Kolaborasi Pemerintah dan Swasta, Dapur Makan Bergizi Diresmikan di Gorontalo

- Editor

Minggu, 3 Agustus 2025 - 15:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gorontalo – Tribuneindonesia.com,

Pemerintah Provinsi Gorontalo semakin serius menekan angka stunting melalui inisiatif Program Makan Bergizi (MBG). Salah satu bukti konkretnya adalah peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Pentadio Barat, Kabupaten Gorontalo, Minggu (3/8/25).

Acara peresmian dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, didampingi Koordinator Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Zulkipli Taluhumala dan Ketua Yayasan Kumala Vaza Grup.

Dapur ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat.

Zulkipli Taluhumala mengungkapkan, program MBG telah memberikan manfaat kepada sekitar 3.000 penerima. Selain distribusi makanan bergizi, program ini juga fokus pada edukasi gizi untuk mengubah pola konsumsi masyarakat.

“Penanganan stunting bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat,”

tegas Zulkipli. Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran gizi sejak dini demi generasi yang lebih sehat.

Diketahui, saat ini, sudah ada sembilan dapur MBG yang beroperasi di Gorontalo. Rinciannya, empat di Kota Gorontalo, tiga di Kabupaten Gorontalo, serta masing-masing satu di Gorontalo Utara dan Pohuwato. Setiap dapur mampu menyerap 50 tenaga kerja lokal.

“Jika target 118 dapur tercapai, program ini bisa membuka 5.900 lapangan kerja,”

jelas Zulkipli. Dengan demikian, selain meningkatkan gizi, MBG juga berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Seleksi IPDN Raja Ampat Disorot DPRK Otsus, Baharudin: Jangan Hanya Satu Anak yang Disorot

Sementara itu dari sisi pendanaan, satu dapur MBG membutuhkan anggaran Rp1 miliar per bulan.

Jika seluruh dapur berjalan, total alokasinya mencapai Rp1,29 triliun per tahun, yang seluruhnya dikucurkan langsung ke daerah.

Wagub Idah Syahidah menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan Kumala Vaza Grup dalam mendorong program MBG. Ia mengakui, pelaksanaannya tidak mudah, terutama karena keterbatasan anggaran.

“Semangat dan gotong royong para pelaku menjadi kunci keberhasilan. Inilah kolaborasi nyata yang kita butuhkan untuk tekan stunting,”

ujar Idah.

Ia juga menekankan pentingnya standar kualitas makanan, mulai dari nilai gizi, kebersihan, hingga cita rasa yang sesuai selera lokal.

“Makanan harus tetap bergizi, namun tetap disukai masyarakat,”

tambahnya.

Selain itu, Idah memastikan bahwa setiap dapur MBG wajib memenuhi kriteria teknis, seperti luas bangunan minimal 100 meter persegi dan jarak tempuh maksimal 20 menit dari sekolah penerima manfaat agar makanan tetap hangat saat disajikan.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Gorontalo optimis dapat mempercepat penurunan stunting sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat. (Talia)

Berita Terkait

Pengurus PMI Kota Langsa Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pengabdian Kemanusiaan
GEGER! Kasus Pemindahan dr. Laura Cristanty,S.p.A.,Jadi Sorotan Nasional, Ribuan Pengguna Instagram Bereaksi
Wali Kota Jeffry Sentana Apresiasi Kesuksesan Langsa Expo 2026, Bergek Meriahkan Malam Puncak HUT ke-25 Kota Langsa
DPRK Raja Ampat dan TAPD Ikuti Bimtek APBD 2027, Ketua Taufik Sarasa Tekankan Pemahaman Regulasi
Di Balik Penghargaan TPAKD Deli Serdang, Menakar Manfaat Pembiayaan bagi Masyarakat
Dalam Gelaran Pertandingan Badminton HUT KORPRI ke-55 
Ketua MUI Deli Serdang. Pesantren Benteng Moral Bangsa, Deli Serdang Mengaji Harus Sukses
Pemko Langsa Akhiri Pembelajaran Daring, Kualitas Udara Membaik Sekolah Kembali Tatap Muka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Aceh: Hujan Lebat dan Angin Kencang Meluas hingga Pukul 20:05 WIB

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:30

Pajak MBLB Proyek P3-TGAI Nihil, Pemkab Aceh Tenggara Gigit Jari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:26

Polsek Samalanga Gelar Patroli KRYD, Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Bireuen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:24

Perkuat Resiliensi Warga, BRIN dan Bappeda Bireuen Gagas Perlindungan Sosial Adaptif Pascabencana

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:57

Camat Muliyadi Resmi Tutup MTQ ke-38 Jangka, Ajak Keuchik Hidupkan Balai Pengajian Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:18

Anggaran Ada Tapi Gaji Ditahan? Misteri 6 Bulan Hak Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara yang Menguap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14

Sarat Nilai Sosial, UNIKI Bireuen Peringati Maulid Nabi 1448 H dan Santuni Anak Yatim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:03

NSS Grong Grong: Pameran Pro Vaganza di Sigli, Banjir Hadiah untuk Pembeli Honda

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x