Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Peraga Busana Kekinian , Rebut Piala Ibu Bupati Tabanan

- Editor

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0;
sv:16.2.9.0.W20;
module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: null;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; sv:16.2.9.0.W20; module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: null;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: off;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

Tribune Indonesia. com, Bali – Museum Majapahit Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi lokasi pelaksanaan Lomba Peragaan Busana Majapahit Kekinian, Sabtu 20/6/2026. Kegiatan yang memperebutkan Piala Bupati Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya ini digelar dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno.

Lomba mengusung tema “Melalui sentuhan modern dan kreativitas generasi masa kini, semangat Majapahit kembali hadir di atas panggung dalam balutan busana yang anggun dan penuh makna”. Peserta berasal dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas serta masyarakat umum.

Acara dihadiri Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dekranasda Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Forkopimda Tabanan.

Direktur Utama Museum Majapahit Tanah Lot I Gusti Made Suryantha Putra dalam sambutannya menyampaikan museum memiliki peran strategis sebagai lembaga pelestarian sejarah dan budaya berbasis pendidikan kontekstual. Pemilihan momentum Bulan Bung Karno didasarkan pada nilai yang diajarkan Presiden pertama RI.

“Bung Karno menyampaikan tiga hal penting, yaitu berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya. Nilai tersebut diterapkan Museum Majapahit sebagai laboratorium pengembangan kebudayaan dari masa lampau hingga masa kini,” ujarnya.

Melalui lomba ini, peserta diajak mengintegrasikan pengetahuan sejarah Majapahit dengan kreativitas digital agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik, relevan, dan bermakna. Tujuan kegiatan meliputi penumbuhan kecintaan terhadap budaya Nusantara sejak usia dini, pengembangan kreativitas edukatif, serta pengasahan bakat di bidang peragaan busana.

Penilaian lomba dilakukan oleh tiga dewan juri profesional, yaitu Lisa Mantjika mantan Putri Pariwisata dan Budaya Putri Indonesia, desainer nasional Gede Yudi, dan Andri Purwanto pakar modelling, public speaking, serta entertainment.

Lisa Mantjika menjelaskan aspek penilaian mencakup kesesuaian tema, keserasian busana dengan usia peserta, kerapian, tata rambut, tata rias, serta teknik catwalk. Karena dilaksanakan di lingkungan museum, kostum yang memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit menjadi penilaian utama.

Baca Juga:  Kampus di Bali Dukung Kelompok Subur Jaya Tingkatkan Produksi Kompos Berkualitas

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang hadir mewakili Bupati Tabanan mengapresiasi inisiasi Museum Majapahit. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya sebagai ajang kreativitas, tetapi juga sarana edukasi untuk mengenalkan nilai sejarah, budaya, dan jati diri bangsa.

“Warisan budaya Majapahit memiliki nilai luhur yang patut dipelajari, dipahami, dan dilestarikan. Peragaan busana ini memadukan elemen sejarah Kerajaan Majapahit dengan gaya modern. Melalui inovasi, kita menunjukkan budaya tidak hanya milik masa lalu, tetapi terus hidup dan menyesuaikan perkembangan zaman,” kata I Made Dirga.

Ia berharap peserta menjadikan lomba sebagai momentum untuk meningkatkan rasa percaya diri, wawasan budaya, serta kecintaan terhadap warisan leluhur. “Menang atau kalah bukan tujuan utama, melainkan bagaimana kita bersama mempertahankan, menjaga, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan budaya bangsa,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan, lanjut I Made Dirga, berkomitmen mendukung kegiatan pelestarian budaya, penguatan karakter generasi muda, dan pengembangan pariwisata berbasis budaya guna mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Dekranasda Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini sebagai upaya pelestarian sejarah yang luar biasa. Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai sejarah kepada generasi muda.

“Kita jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kegiatan ini tidak sekadar peragaan busana, tetapi juga bagaimana kita meneladani makna jasa besar Bung Karno. Penanaman sejarah sejak usia dini akan lebih melekat,” ujarnya.

Rai Wahyuni juga menyampaikan kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian pelaku usaha mikro kecil menengah UMKM, khususnya pengerajin tekstil di Kabupaten Tabanan.(van)

 

Berita Terkait

Anggaran Dana BOS SMAN 1 Lubuk Pakam Tahap I 2024 Dipertanyakan, Selisih Penggunaan Capai Rp10,82 Juta
Kembali ke Almamater, Kadis Kominfo Bitung Altin Tumengkol Bakar Semangat Mahasiswa Baru FISIP UNSRAT
Dari Pinang Tak Produktif Menjadi Kebun Manfaat, SMA Negeri 1 Badar Sulap Halaman Sekolah Jadi Aset Pendidikan
PIB College Tegaskan Komitmen Go Global Lewat Short Course 
Sambut HUT RI ke-81, SMPN 1 Manyak Payed Gelar Kerja Bakti Wujudkan Semangat Gotong Royong dan Cinta Tanah Air
Mahasiswa Doktoral UPI Y.A.I Perkuat Mental Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus melalui Program The Power of Mind
​Sudarto Katijo Dampingi Kakan Kemenag Bitung Pantau Kreativitas Siswa di Area Perkemahan MTsN 1
Batasi Kuota Pendaftaran Demi Aturan Dapodik, MTsN Prioritaskan Mutasi Jalur Formal Ber-NISN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:43

VIRAL POPULER DI HARI KEMERDEKAAN! Berkat Beasiswa Kapolri Listyo Sigit, Mahasiswa USU Ahli Gizi dan Pengobatan Gratis Sukses Bedah Buku Internasional di UI — Karya Ditetapkan Referensi Akademik Dunia, Segudang Prestasi Membanggakan Indonesia!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:45

RUA ke-4 AIPNI Regional I Aceh : Penguatan Kurikulum OBE dan Kepemimpinan Berlanjut

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:03

Dr. H. Zulkifli, S,Ag, M.Pd Ziarah ke Makam Pahlawan Kolonel Hussein Yusuf

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:27

Kapolres Bireuen Pimpin Uacara Ziarah Nasional Peringati HUT KE-81 RI 

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:12

Kapolres Bireuen Hadiri Upacara Pengukuhan Paskibraka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:18

Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST mengukuhkan 35 anggota Paskibraka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:04

Polisi Bersihkan Sampah Usai Zikir Peringatan HDA di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:57

Paskibraka Bireuen 2026 menggelar gladi bersih,Jelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Berita Terbaru

‎Kejari Bitung Erwin Widihantono, S.H., M.H., Saat menyaksikan penandatanganan Walikota Bitung dan Dandim 1310/Bitung di TMP. (Dok. Istimewa)

Pemerintahan dan Berita Daerah

​Hormati Jasa Pejuang, Kejaksaan Negeri Bitung Khusyuk Ikuti Renungan Suci di TMP

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:15