HRD Desak Kementerian PU, Untuk Sementara Tambal Ruas Jalan Nasional yang Bertabur Berlubang

- Editor

Kamis, 1 Januari 2026 - 04:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), mendesak Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk sementara segera menambal ruas jalan nasional yang bertabur lubang pasca banjir dan tanah longsor yang menerjang Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kepada wartawan, Kamis (1/1/2026) HRD menyebutkan, hasil penelusuran dirinya bersama tim, ruas jalan nasional mulai Kabupaten Aceh Tamiang yang berbatasan dengan Sumut hingga Banda Aceh, terdapat ratusan lubang yang menganga dan belum diperbaiki.

Saat turun hujan, lubang jalan nasional itu ditutupi air sehingga banyak kendaraan yang terperosok dalam lubang dan sangat rawan kecelakaan. Situasi ini semakin mengancam keselamatan pengendara kendaraan pada malam hari, karena minimnya alat penerangan jalan. Selain itu, juga memperlambat arus lalulintas.

“Sembari menunggu perbaikan jalan secara permanen, saat ini patching (penambalan) jalan berlubang untuk sementara di lintas nasional Medan-Banda Aceh sangat perlu dilakukan, agar permukaan jalan yang berlubang, retak, atau terkelupas, bisa kembali berfungsi dengan baik, guna mencegah kerusakan lebih parah,” pinta HRD.

Baca Juga:  Korupsi di Atas Aspal Tiap Hari Menghitung Nyawa yang Dikorbankan Demi Setoran Proyek

Begitu juga pada jalur nasional Bireuen–Aceh Tengah, juga masih rusak berat, juga harus segera diperbaiki kembali. Sejumlah ruas jalan yang berlubang itu untuk sementara harus segera ditambal, guna menghindari korban jiwa dan harta benda masyarakat atau para pelintas.

Ditambahkan HRD yang bermitra dengan Kementerian PU, percepatan penanganan infrastruktur jalan dan jembatan lintas nasional pada koridor-koridor vital harus segera dikerjakan dan harus menjadi prioritas utama. Betapa tidak, konektivitas merupakan urat nadi pemulihan wilayah pasca bencana.

“Akses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama,” tegas HRD. (Ferizal Hasan)

Berita Terkait

Penggunaan Dana Komite di MAN 2 Bireuen Kini menJadi Sorotan
Penggunaan Dana Komite di MAN 2 Bireuen Kini menjadi Sorotan
Sinergi di Lapangan Sari Cakalang, Kapolres Bitung dan Walikota Sambut Kedatangan Irjen Pol Roycke Langie
Bank Aceh Tegaskan Komitmen Ringankan Kredit Nasabah Terdampak Bencana
​Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, Kapolres Bitung Kukuhkan 56 Personel di Penghujung Tahun 2025
Regent of Bireuen Haji Mukhlis St: No Areas Remain Isolated as Bireuen Rises After the Most Widespread Flood Disaster in Its History
Bupati Bireuen Tidak Ada Lagi Wilayah Terisolasi, Bireuen Bangkit Pasca banjir
Banjir Aceh: Posko Tanggap Bencana Faisal Rizal Hasan Peduli Terobos Jalan Lumpur Menuju Gp Sijudo
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 01:03

Pemkab Deli Serdang Perkuat Produksi Pertanian di Pantai Labu

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:57

Bupati Deli Serdang Resmikan PKBM ABK Adiba, Dorong Transformasi Pendidikan Inklusif

Selasa, 30 Desember 2025 - 09:00

Pemerintah Aceh Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025

Senin, 29 Desember 2025 - 04:48

Wakil Bupati Pidie Lantik 15 Keuchik Terpilih Periode 2025–2031

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:55

Menkomdigi Kirim Bantuan Besar untuk Pemulihan Aceh

Minggu, 28 Desember 2025 - 07:03

Visi Arief Martha Rahadyan untuk Generasi Muda Indonesia

Sabtu, 27 Desember 2025 - 08:12

Gelar Pangeran Acarya untuk Arief Martha Rahadyan, Amanah Adat Bali bagi Pengabdian Bangsa

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:44

Gerak Cepat, Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Langsung Banjir Susulan di Lapas 

Berita Terbaru

Organisasi

FORWAKA Deli Serdang Mantapkan Sinergi Menuju Pelantikan

Kamis, 1 Jan 2026 - 04:17