‘Hidup Jaya Mati Sempurna’ Konsistensi Jamaah Laduna Ilma dalam Balutan Ukhuwah dan Kajian Qur’ani

- Editor

Minggu, 21 Desember 2025 - 06:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Sulut|TribuneIndonesia.com

Di tengah derasnya arus kesibukan modernisasi, kekuatan ukhuwah tetap menjadi fondasi utama bagi keberlangsungan sebuah organisasi spiritual, Minggu (21/12/25).

Hal inilah yang ditunjukkan secara nyata oleh jajaran pengurus Jamaah Laduna Ilma Indonesia.

Melalui pertemuan silaturahmi yang hangat, para pengurus membuktikan bahwa jarak dan rutinitas bukanlah penghalang untuk tetap menjaga kepaduan visi dalam menjalankan roda organisasi peninggalan sang pendiri.

​Momentum kebersamaan ini menghadirkan potret keteladanan dari para pemimpin utama, yakni Imam Haris Wibowo, Imam Ibrahim, serta Imam Umar.

Ketiganya tampil sebagai figur sentral yang memberikan contoh riil bagi seluruh jemaah di seluruh penjuru negeri.

Meski masing-masing memiliki tanggung jawab dan kesibukan yang padat, mereka senantiasa meluangkan waktu untuk duduk bersama, berdiskusi, dan mempererat ikatan emosional sebagai pemimpin yang mengayomi.

​Filosofi persaudaraan dalam Jamaah Laduna Ilma dipandang bukan sekadar pertemuan fisik, melainkan sebuah proses penyatuan jiwa.

Hubungan antar-pengurus dan jemaah diinternalisasi layaknya ikatan saudara kandung yang mustahil untuk dipisahkan oleh situasi apa pun.

Prinsip “menjadi satu dengan yang lain” inilah yang membuat struktur organisasi tetap kokoh dan terhindar dari gesekan internal yang kerap melanda lembaga-lembaga besar.

​Keharmonisan yang ditunjukkan oleh para Imam ini menjadi oase bagi para pengikutnya.

Di mata jemaah, kesediaan pimpinan untuk saling merangkul di tengah rutinitas harian adalah pesan moral yang kuat.

Baca Juga:  Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana, Polresta Manado Perkuat Koordinasi

Hal ini menegaskan bahwa kepemimpinan dalam Laduna Ilma tidak hanya dibangun di atas otoritas, tetapi di atas landasan kasih sayang dan keterbukaan yang menjadi ruh dalam setiap aktivitas keorganisasian.

​Hingga saat ini, Jamaah Laduna Ilma Indonesia tetap menunjukkan eksistensinya yang stabil di kancah syiar keagamaan.

Meskipun Sang Pendiri ‘Imam Awal’ telah berpulang ke hadirat Allah SWT, estafet perjuangan tidak pernah padam.

Di bawah bimbingan para Imam saat ini, jamaah terus berkembang dengan berpijak pada warisan nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan sejak awal berdirinya lembaga ini.

​Eksistensi tersebut tidak lepas dari konsistensi jamaah dalam menjalankan kajian-kajian keilmuan yang mendalam.

Seluruh materi dan diskusi yang berkembang di dalam internal organisasi tetap berpegang teguh pada tuntunan Al-Qur’an dan Hadits.

Integrasi antara dalil naqli dan praktik kehidupan sehari-hari menjadikan kajian Laduna Ilma tetap relevan dan diminati oleh berbagai lapisan masyarakat yang haus akan spiritualitas.

​Dengan mengusung motto ,“Hidup Jaya Mati Sempurna”, Jamaah Laduna Ilma Indonesia berkomitmen untuk terus mencetak insan-insan yang tangguh secara mental dan spiritual.

Melalui teladan silaturahmi yang ditunjukkan oleh Imam Haris Wibowo dan rekan-rekan pimpinan lainnya, organisasi ini optimis dapat terus menebar manfaat dan menjaga kemurnian ajaran di tengah dinamika zaman yang terus berubah. (Talia)

Berita Terkait

FPI Bireuen Silaturahmi Dengan MPU Dan Pemerintah Kabupaten Bireuen, Apresiasi HUT Ke-27 Juga Bahas Olahraga Putri 
Rijaluddin Ingatkan Pemerintah Aceh Penuhi Janji Bantu Penyelesaian RS Regional Aceh Tengah
Dayah Babul Jannah Cot Keumude Akan Gelar Maulid Akbar
Addressing the Geopolitical Crisis Involving the Middle East and Saudi Arabia: Here Is the Official Statement from the King of Morocco
Tim Sepak Bola Kecamatan Kota Juang berhasil Final Piala Bupati Bireuen
Cegah Penyalahgunaan Medsos, Judol dan Pinjol, Propam Polres Bireuen Sidak HP Personel
BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 15:57

Limbah Padat Diduga Dibuang ke Lingkungan, AMGL Desak DLHK Bongkar Pengelolaan Limbah PT KHBL

Rabu, 30 September 2026 - 15:36

PPD 2026 Perencanaan Diuji, Asri Ludin Tambunan di Peringkat Kedua

Rabu, 30 September 2026 - 13:30

GRPK Kawal Sejumlah Laporan, Progres Penanganan Dibahas Bersama Kasat Reskrim Polres Deli Serdang

Rabu, 30 September 2026 - 13:21

Lepas Kepergian Sang Istri, Jurnalis Bitung Lukman Sampaikan Apresiasi untuk Semua Pihak

Rabu, 30 September 2026 - 10:40

Laporan Polisi Dipersoalkan, Propam Diminta Periksa Polsek Medan Tembung

Rabu, 30 September 2026 - 09:15

Siswa SMP 1 Manyak Payed Nobar Film G30S/PKI, Tingkatkan Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme

Rabu, 30 September 2026 - 07:14

Kabar Duka, Ibunda Kadisdik Simeulue Berpulang ke Rahmatullah

Selasa, 29 September 2026 - 23:41

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

PPD 2026 Perencanaan Diuji, Asri Ludin Tambunan di Peringkat Kedua

Rabu, 30 Sep 2026 - 15:36