​Legislator Bitung Henkie Tumangkeng Soroti Isu Global hingga Carut-marut Drainase dalam Reses Komisi III

- Editor

Rabu, 1 April 2026 - 09:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Tribuneindonesia.comAnggota DPRD Kota Bitung dari Fraksi PDI Perjuangan, Henkie Tumangkeng, S.T., menggelar agenda reses masa persidangan kedua dengan pendekatan yang humanis, Rabu (01/04/26) Personel Komisi III ini memilih turun langsung ke akar rumput guna menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus memberikan edukasi politik terkait dinamika global yang mulai berdampak pada stabilitas lokal.

​Dalam pembukaannya, Henkie menyoroti situasi geopolitik internasional, terutama konflik di Timur Tengah yang kian memanas.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak bertindak gegabah dalam menyikapi isu-isu global, melainkan tetap mengikuti instruksi serta imbauan resmi dari pemerintah demi menjaga kondusivitas daerah.

​Lebih lanjut, Henkie menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah.

Menurutnya, setiap warga negara memiliki hak untuk bersuara dan memberikan argumen terhadap program pemerintah, asalkan disampaikan melalui cara-cara yang santun dan konstruktif sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial.

​Dalam aksi blusukannya kali ini, Henky sengaja menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan untuk melihat langsung kondisi masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Sasaran utamanya adalah para pekerja sektor informal, seperti petugas penyapu jalan dan pengangkut sampah yang selama ini jarang tersentuh oleh forum-forum formal.

​Persoalan data bantuan sosial menjadi salah satu poin krusial yang ditemukan di lapangan. Banyak warga yang mengaku bingung karena sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan, namun tiba-tiba nama mereka menghilang dari sistem tanpa penjelasan yang memadai, sehingga diperlukan validasi ulang yang lebih transparan.

Baca Juga:  Desa Seuneubok Saboh Pante Bidari Oknum Kaur Pembangunan Diduga Menghambatkan Bantuan Dari Pusat (Huntara) Kepada pascabencana banjir

Tak hanya soal bansos, sektor transportasi juga menjadi sorotan tajam bagi para pengguna jalan, khususnya tukang ojek. Henky mendengarkan keluhan mengenai tingkat kenyamanan dan keamanan lalu lintas yang terganggu, terutama saat ada kegiatan kemasyarakatan di jalan protokol yang memicu kemacetan panjang.

​Menyikapi hal tersebut, legislator ini mendorong adanya pengadaan jalan alternatif sebagai solusi jangka panjang. Ia mengaku telah memperjuangkan aspirasi ini sejak tahun sebelumnya agar akses mobilitas warga tidak terhambat oleh ketergantungan pada satu jalur utama saja.

​Sektor infrastruktur lingkungan juga menyimpan masalah pelik terkait proyek drainase yang mangkrak. Akibat ketiadaan saluran di area hulu, luapan air sering kali masuk ke permukiman warga.

Henkie menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU), namun eksekusi teknis masih terhambat karena masalah elevasi lahan.

​Menutup rangkaian resesnya, Henkie menyoroti tantangan berat terkait pembebasan lahan warga yang harus dilalui oleh jalur pembuangan air.

Ia menegaskan akan mengawal tiga penekanan utama, yakni ketepatan bantuan sosial, kelancaran arus lalu lintas, dan percepatan solusi teknis drainase agar masyarakat Bitung benar-benar merasakan kehadiran pemerintah. (Kiti)

Berita Terkait

Sinergi Lintas Sektoral Jamin Kekhidmatan Ibadah Paskah di Kota Bitung
Keluhan Limbah Belakang Kantor Walikota: Genangan IPAL Hantui Warga Bitung Barat Dua
Jumat Berkah Penuh Makna, Polres Aceh Tenggara Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Korban Banjir Ketambe
Kapolres bersama Forkopimda Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Sembako untuk Warga Tanoh Alas
Harimau Teror Warga di Empat Desa Ketambe, Masyarakat Desak TNGL Turun Tangan
Ketum GBNN Soroti Masalah Transparansi SPPG pada Program MBG BGN
Jasa Raharja Hadirkan Bantuan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan di NTB, Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan
​Kebangkitan Tradisi 17 Tahun: IPSI Bitung Hidupkan Kembali Semangat Silat di Jantung Kota
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 12:40

Sinergi Lintas Sektoral Jamin Kekhidmatan Ibadah Paskah di Kota Bitung

Minggu, 5 April 2026 - 03:03

Keluhan Limbah Belakang Kantor Walikota: Genangan IPAL Hantui Warga Bitung Barat Dua

Minggu, 5 April 2026 - 02:24

Kapolres bersama Forkopimda Aceh Tenggara Turun Langsung Salurkan Sembako untuk Warga Tanoh Alas

Minggu, 5 April 2026 - 02:15

Harimau Teror Warga di Empat Desa Ketambe, Masyarakat Desak TNGL Turun Tangan

Sabtu, 4 April 2026 - 13:19

Ketum GBNN Soroti Masalah Transparansi SPPG pada Program MBG BGN

Sabtu, 4 April 2026 - 13:04

Jasa Raharja Hadirkan Bantuan Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan di NTB, Perkuat Komitmen TJSL Berkelanjutan

Sabtu, 4 April 2026 - 09:55

​Kebangkitan Tradisi 17 Tahun: IPSI Bitung Hidupkan Kembali Semangat Silat di Jantung Kota

Sabtu, 4 April 2026 - 06:51

Camat Girian dan Kapolsek Ranowulu Hadiri Perayaan Lebaran Ketupat di Girian Indah

Berita Terbaru

Caption : chaidir

Feature dan Opini

Kesalahan Terindah

Minggu, 5 Apr 2026 - 05:43