Aceh Tamiang | TribuneIndonesia.com – Isu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang berkembang di media internasional mulai memicu kekhawatiran sebagian masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Namun, kondisi pasokan BBM di Kabupaten Aceh Tamiang dipastikan masih dalam keadaan aman dan terkendali.
Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Aceh Tamiang, Purnawirawan TNI Zulsyafri, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
Menurut Zulsyafri, ketegangan di kawasan Timur Tengah memang sering dikaitkan dengan potensi krisis energi global. Meski demikian, situasi di Aceh Tamiang hingga saat ini masih stabil dan tidak menunjukkan adanya gangguan distribusi BBM.
“Kami berharap masyarakat tidak melakukan panic buying. Pembelian BBM hendaknya dilakukan seperti biasa sesuai kebutuhan,” ujar Zulsyafri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, aparat dari Polres Aceh Tamiang bersama Kodim 0117 Aceh Tamiang juga telah melakukan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan situasi tetap kondusif sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa stok BBM di wilayah Aceh Tamiang masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Selain itu, Zulsyafri juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama di media sosial. Ia menegaskan pentingnya menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih bijak. Jangan mudah percaya pada isu yang belum jelas sumbernya. Berdasarkan hasil pemantauan kami, stok BBM masih mencukupi untuk kebutuhan harian,” pungkasnya. (Z)


















