Pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran: “Atas Nama Haidar yang Mulia, Pertempuran Dimulai: Iran Tanggapi Ancaman Donald Trump

- Editor

Kamis, 19 Juni 2025 - 02:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teheran | Tribuneindonesia.com, 

“Atas nama Haidar yang mulia, pertempuran dimulai.” Ini merupakan pernyataan pertama Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei menulis di X, terkait ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk membunuh dirinya. Kamis (19/06/25).

Diketahui, Haidar adalah nama alternatif untuk Ali bin Abi Thalib, khalifah Muslim keempat. Namun, pernyataan terbaru dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran lebih fokus pada konflik dengan Israel.

IRGC baru saja mengumumkan bahwa serangan rudal dan pesawat nirawaknya menargetkan pangkalan udara Israel yang digunakan untuk melancarkan serangan ke wilayah Iran.

Dalam pernyataan IRGC, disebutkan bahwa serangan terhadap Israel akan terus berlanjut secara konstan, kompleks, berlapis-lapis, dan bertahap.

Mereka menegaskan bahwa pangkalan udara tempat entitas Zionis melancarkan serangan terhadap wilayah Iran menjadi target utama dalam serangan mereka.

Sebelumnya, IRNA melaporkan bahwa Iran meluncurkan serangan gelombang kesepuluh terhadap target di Israel. Rudal dan pesawat nirawak ditembakkan ke Israel dari berbagai wilayah di Iran pada Selasa sore.

Serangan ini menambah tensi konflik antara Iran dan Israel yang sudah berlangsung lama, seperti dilansir dari sindonews.com.

Sementara itu, Media Israel melaporkan bahwa serangan rudal Iran terbaru telah memicu sirene di seluruh negeri, termasuk di Tel Aviv. Militer Israel mengonfirmasi telah mendeteksi rudal yang datang dari Iran, yang merupakan bagian dari beberapa serangan yang terjadi dalam 24 jam terakhir.

Serangan ini meningkatkan ketegangan antara kedua negara dan menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya terhadap keamanan regional.

Jurnalis Al Jazeera melaporkan telah melihat rudal dalam perjalanan menuju Israel. Media Israel juga melaporkan adanya puing-puing atau rudal yang jatuh di Israel bagian tengah, mungkin di wilayah Yerusalem, serta sebagian wilayah Tel Aviv yang lebih luas. Serangan ini menunjukkan kemampuan Iran dalam menjangkau target di Israel.

Baca Juga:  Aplikasi BYOND BSI Alami Gangguan Dua Hari Berturut, Warganet Keluhkan Layanan

Meskipun Israel mengklaim bahwa sebagian besar rudal berhasil dicegat, laporan Al Jazeera menyebutkan bahwa beberapa rudal berhasil menembus pertahanan dan menyebabkan kerusakan yang cukup besar. Namun, detail mengenai lokasi pasti dan dampak serangan masih terbatas karena penyensoran militer di Israel.

“Dan, tentu saja, kita juga tidak tahu di mana setiap rudal mengenai sasaran, karena penyensoran militer di Israel,”

ungkap Al Jazeera.

Mohamed el-Baradei, mantan Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dan penerima Hadiah Nobel Perdamaian 2005, memperingatkan bahwa serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran dapat memiliki konsekuensi serius.

Ia menganggap serangan tersebut ilegal dan dapat mendorong negara-negara lain untuk mencari senjata nuklir sebagai jaminan keamanan mereka.

El-Baradei menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan menghancurkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir dan mengirimkan pesan yang jelas kepada banyak negara bahwa mengembangkan senjata nuklir adalah langkah penting untuk memastikan keamanan mereka.

Peringatan ini menekankan pentingnya diplomasi dan penyelesaian damai dalam mengatasi konflik nuklir

Ia memperingatkan,

“Serangan terhadap Iran adalah cara pasti untuk menghancurkan Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir, dan mengatakan hal ini mengirimkan pesan yang jelas kepada banyak negara bahwa ‘keamanan utama’ mereka adalah mengembangkan senjata nuklir.”

(*-Talia)

Berita Terkait

Patroli Dharma Dewata, Imigrasi Bali Amankan Puluhan WNA Nakal
​Harumkan Nama Daerah di Kancah Global, Wali Kota Bitung Minta Refaya Betah Kembali Berkarya di Tanah Kelahiran
​Hendrik Siahaya Minta Pemda Tak Persulit Surat Domisili Warga Undocumented Keturunan Indonesia-Filipina
BERULANG KALI DISOROT, BELUM ADA TITIK TERANG! Dugaan “Dana Titipan” Rp7 Juta per Desa hingga Berbagai Isu Anggaran di Subulussalam Kian Mengguncang Kepercayaan Publik: Sampai Kapan Kepastian Hukum Dinanti?
​Penyerahan SK Kewarganegaraan di Bitung, Wali Kota Hengky Honandar Dorong Penuntasan Status Warga Filipina-Sangihe
Jangan Hakimi Kejari Tanpa Bukti! Penganggaran APBK Merupakan Wewenang Pemda dan DPRK.
Penuhi Misi Maritim Dunia, Kolonel Marvill Marfel Dampingi Kazona Tengah Bakamla Lepas KRI Bima Suci
Bupati Joune Ganda Sambut Delegasi Uni Eropa di Likupang, Bahas Konservasi Global dan Prestasi UCLG
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:21

P3-TGAI Rp195 Juta Kuning II Disorot, Disebut Aspirasi Dewan PKB

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:08

Kawal Kamtibmas Jelang Peringatan HDA Ke – 21 Tahun 2026, Polres Bireuen Gelar Apel Gabungan Bersama TNI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:09

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:56

LSM KPK RI Desak Audit P3-TGAI Kuning II: Rp195 Juta Uang Negara, Jangan Dikerjakan Asal Jadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:09

LSM KPK RI Desak P3-TGAI Kuning II Diaudit: “Jangan Main-Main dengan Uang Negara!”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:41

Keamanan Digaji Layak, Pendidikan Disuruh Berjuang — Itu Bukan Kebijakan, Itu Ketidaksadaran yang Fatal

Rabu, 12 Agustus 2026 - 02:39

Dewan Diberi Segalanya, Guru Diabaikan — Di Mana Letak Kemajuan Bangsa?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:50

Sambut HUT RI ke-81, TP-PKK Kecamatan Jangka Gelar Senam Bersama dan Lomba Voli Gembira

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Jalur Tikus di Tengah Macet Jamin Ginting

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:37

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x