
ACEH TENGGARA – Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti lingkungan Yayasan Dayah Darul Istiqamah, Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, saat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M.
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri oleh pimpinan yayasan, para dewan guru, santriwan dan santriwati, serta masyarakat Desa Amaliah dan sekitarnya. Sejak awal acara, nuansa spiritual terasa kuat melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan dengan penuh penghayatan, mengajak seluruh jamaah menenangkan hati dan mempersiapkan diri menyambut agenda ibadah besar umat Islam.
Peringatan Isra Mi’raj kali ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi dimaknai sebagai momentum refleksi dan perenungan atas perjalanan agung Rasulullah SAW. Dalam ceramah agama yang disampaikan, jamaah diajak memahami kembali makna Isra Mi’raj sebagai peristiwa monumental yang menegaskan kewajiban shalat lima waktu sebagai tiang agama dan sumber kekuatan spiritual seorang Muslim.

Pimpinan Yayasan Dayah Darul Istiqamah dalam sambutannya menekankan bahwa pesan utama Isra Mi’raj sangat relevan dengan kondisi umat Islam saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan kehidupan modern yang kerap melalaikan nilai-nilai ibadah dan akhlak.
“Isra Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan Rasulullah SAW, tetapi pelajaran besar tentang kedisiplinan ibadah, terutama shalat. Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah, ini saat yang tepat bagi kita semua—terutama para santri—untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan kualitas ibadah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh santri dan masyarakat untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum perubahan diri, bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, perilaku, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Selain tausiah, rangkaian kegiatan diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, kesehatan, dan keberkahan hidup. Doa juga dipersembahkan agar seluruh santri, guru, dan masyarakat diberikan kesempatan serta kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan istiqamah.
Kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya hubungan antara dayah dan lingkungan sekitar. Dayah Darul Istiqamah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi pusat pembinaan moral dan spiritual masyarakat Desa Amaliah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat keagamaan para santri semakin tumbuh, kesadaran beribadah semakin meningkat, serta nilai-nilai Islam dapat terus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan Isra Mi’raj dan penyambutan Ramadhan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembentukan karakter, akhlak mulia, dan kedekatan dengan Allah SWT harus terus dijaga dan ditingkatkan.
Dengan penuh harap, Yayasan Dayah Darul Istiqamah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyambut Ramadhan 1447 Hijriah dengan hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan demi terwujudnya kehidupan yang lebih religius dan bermakna.***










