Bupati Deli Serdang Minta Warga Lokal Terlibat dalam Pembangunan Kampung Nelayan

- Editor

Kamis, 10 September 2026 - 09:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TribuneIndonesia.com I Deli Serdang-Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, meminta pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, melibatkan masyarakat setempat, terutama warga yang masuk kategori desil 1 dan 2.

Kebijakan tersebut diarahkan agar pembangunan kawasan pesisir memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat sekitar sejak pekerjaan konstruksi dimulai.

“Saya minta setiap proyek fisik wajib melibatkan warga sekitar, khususnya masyarakat desil 1 dan 2 yang belum bekerja. Libatkan mereka agar langsung merasakan manfaatnya. Saya juga minta Camat dan Kepala Desa untuk ikut mengawal ketat seluruh proses pembangunannya,” tegas Asri Ludin Tambunan saat menerima audiensi PT Multi Gapura Pembangunan Semesta selaku pelaksana pembangunan di Kantor Bupati Deli Serdang, Rabu (9/9/2026).

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut memiliki nilai sekitar Rp4 miliar dan merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) melalui kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Selain membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, pembangunan kawasan tersebut diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendukung penyediaan fasilitas pendidikan bagi nelayan.

Bupati juga meminta tahapan awal pembangunan dapat segera dimulai. Menurutnya, percepatan pekerjaan diperlukan agar masyarakat memahami secara langsung arah penataan kawasan serta manfaat yang akan diterima setelah pembangunan selesai.

Baca Juga:  Tongkat Komando KRI Kakap-811 Berganti, TNI AL Perkuat Kesiapan Operasi Perairan

“Apa yang kita lakukan ini adalah bagian dari PSN. Walau pembangunan berjalan bertahap, inilah prosesnya. Kita minta peletakan batu pertama dipercepat agar sekaligus menjadi momentum edukasi bagi para nelayan, karena hasil akhirnya untuk pendidikan dan kemajuan di sana,” ujarnya.

Asri Ludin juga meminta jajaran kecamatan dan pemerintahan desa melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.

Perwakilan PT Multi Gapura Pembangunan Semesta, Hendar, menyampaikan pihaknya siap segera memulai pekerjaan di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga pelaksanaan tahap awal penataan kawasan tetap sesuai target.

“Kegiatan saat ini masih merupakan tahap awal dari rangkaian besar yang berkelanjutan. Kami mohon izin untuk memulai kegiatan agar pengerjaan tidak terlambat, serta berharap peletakan batu pertama dapat segera dilakukan agar masyarakat mengetahui output dan manfaat penataan kawasan ini,” kata Hendar.

Pada tahap awal, pembangunan mencakup penataan kawasan, pembuatan sandaran kapal, shelter, kios, serta pondasi pabrik es. Sementara pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) direncanakan masuk dalam pengembangan tahap berikutnya.

Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Paluh Sibaji merupakan bagian dari program penataan kawasan pesisir KKP yang mencakup 1.000 titik di berbagai daerah di Indonesia.(Ilham Gondrong)

 

 

Berita Terkait

Gebrakan Mubes X Yayasan Al-Muslim Peusangan: Rusyidi Mukhtar Pimpin Pembina, Edi Obama Calon Kuat Penggerak Transparansi Wakaf
Wabup Razuardi: RDTR Perkotaan Bireuen Harus Jadi Pijakan Nyata, Bukan Dokumen di Atas Kertas
Lompatan Kemandirian: 219 Penerima Bansos Bireuen Siap Dobrak Pasar Digital Lewat Jalur Wirausaha
Polsek Samalanga Gelar Patroli dan Sosialisasi Maklumat Kapolda Aceh untuk Cegah Karhutla
Satlantas Polres Bireuen Imbau Pengendara Patuhi Peraturan Sebagai Upaya Jaga Keselamatan
25 Bangunan Terbakar di Telege Jernih, 23 Kepala Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Melayani Sepenuh Hati, Hutama Karya Ajak Pengguna Jalan Jaga Kebersihan Rest Area demi Kenyamanan Bersama
Ketua LSM Perkara Aceh Tenggara Ajukan Permintaan DataDinas PERKIM TA 2023 dan 2024, Secara Peroranagan.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:47

Tutup Latsar CPNS 2026, Hengky Honandar Tegaskan ASN Harus Utamakan Kepentingan Masyarakat

Senin, 2 November 2026 - 13:09

Tiga Kompor Gas Meledak di Kantin RSUD Langsa, Api Berhasil Dipadamkan Tanpa Korban Jiwa, Pelayanan tetap Normal

Senin, 2 November 2026 - 10:44

Hampir Sepekan Berpolemik, Nasib Dokter Laura di RSUD Raja Ampat Temukan Titik Terang

Senin, 2 November 2026 - 10:13

Tragedi Senin Pagi di Gayo Lues: 22 Rumah, Mushala, dan Balai Adat Ludes Terbakar

Senin, 2 November 2026 - 07:18

Dukung Kebutuhan Daerah, PT PEMA Salurkan Dua Unit Becak Motor untuk Pemko Langsa

Senin, 2 November 2026 - 05:06

Peringati HSP ke-98, KNPI Langsa Berikan Anugerah Pemuda Award 2026 kepada Puluhan Tokoh Inspiratif

Minggu, 1 November 2026 - 17:00

Cegah Kebocoran Pajak Daerah, BPKK Aceh Tengah Hadirkan Aksi Perubahan Aplikasi GEO-ATLAS

Minggu, 1 November 2026 - 12:15

Destinasi Wisata Kota Batu Kecamatan Simtim Kabupaten Simeulue Dipadati Wisatawan Lokal Saat Hari Reha

Berita Terbaru