​Bahu-Membahu di Bahu Sondang: Personel Ditsamapta Polda Sulut Percepat Evakuasi Pasca-Banjir Sitaro

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro | TribuneIndonesia.com

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Utara mengerahkan puluhan personel dan peralatan khusus guna menanggulangi dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (7/01/26).

Mobilisasi cepat ini dilakukan untuk memperkuat operasi evakuasi dan penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak, yang kondisi lingkungannya masih memprihatinkan.

Dalam keterangan resminya, Direktur Samapta Polda Sulut, Kombes Pol Moh Zamroni, memastikan sebanyak 56 personel tangguh telah dikirim ke lokasi bencana.

Selain itu, armada kendaraan khusus dan perlengkapan SAR lengkap juga didistribusikan untuk mendukung proses pemulihan infrastruktur dan fasilitas publik yang rusak parah akibat material lumpur.

Operasi kemanusiaan yang terpusat di Bahu Sondang, Lingkungan IV, sejak Selasa (6/1) pagi itu melibatkan Tim K-9 SAR.

Baca Juga:  TPP Pegawai Daerah Dievaluasi: Efisiensi Anggaran atau Bukti Salah Kelola

Sinergi antarinstansi dan partisipasi warga lokal terlihat dalam kegiatan menyisir area serta membersihkan puing untuk mengantisipasi korban hilang.

Tak hanya pencarian, personel Samapta juga terjun langsung mengatur lalu lintas manual di tengah genangan air.

Kewaspadaan ditingkatkan mengingat ancaman curah hujan tinggi masih membayangi, agar warga dapat melintasi jalur rawan dengan selamat.

Menutup laporannya, Kombes Pol Zamroni menegaskan komitmen Polri dalam memulihkan kondisi pascabencana.

Kolaborasi yang solid antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi demi kesejahteraan korban terdampak. (Kiti)

Berita Terkait

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari
Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif
Bireuen Becomes the First District in Aceh to Begin Permanent Housing Construction After Disaster
Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan
Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi
Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana
HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey
Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:30

Rp200 Ribu–Rp420 Ribu per KPM, Dugaan Pungli Bansos di Pasirsedang Kian Menguat

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:52

Ramai Dugaan Pungli Bansos di Pasirsedang, Camat Picung Dinilai Normatif dan Minim Transparansi

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:23

Hutama Karya Catat 2,49 Juta Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Selama Nataru 2025/2026

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:18

Pengalihan Arus Lalu Lintas Diterapkan Imbas Pembangunan Overpass Tol Lingkar Pekanbaru

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:16

Dugaan Pungli PKH Berulang, Sikap Bungkam Kades Pasirsedang Tuai Pertanyaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:15

Zoom Meeting Nasional Acara Syukuran Swasembada Pangan

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:14

Bantuan Rakyat Miskin Diduga Dijadikan Bancakan, Pungli PKH Ratusan Ribu Tercium di Desa Pasirsedang

Rabu, 7 Januari 2026 - 12:12

Alih-alih Klarifikasi, Bantahan Kades Pasirsedang Justru Memperkuat Dugaan Pungli PKH

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Resmi Punya Skatepark Standar Nasional

Jumat, 9 Jan 2026 - 01:11

Feature dan Opini

Proyek Akhir Tahun dan Anggaran yang Terus Berulang

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:08