​Gubernur Yulius Selvanus dan Menteri ESDM Bahas Percepatan Izin Tambang Rakyat Sulut

- Editor

Selasa, 29 September 2026 - 01:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melakukan pertemuan tertutup di Jakarta. (Dok. Istimewa)

Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat melakukan pertemuan tertutup di Jakarta. (Dok. Istimewa)

Manado | Tribuneindonesia.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) bergerak cepat mematangkan tata kelola sektor pertambangan rakyat demi menjamin perlindungan hukum sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.

​Langkah konkret tersebut ditunjukkan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus melalui akun resminya di Mediasosial saat menggelar pertemuan tertutup dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Jakarta pada Selasa (29/9).

Agenda penting ini secara khusus membahas percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) serta penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) di wilayah Sulawesi Utara.

​Melalui legalitas yang jelas, Pemprov Sulut berkomitmen memastikan seluruh aktivitas penambangan oleh warga lokal dapat berjalan secara sah, aman, dan berlanjut tanpa dibayangi rasa cemas.

Langkah ini dipandang bukan sekadar pemenuhan urusan administratif semata, melainkan benteng perlindungan hukum yang sangat krusial bagi perekonomian penambang kecil.

Baca Juga:  Kopdes Merah Putih, Motor Presiden untuk Gerakkan Ekonomi Desa

​Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengapresiasi langkah proaktif yang diambil Pemprov Sulut. Kementerian ESDM pun siap memfasilitasi koordinasi teknis dan memberikan dukungan penuh agar proses perizinan ini cepat tuntas serta langsung menyasar para penambang yang berhak.

Sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan pusat diharapkan mampu menghadirkan tata kelola tambang rakyat yang memprioritaskan keselamatan kerja.


Selain itu, aspek kelestarian lingkungan hidup tetap menjadi perhatian utama dalam setiap operasi pertambangan di lapangan.


​Gubernur Yulius Selvanus menegaskan komitmennya untuk memantau langsung seluruh alur birokrasi ini hingga seluruh payung hukum dan perizinan resmi terbit demi keadilan ekonomi warga Sulawesi Utara.


​”Saya terus berkomitmen nyata mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal,”


ujar Gubernur Yulius Selvanus usai pertemuan tersebut. (talia)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan
Wali Kota Bitung Bersama Jajaran Aspeksindo Audiensi Strategis Bareng KKP di Jakarta
Kebakaran Mengganas, Fraksi Demokrat Desak Bupati Siapkan Anggaran Tanggap Darurat
Puluhan Titik Api Kepung Waisai, Empat Pulau Besar Raja Ampat Mulai Terancam Kebakaran
Raih Juara di Tingkat Provinsi, Diskominfo Bitung Apresiasi Prestasi Girian Weru Dua dan TP PKK
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
IPMARAM Desak Pemda Raja Ampat Segera Wujudkan Asrama Permanen di Yogyakarta
Bom Ikan Kembali Marak, Patroli KODAERAL XIV Sorong Dipertanyakan Masyarakat Raja Ampat
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 02:50

Akreditasi RSUD dr. Fauziah, Wabup Tekankan Pelayanan Aman dan Bermutu

Selasa, 29 September 2026 - 02:37

Polres Bireuen Tingkatkan Patroli Cegah Gangguan Keamanan dan Kriminalitas

Selasa, 29 September 2026 - 01:56

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 14:25

Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA dalam Sepekan, Diantaranya Terlibat Prostitusi

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Senin, 28 September 2026 - 11:08

Rp1,27 Triliun di APBD Perubahan 2026, Wabup Raja Ampat Ajak Semua Pihak Kawal Pembangunan

Senin, 28 September 2026 - 10:49

TTI Desak LKPP Instruksikan Pengguna Anggaran Lengkapi Data Paket di SiRUP

Berita Terbaru

TNI dan Polri

Subuh Keliling, Langkah Kapolres Aceh Timur Merawat Harkamtibmas

Selasa, 29 Sep 2026 - 01:56