Jakarta | TribuneIndonesia.com
Grafik harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren penguatan tajam pada perdagangan hari ini, Minggu (11/01/26).
Berdasarkan data terbaru dari situs resmi perusahaan yang dirilis pukul 08.50 WIB, harga emas batangan untuk satuan 1 gram kini bertengger di level Rp2.602.000, seperti dilansir dari cnbc indonesia
Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar Rp25.000 dibandingkan posisi pada hari sebelumnya.
Langkah apresiasi ini juga merambat pada harga buyback atau skema pembelian kembali oleh perusahaan.
Bagi pemilik emas yang ingin mencairkan asetnya, Antam kini mematok harga beli di level Rp2.455.000 per gram.
Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp23.000, memberikan angin segar bagi para investor yang berniat melakukan ambil untung (profit taking).
Sentimen positif di pasar domestik ini nyatanya tidak lepas dari pengaruh dinamika pasar komoditas global.
Mengutip data Refinitiv, harga emas dunia pada penutupan perdagangan Jumat (9/1) sukses bertengger di posisi US$4.510,15 per troy ounce.
Rekor penutupan tersebut menjadi motor utama yang menggerakkan kenaikan harga emas di dalam negeri.
Jika ditarik garis waktu sejak awal pekan, performa emas menunjukkan konsistensi yang solid setelah sebelumnya berada di level US4.448,19.
Bahkan, pergerakan saat ini terpantau jauh melampaui posisi pembukaan tahun pada 2 Januari lalu, di mana emas masih diperdagangkan pada kisaran US4.329,89 per troy ounce.
Secara kumulatif, instrumen safe haven ini telah mencatatkan reli yang impresif di awal tahun 2026.
Hanya dalam kurun waktu lima hari perdagangan pertama, nilai emas telah terdongkrak lebih dari 4%.
Ketidakpastian ekonomi global diduga masih menjadi faktor utama yang mendorong para pelaku pasar untuk mengalihkan aset mereka ke logam mulia. (*-Talia)














