Polisi Kotamobagu Amankan Terduga Remaja Penganiaya dengan Senjata Tajam Panah Wayer

- Editor

Senin, 27 Januari 2025 - 04:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kotamobagu, Sulut | Tribuneindonesia.com

 

Dugaan penganiayaan dengan senjata tajam jenis panah wayer membuat Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kotamobagu mengamankan seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun warga Kecamatan Kotamobagu Barat. Senin (27/01/25).

Pasalnya, pada kamis (22/01), anak remaja FT (17) warga kelurahan Mogolaing terkena senjata tajam anak panah wayer saat berada di kelurahan Mongkonai, yang kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib dan menjadi dasar penangkapan terduga pelaku.

Mendapatkan laporan tersebut Tim Resmob Sat Reskrim Kotamobagu segera bergerak, Terduga pelaku pun berhasil ditangkap pada Sabtu (25/01) sebagai tindak lanjut dari laporan warga yang menyatakan bahwa anak remajanya FT (17) terkena senjata tajam anak panah wayer di kelurahan Mogolaing.

Diketahui, Laporan Polisi LP/B/01/I/2025/SPKT/Polres Kotamobagu/Polda Sulut menjadi dasar tindak lanjut penyelidikan yang mengarah pada penangkapan terduga pelaku pada Sabtu (25/1).

Baca Juga:  190.576 gram Sabu Disita, Tersangka di Serahkan ke Kejari Bireuen, Dua Pelaku Masih Buron

Saat diamankan terduga pelaku mengaku tak ada motif apapun dalam kejadian ini, dia hanya coba membuat senjata tajam jenis panah wayer tersebut dan melontarkannya saat berada di lapangan kelurahan Mongkonai dan mengenai korban.

Kapolres Kotamobagu AKBP Irwanto, SIK, MH melalui Kasi Humas AKP I Dewa Dwiadnyana membenarkan terduga pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

“Masyarakat dihimbau tidak coba-coba membuat senjata tajam jenis panah wayer, karena Polres Kotamobagu akan gerak cepat melakukan penangkapan siapapun pelaku pembuat apalagi menggunakannya yang dapat membahayakan orang lain” Imbau Kasi Humas. (Talia)

Berita Terkait

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado
Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup
​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah
Tekan Kriminalitas, Polsek Matuari Gencarkan Patroli dan Pengawasan di Titik Rawan
Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta
Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa
Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara
TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:39

​Identitas Terungkap: Staf Khusus Gubernur Sulut Diduga Lecehkan Perempuan di Warung Makan Manado

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:04

Sulut di Ambang Kolaps Ekologis: Obral Izin Tambang Kepung Ruang Hidup

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:44

​TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan 74 Ton Arang Bakau di Tanjung Priok, Negara Nyaris Rugi Miliaran Rupiah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:15

Aplikasi SIGNAL Corporate, Rapat Koordinasi Bersama Stakeholders Digelar di Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20

Warga Lawe Berigin Horas Tolak Hasil Audit Inspektorat, Desak Kejaksaan Audit Ulang Dana Desa

Sabtu, 31 Januari 2026 - 03:57

Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Kunjungi Sekolah SMA dan SMK di Aceh Tenggara

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:37

TNI dan Masyarakat Terus Membantu Membersihkan Rumah Warga Pasca Banjir dan Tanah Longsor

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32

Enam Bulan Absen Masuk Kantor, ASN Di Dinas LHK Agara Dilaporkan.

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x