Bitung | Tribuneindonesia.com – Tongkat komando resmi bergulir. Sebagai langkah awal memimpin satuan, Komandan Satuan Pertahanan Pantai Komando Daerah Angkatan Laut (Dansathantai Kodaeral) VIII, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, S.T., M.Tr.Hanla., langsung menggelar Entry Briefing. Senin (13/07/26).
Agenda strategis ini dipadukan dengan acara tatap muka bersama seluruh prajurit dan anggota Jalasenastri.
Pertemuan perdana tersebut dipusatkan di Tribun Markas Komando (Mako) Sathantai Kodaeral VIII, pada kamis (9/7) yang berlokasi di Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Momentum ini menjadi panggung bagi Kolonel Laut (P) Dedi Wardana, yang didampingi Ketua Cabang Jalasenastri Sathantai Kodaeral VIII, untuk menyampaikan visi, misi, serta arah kebijakan satuan ke depan.
Sejak awal kedatangan, atmosfer tradisi khas TNI Angkatan Laut terasa begitu kental.
Prosesi penyambutan diawali dengan pengalungan kain Bentenan, kain tenun tradisional khas Sulawesi Utara kepada Dansathantai oleh Perwira Pelaksana Harian Komandan Kompi Markas (Palakhar Dankima).
Pada saat yang sama, buket bunga segar juga diserahkan kepada Ketua Cabang Jalasenastri sebagai simbol kehormatan.
Langkah kaki sang komandan baru beserta istri kemudian disambut oleh jajar kehormatan prajurit.
Tradisi penyambutan ini bukan sekadar seremonial formalitas, melainkan bentuk penghormatan tertinggi sekaligus simbol kesiapan seluruh personel Sathantai Kodaeral VIII di bawah kepemimpinan yang baru.
Dalam arahannya di hadapan para prajurit, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana pertama-tama memanjatkan rasa syukur atas amanah besar yang kini diembannya.
Ia menegaskan bahwa sebagai satuan operasional yang krusial, kesiapsiagaan merupakan harga mati yang menjadi prioritas utama.
Oleh karena itu, setiap prajurit dituntut untuk selalu berada dalam kondisi siap tempur dan siap bergerak kapan pun negara membutuhkan.
Lebih lanjut, perwira menengah TNI AL ini menggarisbawahi bahwa profesionalisme prajurit harus ditopang oleh komunikasi yang terbuka dan transparan.
Ia menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus menjunjung tinggi jiwa korsa, mempererat kekompakan, serta membangun kerja sama yang solid antarlini demi menjaga ritme kerja organisasi yang sehat.
Menutup rangkaian Entry Briefing, Dansathantai mengajak seluruh prajurit dan anggota Jalasenastri untuk selalu menanamkan rasa syukur serta keikhlasan dalam menjalankan tugas.
Ia berharap, seluruh elemen satuan dapat bergerak bersama untuk melanjutkan sekaligus menyempurnakan berbagai capaian positif yang telah dirintis sebelumnya, demi membawa Sathantai Kodaeral VIII menuju kejayaan. (kiti)















