Bitung | Tribuneindonesia.com –Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kota Bitung terpantau berjalan dengan penuh ketenangan dan kekhusyukan, Sabtu (21/03/26).
Keamanan yang terjaga di seluruh penjuru kota menjadi bukti nyata dari kesiapsiagaan jajaran Polres Bitung dalam mengawal hari kemenangan bagi umat Muslim tersebut.
Sejak gema takbir berkumandang hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri berakhir, ratusan personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Fokus pengamanan tersebar merata, mulai dari rumah ibadah, lapangan terbuka yang digunakan untuk ibadah massal, hingga titik-titik krusial di jalan protokol.
Langkah preventif yang diambil Polres Bitung tidak hanya bersifat internal, melainkan turut melibatkan partisipasi aktif dari berbagai elemen sipil.
Kolaborasi antara kepolisian dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) serta tokoh lintas agama menjadi pilar utama dalam menciptakan atmosfer kota yang rukun dan damai.
Mewakili Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H, Kabag Ops Polres Bitung AKP Nofri Sadia, S.Sos., M.H, mengungkapkan bahwa pengamanan ini adalah manifestasi dedikasi Polri terhadap kenyamanan publik.
Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian ibadah harus dipastikan bebas dari gangguan apa pun.
”Kami memegang komitmen penuh untuk menjamin keamanan rangkaian Lebaran ini. Kehadiran anggota kami di tengah masyarakat bukan sekadar untuk penjagaan fisik, namun juga sebagai bentuk pelayanan prima dan kepedulian terhadap warga,”
tutur AKP Nofri Sadia saat memberikan keterangan resmi.

Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga Kota Bitung. Menurutnya, kondisi kondusif yang tercipta merupakan buah manis dari sikap dewasa masyarakat yang konsisten menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi rasa hormat antar sesama selama hari raya.
Meski situasi terpantau aman, pihak kepolisian tetap memberikan imbauan agar masyarakat tidak lengah.
Warga diminta untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan aktivitas silaturahmi ke luar rumah maupun ketika menempuh perjalanan mudik lokal dalam beberapa hari ke depan.
Melalui sinergi yang solid antara aparat dan masyarakat, Idul Fitri tahun ini di Bitung berhasil menjadi potret indah tentang persatuan.
Momentum ini tidak hanya bermakna sebagai kemenangan spiritual, tetapi juga mempertegas identitas Bitung sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kepedulian bersama. (Kiti)






















