Pidie|Tribuneindonesia.com
SMAN 2 Delima, Kabupaten Pidie, terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang menyeimbangkan pencapaian akademik dengan pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Komitmen tersebut tercermin dalam pelaksanaan kegiatan yasinan rutin setiap hari Jumat, yang kembali digelar pada Jumat, 23 Januari 2026, di lingkungan sekolah.
Kegiatan keagamaan ini menjadi agenda pembinaan spiritual yang berkesinambungan bagi seluruh siswa. Tidak hanya sebagai sarana ibadah, yasinan rutin juga dimaknai sebagai momentum penguatan akhlak, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Usai pembacaan Surah Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustaz Maimun, Lc, seorang alumni pendidikan Timur Tengah. Dalam penyampaiannya, Ustaz Maimun mengajak para siswa untuk menata niat yang ikhlas dalam menuntut ilmu, dengan harapan meraih keberkahan dan kebahagiaan, baik di dunia maupun di akhirat.
Ia juga menekankan pentingnya menghormati orang tua dan guru sebagai fondasi utama keberhasilan hidup. Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan adab dan akhlak yang mulia agar ilmu yang diperoleh membawa manfaat.
Lebih lanjut, Ustaz Maimun memotivasi siswa agar belajar dengan sungguh-sungguh dan berani bermimpi besar, termasuk melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi, bahkan ke luar negeri. Ia menyebutkan peluang menimba ilmu di berbagai negara seperti Sudan, Maroko, Mesir, hingga pusat-pusat keilmuan Islam di Madinah dan Mekkah, seraya berharap siswa SMAN 2 Delima kelak dapat melanjutkan studi ke Timur Tengah.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Delima, Kabupaten Pidie, Ramli, S.PdI, M.A., dalam arahannya mengingatkan seluruh siswa akan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Ia menegaskan agar siswa selalu datang tepat waktu, mengikuti proses belajar dengan sungguh-sungguh, serta menjauhi perilaku menyimpang seperti merokok dan penyalahgunaan narkoba.
Cita-cita hanya dapat diwujudkan melalui kerja keras, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Manfaatkan setiap kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya, baik di dalam maupun di luar kelas,” tegasnya.
Selain disiplin belajar, pihak sekolah juga menanamkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, seperti melaksanakan shalat Zuhur berjamaah di sekolah, menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, serta merawat fasilitas sekolah.
Mengutip sabda Rasulullah SAW, Kebersihan adalah sebagian dari iman, Kepala Sekolah Ramli, S.PdI, M.A., mengajak seluruh warga sekolah untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya bersama, baik dalam menjaga kebersihan pribadi, lingkungan sekolah, maupun fasilitas umum.
Melalui kegiatan yasinan rutin dan pembinaan karakter yang berkelanjutan, SMAN 2 Delima terus membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual, berakhlak mulia, dan siap bersaing menghadapi tantangan masa depan.(MJ)













