​Harga Emas Antam Meroket ke Rp2,6 Juta, Catat Kenaikan Signifikan di Awal Tahun

- Editor

Minggu, 11 Januari 2026 - 02:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | TribuneIndonesia.com

Grafik harga logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren penguatan tajam pada perdagangan hari ini, Minggu (11/01/26).

Berdasarkan data terbaru dari situs resmi perusahaan yang dirilis pukul 08.50 WIB, harga emas batangan untuk satuan 1 gram kini bertengger di level Rp2.602.000, seperti dilansir dari cnbc indonesia

Angka tersebut mencerminkan lonjakan sebesar Rp25.000 dibandingkan posisi pada hari sebelumnya.

​Langkah apresiasi ini juga merambat pada harga buyback atau skema pembelian kembali oleh perusahaan.

Bagi pemilik emas yang ingin mencairkan asetnya, Antam kini mematok harga beli di level Rp2.455.000 per gram.

Nilai ini mengalami kenaikan sebesar Rp23.000, memberikan angin segar bagi para investor yang berniat melakukan ambil untung (profit taking).

​Sentimen positif di pasar domestik ini nyatanya tidak lepas dari pengaruh dinamika pasar komoditas global.

Baca Juga:  Seleksi Beasiswa Santri Tahfidh Bireuen: 421 Peserta Berlomba Merebut 222 Kuota Beasiswa

Mengutip data Refinitiv, harga emas dunia pada penutupan perdagangan Jumat (9/1) sukses bertengger di posisi US$4.510,15 per troy ounce.

Rekor penutupan tersebut menjadi motor utama yang menggerakkan kenaikan harga emas di dalam negeri.

​Jika ditarik garis waktu sejak awal pekan, performa emas menunjukkan konsistensi yang solid setelah sebelumnya berada di level US4.448,19.

Bahkan, pergerakan saat ini terpantau jauh melampaui posisi pembukaan tahun pada 2 Januari lalu, di mana emas masih diperdagangkan pada kisaran US4.329,89 per troy ounce.

​Secara kumulatif, instrumen safe haven ini telah mencatatkan reli yang impresif di awal tahun 2026.

Hanya dalam kurun waktu lima hari perdagangan pertama, nilai emas telah terdongkrak lebih dari 4%.

Ketidakpastian ekonomi global diduga masih menjadi faktor utama yang mendorong para pelaku pasar untuk mengalihkan aset mereka ke logam mulia. (*-Talia)

Berita Terkait

Dana ZIS Agara Pengalihan Sudah menjurus Keranah Hukum
​Kajati Sulut Pimpin Sertijab Kajari Bitung dan Ketua IAD di Aula Sam Ratulangi
​Penyelesaian Gedung Baru Bakamla RI Zona Tengah, Dansatrol Lantamal VIII Tekankan Sinergitas Maritim
Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut
Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026
​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob
Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang
Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:12

Dana ZIS Agara Pengalihan Sudah menjurus Keranah Hukum

Kamis, 23 April 2026 - 11:40

​Kajati Sulut Pimpin Sertijab Kajari Bitung dan Ketua IAD di Aula Sam Ratulangi

Kamis, 23 April 2026 - 06:51

Listrik Jakarta Berulang Kali Padam, IWO Desak Evaluasi Total PLN hingga Pencopotan Dirut

Kamis, 23 April 2026 - 05:56

Bupati Bireuen membuka Rakor GTRA Kabupaten Bireuen Tahun 2026

Kamis, 23 April 2026 - 03:38

​Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sampaikan Penghormatan Terakhir kepada Laksma TNI Febri Yakob

Kamis, 23 April 2026 - 02:48

Jasa Raharja Perkuat Transformasi Digital dalam Rakor Pembina Samsat 2026 di Semarang

Kamis, 23 April 2026 - 02:21

Sosialisasi Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi Dalam Rangka Bimbingan Teknis Tim Pendataan Rumah Rusak Tahap II Di Kabupaten Bireuen

Kamis, 23 April 2026 - 02:13

DPC 212 Rakyat Makmur Sejahtera Kabupaten Tulungagung Prihatin Dengan Adanya Dugaan Pungli

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Lubuk Pakam Disulap Tanpa Kabel Semrawut, Deli Serdang Mulai Revolusi Wajah Kota

Kamis, 23 Apr 2026 - 13:43