dengan HRD

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:50

Azan Magrib Itu Menghapus Jarak, Menyatukan Prajurit dan Rakyat dalam Pelukan Ramadhan.

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:41

Distribusi Material Pasir Dipercepat, Satgas TMMD Ke-127 Genjot Pembangunan Sasaran Fisik.

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:32

Tembok Raksasa Roboh, Proyek Disetop ! P2BMI Kawal Dugaan Manipulasi Izin di Sei Rotan

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:43

Rektor Unindra: Kesejahteraan Pendidik Harus Jadi Prioritas Negara untuk Hasilkan Lulusan Berdaya Saing

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38

​Pelindo Bitung Tebar Kebaikan, Salurkan Ratusan Paket Takjil di Masjid Ribaathul Quluub

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:52

Cegah Kenakalan Remaja, Petugas Imbau Pelajar Manfaatkan Waktu di Rumah untuk Belajar

Berita Terbaru