Simpang Empat Jalan Syiah Kuala Rawan Kecelakaan: Warga Minta Penanganan Serius

- Editor

Jumat, 30 Mei 2025 - 03:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Seorang pengendara sudah lanjut usia menjadi korban kecelakaan di bantu oleh warga yang sedang melintas

Langsa | TribuneIndonesia.com, 30/05/2025— Persimpangan antara Jalan Syiah Kuala dan jalan alternatif bekas rel kereta api, yang berada di perbatasan Gampong Tualang Teungoh dan Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, saat ini menjadi salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Langsa.

Kondisi ini semakin memprihatinkan karena sejumlah faktor yang saling berkaitan. Di antaranya adalah keberadaan bangunan permanen yang menutupi pandangan di sudut jalan, tepatnya di ujung Asrama Polri Pasar Hewan, yang menyebabkan jarak pandang pengendara menjadi sangat terbatas saat melintasi simpang empat tersebut.

Tak hanya itu, tumpukan sampah yang nyaris selalu menggunung di sekitar lokasi juga menjadi penghalang tambahan bagi kelancaran lalu lintas. Bau tak sedap dan pemandangan kumuh jelas menjadi ironi tersendiri, apalagi lokasi ini sangat dekat dengan rumah pribadi Wali Kota Langsa.

Warga Resah dan Khawatir

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengaku sangat khawatir dengan kondisi ini.

Sudah sering terjadi tabrakan di sini. Pandangan tertutup bangunan di sudut jalan, dan lampu lalu lintas pun tidak ada. Kami was-was setiap kali melintas,” ujar Zainal (52), warga Gampong Tualang Teungoh.

Sampah di sini bukan hanya bikin bau, tapi juga bikin macet. Kadang saat sampaj diangkut sampai dua truk yang disebabkan sampah yang dibuan sembarangan karena tidak ada tempat sampah yang memadai. Padahal ini jalan utama,” keluh Murniati (36), ibu rumah tangga yang setiap hari melintasi jalan tersebut.

“Yang bikin heran, ini dekat sekali dengan rumah pribadi pak wali kota. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian serius. Apa harus nunggu jatuh korban dulu baru bertindak?” ucap Hendra (36), saat sedang melintas, dimintai tanggapannya

Harapan Warga: Lampu Lalu Lintas dan Penertiban

Baca Juga:  Haji Rusli Abdah,SE Pemred Haba Rakyat Meninggal Dunia

Masyarakat mendesak agar pemerintah kota melalui instansi terkait segera mengambil tindakan konkret. Dinas Perhubungan Kota Langsa diharapkan segera memasang lampu lalu lintas (traffic light) di simpang empat tersebut, guna mengatur arus kendaraan yang kini semakin padat dan tidak teratur.

Keberadaan lapak-lapak liar dan bangunan semi permanen milik pedagang yang menutupi sebagian badan jalan juga perlu ditertibkan. Untuk itu, Satpol PP Kota Langsa diharapkan tegas menegakkan peraturan.

Sorotan untuk Dinas Kebersihan

Warga juga mengeluhkan kurangnya penanganan dari Dinas Kebersihan Kota Langsa terkait tumpukan sampah yang terus menumpuk di lokasi. Kondisi ini tidak hanya merusak estetika kota, tapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Keselamatan pengguna jalan dan wajah Kota Langsa adalah tanggung jawab bersama. Warga berharap seluruh instansi terkait, dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga Dinas Kebersihan, segera merespons persoalan ini dengan langkah nyata.

Jangan tunggu jatuh korban untuk bertindak. Kota yang baik adalah kota yang peduli terhadap keselamatan dan kenyamanan warganya. (Ct)

Berita Terkait

Blackout Sumbagut Picu Desakan Kompensasi Massal dan Evaluasi Total Tata Kelola PLN
Tragis ! Satu Balita Tewas, Satu Kritis, Kapolsek Hutagaol Turun Langsung ke Lokasi
ASITA Bali Gelar ‘Ball Tourism Run 2026’ di Jatiluwih Juni Mendatang
Misteri Kematian Pria Diduga ODGJ di Sergai, Ditemukan Telungkup di Depan Rumah Kosong
Mobil Dibakar Saat Subuh, Pengusaha Karet di Simalungun Diteror: “Kami Hampir Mati Terpanggang
Percikan Api di Teras Rumah Picu Kebakaran Hebat di Perbaungan, Dua Unit Hangus, Kerugian Ditaksir Rp500 Juta
ITDC Tingkatkan Standar Keamanan Kawasan Wisata melalui Dukungan Sarana Patroli Perairan
Puting Beliung Terjang Batang Kuis Tengah Malam, 121 Rumah Rusak dan Warga Terluka
Berita ini 107 kali dibaca
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:39

​AKBP Albert Zai Turun Lapangan, Semarak Kapolres Cup Bitung Makin Sengit

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:41

Kilas Balik Sejarah: Mengapa 1 Muharram Menjadi Awal Tahun Baru Islam?

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:55

Relawan Listrik untuk Negeri Kritik Kinerja Dirut PLN Usai Pemadaman Massal di Sumatera

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:39

​Lewat Ucapan Selamat 1 Muharram, Pemkot Bitung Gaungkan Jargon “Hijrah untuk Berbenah”

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:23

​Hujan Lebat Picu Bencana di Sejumlah Kelurahan, Plt Kalakas BPBD Bitung Turun Lapangan

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:54

​Borong Penghargaan di HKG ke-54 Sulut, TP-PKK Kota Bitung Ukir Prestasi Gemilang

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:29

Khidmat dan Syahdu, Ratusan Jemaah Masjid Al Muttaqien Bitung Sambut Tahun Baru 1 Muharram 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 13:17

Peringati 1 Muharram 1448 H,Wabup Bireuen Ajak Masyarakat Jadikan Hijrah Momentum Muhasabah Diri

Berita Terbaru

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Lapas Labuhan Ruku Gelar Panen Raya Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 - 04:36

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Sukses Dukung Pembukaan MTQ Sumut 2026 di Astaka Pancing

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:28

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x