Bupati Deli Serdang Tegaskan Jabatan Adalah Amanah dalam Pelantikan Pejabat Baru

- Editor

Senin, 17 November 2025 - 04:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

LUBUK PAKAM I TribuneIndonesia.com-Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa jabatan bukanlah hak, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Hal itu disampaikan saat melantik Staf Ahli, pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang, Senin (17/11/2025).

Dalam pelantikan tersebut, Drs Misran Sihaloho MSi resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekbang) pada Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang. Pelantikan ini berlangsung bersamaan dengan pengangkatan tiga pejabat Administrator serta 16 pejabat Pengawas dan Fungsional.

Tiga pejabat Administrator yang dilantik adalah
Diki Apanda Batubara ST sebagai Kabid Sumber Daya Air dan Penanggulangan Banjir pada Dinas SDABMBK
Benhard Simangunsong ST sebagai Kabid Angkutan dan Sarana Dinas Perhubungan setelah sebelumnya menjabat Kabid SDA dan Penanggulangan Banjir
Edi Jamian Nasution SE sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD dari jabatan sebelumnya Kabid Statistik Dinas Kominfostan

Dalam sambutannya, Bupati kembali mengingatkan bahwa jabatan tidak boleh dijadikan alat untuk mencari keuntungan pribadi.

“Jabatan bukan untuk memperkaya diri. Jabatan adalah amanah untuk membantu pimpinan menjalankan visi, misi, dan melayani masyarakat,” tegasnya.

Bupati menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan gelombang awal dari reformasi birokrasi yang akan berlangsung hingga Desember 2025. Ia menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja ASN, mulai dari meninggalkan ego-sektoral hingga bekerja dengan menjunjung integritas.

Baca Juga:  Bupati Deli Serdang Dorong Revolusi Distribusi Pangan Lewat Program MBG

ASN, kata Bupati, harus adaptif, inovatif, dan mampu memahami arah pembangunan dari pusat hingga daerah. Ia meminta agar orientasi kerja ASN berubah dari “dilayani” menjadi “melayani”, dengan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan tidak berbelit.

Bupati juga memberikan perhatian khusus kepada jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), terutama tiga Kepala UPT yang baru dilantik, agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika target tidak tercapai, akan dievaluasi dan diganti. Tunjukkan bahwa Anda layak memegang jabatan tersebut,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya pola kerja terintegrasi antar-perangkat daerah. Dinas teknis diminta fokus sebagai eksekutor kebijakan, bukan sebagai penentu arah pembangunan. Koordinasi wilayah juga menjadi prioritas, khususnya bagi KUPT, kepala sekolah, dan kepala puskesmas.

Untuk Dinas Dukcapil, Bupati meminta percepatan layanan digital, termasuk implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan layanan Paten Kali.

“Setiap pembangunan harus berdasarkan kebutuhan masyarakat, bukan sekadar mengikuti permohonan,” tegasnya.

Menutup sambutan, Bupati menyampaikan harapan bahwa reformasi birokrasi yang dijalankan hari ini akan menghasilkan pemerintahan yang lebih kuat pada tahun 2026.

“Kita ingin birokrasi yang tangguh, adaptif, kreatif, melayani, dan mampu bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan ini turut dihadiri Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, dan tamu undangan lainnya.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD
Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur
Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda dalam Penerapan Otsus
Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan
Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot
Anak Pejabat Masuk Jalur Afirmasi Otsus Disorot, Soleman Dimara: Jangan Ada Keistimewaan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:47

Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Polemik, DPRK Otsus Minta Persoalan OAP Diserahkan kepada Pokja MRP PBD

Selasa, 8 September 2026 - 14:32

Disetujui Lima Fraksi DPRD, Perumda Air Minum Duasudara Bitung Tancap Gas Benahi Infrastruktur

Selasa, 8 September 2026 - 14:08

Pekerjaan Drainase Simpang Tembakau Deli Mulai Berbenah, Pekerjaan CV Yudha Pratama Dinilai Semakin Rapi

Selasa, 8 September 2026 - 13:23

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 September 2026 - 12:34

Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus: Jangan Ada Standar Ganda OAP

Selasa, 8 September 2026 - 12:05

Status OAP Peserta Afirmasi IPDN Raja Ampat Dipertanyakan, DPRK Otsus: Jangan Jadikan Anak sebagai Objek Persoalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11

Lampu Merah Simpang Empat Kebet Padam, Padam Atau Ancaman Keselamatan Pengguna Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

BPBD Kota Bitung Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Pinasungkulan

Berita Terbaru

Headline news

Ketua DPRK: Jangan Biarkan Masyarakat dalam Ketidakpastian

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:23