433 Calon Nakes Resmi Disematkan Pin, Wabup Deli Serdang, Pengabdian Kesehatan adalah Panggilan Mulia untuk Kemanusiaan

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Pakam | TribuneIndonesia.com — Suasana penuh khidmat dan kebanggaan menyelimuti IKM Hall, Jalan Medan–Lubuk Pakam, Selasa (27/1/2026). Sebanyak 433 mahasiswa tingkat I Program Studi Kebidanan dan Keperawatan Institut Kesehatan Medistra (IKM) Lubuk Pakam resmi memasuki fase penting dalam perjalanan akademiknya melalui Upacara Capping and Pinning Day — momen sakral penyematan topi dan pin sebagai simbol kesiapan terjun ke dunia praktik klinik.

Acara prestisius ini dihadiri langsung Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, yang menyampaikan pesan kuat tentang makna pengabdian tenaga kesehatan bagi masyarakat.

Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan memiliki satu kesamaan besar, yaitu pengabdian. Jika pemerintah berjuang mencari solusi atas persoalan masyarakat, maka bidan dan perawat mengabdikan diri dengan tulus, tanpa membedakan suku, ras, maupun agama.

Hakikatnya sama, yaitu melayani kemanusiaan,” tegas Wabup di hadapan ratusan mahasiswa yang akan segera memasuki rumah sakit dan berbagai fasilitas layanan kesehatan.

Menurutnya, Capping and Pinning Day bukan sekadar seremoni, tetapi fase awal pembelajaran nyata di tengah masyarakat.

Di sinilah mahasiswa mulai ditempa menjadi tenaga kesehatan profesional yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga beretika dan berjiwa empati.

IKM Lubuk Pakam, lanjut Wabup, kini telah menjadi kebanggaan daerah sekaligus “wajah promosi” Kabupaten Deli Serdang di bidang pendidikan kesehatan.

“Visi kami menjadikan Deli Serdang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. Tanpa kesehatan, kecerdasan dan pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Kalian adalah bagian dari masa depan daerah ini,” ucapnya memberi semangat.

Ia pun berpesan agar para mahasiswa menjaga etika, disiplin, dan profesionalisme selama praktik klinik, karena mereka akan berhadapan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia.

Ketua Yayasan Medistra Lubuk Pakam, Drs Johannes Sembiring MPd MKes, menegaskan bahwa penyematan pin menandai dimulainya tanggung jawab besar mahasiswa sebagai calon tenaga kesehatan profesional.

Baca Juga:  DPRK Aceh Tenggara Gelar Rapat Paripurna Masa Sidang III Tahun 2025

Kalian akan langsung berhadapan dengan pasien. Dibutuhkan kehati-hatian, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap arahan clinical instructor. Tantangan terbesar adalah menjaga profesionalisme dan menghindari kesalahan yang bisa berujung masalah hukum,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, tahun ini Medistra menerima 2.863 mahasiswa baru, dengan 433 mahasiswa mengikuti Capping dan Pinning Day.

“Tanpa keterampilan, kalian tidak akan dipakai, apalagi bersaing di luar negeri. Ini masa depan kalian. Gunakan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” pesannya penuh makna.

Ketua ABPPTSI Sumatera Utara, Prof Dr H Bahdin Nur Tanjung MM, menyebut fasilitas IKM Medistra sebagai salah satu yang terbaik di Sumut bahkan Indonesia.

Keunggulan kampus ini semakin lengkap dengan status akreditasi unggul, lulusan yang bekerja di berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Arab Saudi, Thailand, dan Malaysia, serta dosen berkualifikasi doktor dan profesor.

“Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam adalah contoh perguruan tinggi swasta yang setara bahkan lebih baik dari perguruan tinggi negeri,” cetusnya.

Rektor IKM Lubuk Pakam, Dr Rahmad Gurusinga SKep Ns MKep, memaparkan bahwa saat ini Medistra memiliki lima fakultas dan 18 program studi, dengan tiga prodi terakreditasi unggul, 11 baik sekali, dan empat prodi baru terakreditasi baik.

Medistra juga telah meraih Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT pada 2025, dari lebih 4.600 perguruan tinggi di Indonesia.

Jumlah mahasiswa aktif kini mencapai 5.547 orang, dengan total alumni 22.422 orang yang tersebar di dalam dan luar negeri.

“Kami berkomitmen mencetak lulusan yang tepat waktu, berkualitas, dan kompeten, dibuktikan melalui uji kompetensi nasional,” pungkasnya.

Upacara Capping and Pinning Day pun menjadi saksi lahirnya generasi baru tenaga kesehatan yang siap mengabdi, menjaga kehidupan, dan menjadi yang terdepan pelayanan kemanusiaan.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Deli Serdang Rancang Strategi Inovasi Berbasis Riset
Lom Lom Suwondo Sambut Jamaah Haji Deli Serdang Kloter 15, Tekankan Makna Haji Mabrur
Pemdes Mesjid Salurkan 6,36 Ton Beras dan 1.272 Liter Minyak Goreng untuk 318 Keluarga Kurang Mampu
Lom Lom Suwondo Perkuat Struktur Pemerintahan Deli Serdang, 23 Pejabat Baru Resmi Dilantik
Deli Serdang Mengaji, Strategi Membangun Generasi Berkarakter Religius
PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN
Tingkatkan Sinergisitas, Kacabdin Simeulue Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers
Galian C Ilegal Marak di Simeulue, Salah Satunya di Desa Suak Bulu Diduga Oknum Terlibat Perjualbelikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:18

Kunjungan Takziah dan Penyaluran Santunan: Bukti Perhatian Pemerintah Gampong bagi Warga Berduka

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:07

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh Syahbudin Padang Ucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Alibasyah

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:44

Perkara Lae Saga Masih Berproses, Surya Darma Berhak Mendapat Perlindungan Hukum

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:55

Dugaan Penyalahgunaan Alsintan TR4 di Paya Gambar Disorot, P2BMI-GRPK Siapkan Laporan ke Kejaksaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:11

Re-LUN Ungkap Korupsi Sebesar US$50 Juta Dibalik Proyek AMI PLN, Diduga Mengalir ke Darmawan Prasodjo Cs

Kamis, 18 Juni 2026 - 07:13

FIFGROUP: Jangan Bangun Opini Publik dengan Asumsi, Buktikan Tuduhan dengan Fakta

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:13

PROYEK REVITALISASI SEKOLAH APBN 2026 DI ACEH TENGGARA DISOROT, PENGAWASAN K3 DIPERTANYAKAN

Kamis, 18 Juni 2026 - 03:51

Padam Berkali-kali & Manipulasi Data: Darmawan Prasodjo Jadi Dirut PLN Terburuk dalam 20 Tahun Terakhir

Berita Terbaru