PPWI Bireuen, Desak Kapolres Baru Serius Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Disporapar Bireuen.

- Editor

Sabtu, 12 April 2025 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BIREUEN.Tribuneindonesia.com
Kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bireuen seolah menjadi “bola panas” yang digantung di udara tanpa kejelasan. Meski telah lama ditangani oleh Polres Bireuen, hingga kini publik belum melihat adanya perkembangan berarti.

Plt Ketua DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Bireuen, Muhammad Sulaiman, angkat bicara keras terhadap mandeknya proses hukum tersebut. Ia mendesak Kapolres Bireuen yang baru, AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., untuk mengambil sikap tegas dan tidak membiarkan kasus ini menguap begitu saja, Sabtu 12 April 2025.

“Sudah terlalu lama kasus ini terombang-ambing. Bahkan, pada 30 Desember 2024 lalu, Polres Bireuen sempat menggelar konferensi pers, mengumumkan bahwa mereka menangani kasus dugaan korupsi di Disporapar. Namun sejak saat itu, tidak ada tindak lanjut yang nyata, bahkan setelah pergantian Kasat Reskrim dan Kapolres,” ujar Sulaiman dengan nada kecewa.

Baca Juga:  Mahasiswa Universitas Battuta Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana Sumatera dan Aceh

Ia menilai, ada kesan bahwa kasus ini sengaja diperlambat atau bahkan dibiarkan tenggelam. Padahal, publik berhak tahu kebenaran dan pelaku korupsi seharusnya tidak diberi ruang bebas melenggang.

“Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Kami menuntut transparansi dan keseriusan. Apalagi ini menyangkut uang rakyat. Bila aparat penegak hukum abai, maka akan lahir krisis kepercayaan di tengah masyarakat,” tegas Sulaiman.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani melalui Kasat Reskrim Iptu Jeffryandi S.Tr.K, S.I.K, M.Si menyebutkan bahwa kasus dugaan korupsi di Disporapar Bireuen masih dalam proses, termasuk pemeriksaan oleh BPK dan ahli.(Adi S/*)

Berita Terkait

Dana Desa Penosan Induk Diduga Tak Transparan, LSM Desak Aparat Bertindak
Bantahan Resmi Kakan Kemenag Aceh Tenggara: Isu Pungli OSMA 2025 dan Surat Misterius Tak Berdasar
​Rosita Tolak Berdamai, Kasus Pencemaran Nama Baik Bakal Berlanjut 
Kakan Kemenag Aceh Tenggara Bantah Isu Pungli OSMA 2025: Surat Kaleng dan Narasi Medsos Dinilai Fitnah
Gelar Doktor Tri Firdaus Akbarsyah.S.H., M.K : Kontribusi untuk Bangsa dan Negara
Perkuat Kesadaran Hukum Generasi Muda, Kejari Bitung Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah di SMK N 1
Semua Sekolah Harus Punya Produk Unggulan Sesuai Dengan Potensi Lingkungan Sekolahnya
Tragedi Idi Cut 3 Februari 1999 Pelanggaran HAM Berat
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 03:32

Latih Jiwa Wirausaha Sejak Dini, SDN 19 Pegasing Gelar Market Day

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:20

Jejak Sejarah Melayu di Pagar Merbau,Rumah Adat Peninggalan Era Kesultanan Serdang Sarat Nilai Budaya

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:55

Kabar Kurang Menggembirakan bagi Guru Lulusan PPG 2025, TPG Belum Dialokasikan di APBN 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 14:25

Jumat, 23 Januari 2026 - 03:16

SMAN 2 Delima: Perkuat Pendidikan Karakter dan Spiritualitas Siswa 

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:10

37 Tahun Bersua, Alumni SMANSA 91 Tebing Tinggi Rayakan Reuni Penuh Kehangatan

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16

Upacara Awal Tahun SDN 1 Banding Agung Teguhkan Semangat Jalan Lurus

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:13

Mabit Ke Tiga Mumtaz Mahal Academy Hadirkan Malam Penuh Makna Bangun Iman Takwa dan Karakter Peserta Didik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x