Bitung | Tribuneindonesia.com – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bitung terus menorehkan sederet catatan baru melalui berbagai langkah efisiensi dan inovasi pelayanan, Selasa (18/08/26).
Komitmen perubahan ini ditandai dengan pencapaian prestasi kerja serta efisiensi anggaran daerah secara signifikan.
Langkah nyata efisiensi tersebut terlihat jelas pada gelaran siaran langsung Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di akun Facebook resmi Pemkot Bitung.
Kegiatan yang sebelumnya menyerap anggaran besar karena mengandalkan pihak ketiga, kini untuk pertama kalinya berhasil dikelola secara mandiri oleh aparatur sipil negara (ASN) internal.
Penghematan anggaran ini sejalan dengan arahan Kepala Dinas Kominfo Kota Bitung, Altin Tumengkol, yang menajamkan fokus kerja sesuai instruksi pimpinan daerah.
Langkah strategis tersebut juga diwujudkan melalui pembangunan menara seluler di wilayah Pinangunian, sehingga warga setempat kini dapat menikmati akses konektivitas jaringan internet untuk pertama kalinya.
Transformasi digital internal turut dipercepat dengan penerbitan situs web resmi dinas secara mandiri tanpa melibatkan penyedia jasa luar.
Selain itu, optimalisasi media sosial dinas mencatatkan performa luar biasa setelah meraih 1,3 juta tayangan hanya dalam kurun waktu 28 hari.
Tidak hanya berfokus pada teknologi, aspek pelayanan publik dan kehumasan juga diperkuat hingga ke sektor pendukung.
Organisasi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Diskominfo Bitung menginisiasi inovasi dengan mendirikan kantin pertama sejak dinas tersebut berdiri guna mempererat interaksi dan hubungan kerja.

Di tengah bergulirnya berbagai terobosan, Diskominfo Bitung kembali mengukir prestasi dengan meraih Piala Peringkat VI Kategori Perangkat Daerah dalam Lomba Gerak Jalan.
Pencapaian ini menjadi piala kedua yang berhasil diboyong setelah dikonfirmasi oleh pihak dinas.
Rangkaian inovasi dan efisiensi ini menjadi fondasi awal bagi Diskominfo Bitung untuk terus mengejar target sebagai instansi nomor satu dalam pelayanan komunikasi dan informatika.
Seluruh upaya independen ini dilakukan demi mendukung kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat sekaligus menghadirkan kemandirian pelayanan bagi masyarakat. (kiti)
























