HRD dan Irmawan Temui Dirjen SDA, Ini yang Dibahas

- Editor

Rabu, 23 April 2025 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta/Tribuneindonesia.com

Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan Daud (HRD) dan H Irmawan, menemui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air ( Dirjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), di Jakarta, Selasa (22/4/2025) sore.

Dalam pertemuan di ruang kerja Dirjen SDA, Ir Lilik Retno Cahyaningsih, M.A, juga hadir Direktur Bina Operasi dan
Pemeliharaan Kemen PU, M Adek Rizaldi.

Dua anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) asal Aceh ini, membahas berbagai program pembangunan infrastruktur khususnya bidang pengairan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Diantaranya, HRD dari Dapil Aceh 2, membahas lanjutan pembangunan Bendung Daerah Irigasi (DI) Krueng Pase di Kabupaten Aceh Utara yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat khususnya petani, pemeliharaan jaringan irigasi DI Pante Lhoong Krueng Peusangan di Kabupaten Bireuen dan beberapa jaringan irigasi lainnya di berbagai kabupaten kota di Aceh.

Selain itu, HRD dan Irmawan bersama Dirjen SDA, Lilik Retno Cahyaningsih serta Direktur Bina Operasi dan
Pemeliharaan, M Adek Rizaldi, juga membahas Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.

Disebutkan HRD, Inpres ini menginstruksikan untuk mengambil langkah-langkah yang terkoordinasi dan terintegrasi sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing, salah satunya untuk melaksanakan kegiatan percepatan pembangunan, peningkatan, rehabilitasi, serta operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi untuk mendukung swasembada pangan mencakup saluran, bangunan, dan bangunan pelengkapnya, termasuk antara lain pintu air, tanggul, dan parit, sumur, embung, instalasi pompa/pipanisasi, jaringan distribusi, dan drainase.

Baca Juga:  H Ruslan Daud Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Aceh

“Seperti di Kabupaten Bireuen ada irigasi Mon Seuke Pulot di Kecamatan Peusangan Siblah Krueng dan Aneuk Gajah Rhet di Kecamatan Peudada, dan beberapa jaringan irigasi lainnya yang hingga kini belum rampung dikerjakan karena anggaran daerah yang sangat terbatas, karena sebelumnya belum bisa dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga belum mambawa manfaat bagi masyarakat banyak,” sebut HRD.

Dikatakan Bupati Bireuen periode 2012-2017, dengan lahirnya Inpres Nomor 2 Tahun 2025, menjadi kesempatan emas bagi kita untuk dapat melanjutkan pembangunan semua bendungan dan jaringan irigasi yang belum rampung dikerjakan itu, karena sekarang sudah dapat diusulkan, dianggarkan atau dibangun dengan dana APBN.

“Kami di Komisi V DPR RI di Senayan, akan selalu memperjuangkan berbagai program pembangunan infrastruktur yang bersumber dari dana APBN untuk masyarakat Aceh,” pungkas HRD. (FERIZAL HASAN)

Berita Terkait

Ribuan Jamaah Hadiri Haul Habib Bugak Bireuen dan Santuni puluhan Anak Yatim
BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:12

Aiyub NSS Grong-Grong Apresiasi Wasit Perempuan Siti Syawaliah di Grand Final PSG Cup ke-30

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53

Konten Diduga Singgung Agama, Ketua DPP GRPK Laporkan Akun TikTok ke Polda Sumut

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:21

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x