TELEGE JERNIH/Tribuneindonesia.com
Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman di Kampung Telege Jernih. Peristiwa memilukan ini mengakibatkan 25 bangunan mengalami kerusakan berat dan ringan, serta memaksa puluhan jiwa dari 23 Kepala Keluarga (KK) mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan data resmi yang dihimpun dari lokasi kejadian, dampak kerusakan materiil mencakup 21 rumah warga rusak total, 2 rumah warga rusak ringan, serta 2 bangunan umum warga yang dilaporkan rata dengan tanah akibat amukan si jago merah. Total bangunan yang terdampak mencapai 25 unit.
Pihak penanggulangan bencana dan perangkat desa setempat telah merilis daftar lengkap 23 Kepala Keluarga korban terdampak guna percepatan penyaluran bantuan darurat. Beberapa KK yang kehilangan tempat tinggal di antaranya adalah keluarga Rijah, Abdussamat, Jaksa, Samsirsah, Seben, Latih, serta belasan keluarga lainnya. Banyak di antaranya yang harus mengungsi bersama anak-anak mereka yang masih kecil.
Saat ini, para korban sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa tenda darurat, pakaian layak pakai, makanan siap saji, perlengkapan bayi, serta obat-obatan. Posko bantuan darurat kini telah didirikan di sekitar lokasi untuk memfasilitasi logistik dan posko kesehatan bagi para pengungsi.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemerintah daerah setempat diimbau untuk segera turun tangan memberikan bantuan rekonstruksi bangunan, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami rusak total.











