Oknum Satpol PP Medan Terancam Dipecat

- Editor

Selasa, 6 Januari 2026 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN | TribuneIndonesia.comPemerintah Kota Medan menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap setiap bentuk pelanggaran yang dilakukan aparatur sipil di lingkungannya.

Sikap tegas ini disampaikan menyusul beredarnya video yang memperlihatkan seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan diduga mengangkut bongkahan besi untuk kepentingan pribadi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Ir. Wiriya Alrahman, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius dan tidak dapat dibenarkan, meskipun bongkahan besi itu belum sempat dijual kepada penadah.

Pernyataan itu disampaikan Wiriya Alrahman saat menerima dan mendengarkan langsung aspirasi massa aksi dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LSM Kebenaran Keadilan Kota Medan yang menggelar unjuk rasa di depan Balai Kota Medan, Senin (05/01/2026).

Didampingi Inspektur Kota Medan Erfin Fahrurrazi serta Kepala Satpol PP Kota Medan M. Yunus, Wiriya membenarkan bahwa oknum Satpol PP yang terekam dalam video tersebut merupakan anggota aktif di lingkungan Pemerintah Kota Medan.

Memang belum sempat terjual, tetapi perbuatannya sudah jelas melanggar aturan dan etika aparatur. Pemerintah Kota Medan tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegas Wiriya di hadapan massa aksi.

Baca Juga:  TNI Gelar Patroli Malam Begal

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sanksi yang akan dijatuhkan tidak cukup hanya berupa teguran atau surat peringatan.

Menurutnya, tindakan tersebut berpotensi berujung pada pemberhentian dari tugas.

“Ini bukan pelanggaran ringan. Yang bersangkutan tidak cukup hanya diberi peringatan. Sanksi tegas berupa pemberhentian akan ditempuh sesuai mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Wiriya Alrahman juga memastikan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Seluruh proses serta keputusan yang diambil akan disampaikan kepada publik melalui media guna menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah munculnya spekulasi.

Tidak hanya berhenti pada pelaku, Pemerintah Kota Medan juga akan menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat atau memberi perintah dalam tindakan tersebut.

Kasus ini akan kami dalami secara menyeluruh. Jika ditemukan adanya pihak lain yang memerintahkan atau turut terlibat, tentu akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya kembali.

Di akhir pernyataannya, Wiriya Alrahman menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan untuk menjaga integritas aparatur dan menegakkan disiplin di seluruh jajaran pemerintahan.

Penindakan tegas ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan institusional kami kepada masyarakat Kota Medan,” pungkasnya.

Ilham Gondrong

 

Berita Terkait

Demo Panas di Balai Kota Medan, Pemko Janji Bongkar Aktor Intelektual Penjualan Barang Bukti Satpol PP
Terduga Pelaku Pencurian Dihakimi Massa di Tembung, Polisi Lakukan Penanganan
Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt Usulkan Normalisasi Sungai dan Penguatan Anggaran Pemulihan Jangka Panjang
Warga Langsa Mulai Cemas: Parit Dipenuhi Lumpur, Hujan Kecil Saja Sudah Meluap
PANGKORMAR TERJUN LANGSUNG TINJAU LOKASI BANJIR, MEMBERI BANTUAN DAN TEMUI PRAJURITNYA
Tragedi Gantung Diri di Sambirejo Timur, Diduga Dipicu Masalah Keluarga
Posko Orange Partai Buruh Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Banjir Langkat dan Deli Serdang
Babinsa Koramil 04/Pidie Kodim 0102 Respon Keluhan Warga Pidie Jaya yang Terdampak Musibah 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00

​Wakapolda Sulut dan Wali Kota Bitung Gelar Panen Jagung Serentak di Matuari

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:09

Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:39

Angin Kencang Terjang Bitung, Kapolsek Matuari Pimpin Evakuasi Pohon Tumbang di Dua Kelurahan

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:19

Tangis Kecil Pagi Itu, Dijawab Kepedulian Polisi

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:41

Bireuen Jadi Daerah Pertama di Aceh Bangun Hunian Tetap Pascabencana

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:45

HRD Tinjau Jembatan Pante Lhoong yang Putus Diterjang Banjir, Warga Berharap Dibangun Jembatan Bailey

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:42

Sahuti Permintaan Warga, Pemerintah Bireuen Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir.

Rabu, 7 Januari 2026 - 05:03

​Bahu-Membahu di Bahu Sondang: Personel Ditsamapta Polda Sulut Percepat Evakuasi Pasca-Banjir Sitaro

Berita Terbaru

Feature dan Opini

Proyek Akhir Tahun dan Anggaran yang Terus Berulang

Kamis, 8 Jan 2026 - 13:08