​Sampaikan Pesan Sejuk, Dai Polres Bitung Ingatkan Remaja Hindari Balapan Liar Selama Ramadhan 1447 H

- Editor

Sabtu, 28 Februari 2026 - 01:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | TribuneIndonesia.com – Gema syiar Islam berbalut pesan keamanan menyelimuti Masjid At-Taubah, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari, Sabtu (28/02/26).

Kehadiran jajaran Polres Bitung dalam bingkai Safari Ramadhan 1447 H pada Jumat malam (27/02) disambut hangat oleh ratusan jamaah dengan suasana kekeluargaan yang kental.


Tak hanya itu, Imam Masjid At-Taubah, Abdul Rohim, juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Polres Bitung yang dinilai membawa pesan menyejukkan dan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

​Pertemuan lintas elemen ini dibuka dengan pelaksanaan ibadah Sholat Isya berjamaah tepat pukul 19.30 Wita. Momentum tersebut menjadi titik awal rangkaian kegiatan yang dirancang untuk mempererat hubungan emosional antara aparat penegak hukum dan masyarakat sipil.


​Da’i Polres Bitung, AIPDA Didi Bachmid, tampil di mimbar untuk memberikan siraman rohani sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

Dalam tausiyahnya, ia menekankan urgensi transformasi diri selama bulan suci.

​AIPDA Didi mengajak seluruh umat Muslim yang hadir untuk mengoptimalkan bulan Ramadhan sebagai madrasah bagi jiwa.

Menurutnya, memperkuat keimanan dan melipatgandakan amal ibadah adalah prioritas utama yang tidak boleh terlewatkan.

​”Bulan puasa merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk berbenah. Mari kita isi malam-malam kita dengan qiamul lail, tadarus, serta memperbanyak sedekah sebagaimana tuntunan Rasulullah SAW,”

serunya di hadapan sekitar 200 pasang mata jamaah.


​Selain aspek spiritual, fokus arahan juga tertuju pada perilaku sosial para remaja selama bulan puasa. Secara humanis, pihak kepolisian meminta agar tradisi negatif seperti balapan liar ditiadakan, terutama pada waktu krusial setelah subuh dan menjelang berbuka.


​Penggunaan knalpot brong yang bising turut menjadi poin sorotan tajam dalam sosialisasi tersebut.

Baca Juga:  MENTERI SOSIAL RI TEGASKAN PERCEPATAN PENYALURAN JADUP BAGI KELUARGA TERDAMPAK BENCANA DI BIREUEN

Larangan ini bukan tanpa alasan, mengingat kebisingan yang ditimbulkan sangat mencederai kekhusyukan masyarakat yang tengah menjalankan ibadah di bulan penuh rahmat ini.

​”Tindakan tersebut bertentangan dengan nilai agama dan sangat berisiko bagi keselamatan jiwa. Jangan sampai niat mencari hiburan justru berujung pada petaka bagi diri sendiri maupun orang lain,”

tegas AIPDA Didi dengan nada penuh kepedulian.


​Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, mengungkapkan bahwa kunjungan ke Masjid At-Taubah ini merupakan agenda kedua dalam rangkaian Safari Ramadhan tahun ini. Sebelumnya, tim serupa telah menyambangi Masjid Al Muttaqien di Girian Weru Satu.


​Pihak kepolisian telah menjadwalkan total empat kali kunjungan ke berbagai masjid di wilayah Bitung.

Strategi ini dinilai efektif sebagai kanal komunikasi langsung untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan imbauan keamanan secara persuasif.

​AKP Abdul Natip menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan semata-mata sebagai sosok aparat yang kaku, melainkan sebagai sahabat masyarakat.


Polisi ingin memposisikan diri sebagai bagian integral dari warga dalam menjaga kondusivitas lingkungan selama Ramadhan.



Tim yang terjun ke lapangan kali ini dipimpin oleh Kasat Polair AKP La Ali, Kasi Humas AKP Abd. N. Anggai, KBO Lantas IPTU Wakid Sugianto, S.Sos, KBO Bimmas IPTU Edi Limbu Sujono, IPTU Sudarmono, IPDA Arman Jany, AIPDA Didi Bachmid, AIPDA Wahyudi Mandola serta Bripda Alam.


Kehadiran mereka menunjukkan soliditas institusi dalam mengawal ketertiban wilayah.

​Rangkaian kegiatan yang diakhiri dengan Sholat Tarawih, Witir, serta sesi foto bersama ini resmi ditutup pada pukul 20.35 Wita.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan tercipta kesadaran kolektif bahwa menjaga keamanan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab sosial bersama. (Kiti)

Berita Terkait

Kapolres Aceh Timur Tinjau Langsung Pendampingan Pendaftaran Parlinsos di Polsek Nurussalam
Proyek Irigasi P3-TGAI Rp195 Juta di Aceh Tenggara Diduga “Akal-Akalan”, Serobot Lahan Warga & Mutu Fisik Ambrol!
Kasek,Bendahara dan SLTA Bireuen Ikuti Sosialisasi IBC Bank Aceh Syariah
Tos-tosan Menegangkan! Putra Lancang Kembang Tonjong Bungkam UFC Gajah Ayee, NSS Grong-Grong Beri Dukungan
Polda Banten Ucapkan Selamat Hari Maritim Nasional 2026, Bersatu untuk Laut, Berdaulat untuk Indonesia Maju
Camat Peusangan Selatan Lantik Ramadhan dan Hasbi sebagai Keuchik
Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan
Pusziad Pamerkan Jembatan Hingga Pembangkit Listrik Portabel di TNI Fair HUT ke-79 TNI
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:41

Belum Punya Sertifikat UKW, Bukan Berti Tak Boleh Meliput! Dewan Pers Luruskan Polemik Wartawan

Rabu, 23 September 2026 - 12:30

FPRMI Aceh Desak BNN-Mabes Polri Usut Oknum Anggota DPR dan Pejabat Aceh

Rabu, 23 September 2026 - 12:29

Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi, Polsek KPS Bitung ‘Ngopi Bareng’ Insan Pers

Rabu, 23 September 2026 - 07:49

Infrastruktur Lemah dan Kemiskinan Ganjal Ekonomi Biru di Simeulue, Denfinal Dorong Reorientasi Kebijakan

Rabu, 23 September 2026 - 07:35

Donni Dituduh Mencuri, Diseret dan Diusir, GRPK Soroti Aksi Main Hakim di Tanah Karo

Selasa, 22 September 2026 - 12:55

BNN Kota Denpasar Hadiri Perpanjangan MoU BNN RI dan Australian Federal Police

Selasa, 22 September 2026 - 12:05

PKB Langsa Bangkit, Struktur DPAC Diperkuat, Target Kursi DPRK Mulai Dibidik

Selasa, 22 September 2026 - 11:06

Miras Ilegal Diduga Marak di Waisai, Penertiban Dipertanyakan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Pakta Integritas dan Pengawasan yang Diuji

Kamis, 24 Sep 2026 - 01:27