​Modernisasi Kesehatan Matra Laut, Ladokgi REM Bedah Isu Forensik di Hadapan 1.000 Peserta

- Editor

Sabtu, 4 April 2026 - 02:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Tribuneindonesia com –Upaya penguatan profesionalisme kesehatan matra laut terus dipacu oleh TNI Angkatan Laut melalui pemutakhiran ilmu pengetahuan, Sabtu (04/04/26).

Langkah strategis ini diwujudkan oleh Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI AL RE Martadinata dengan menggelar webinar nasional bertajuk “Current Issues in Forensic Odontology and Its Application in Military Dentistry” yang berpusat di Captain Longue Room, Jakarta Pusat, Rabu (01/04).

​Forum edukasi berskala besar tersebut berhasil menyedot perhatian luas dengan partisipasi sedikitnya 1.000 peserta secara daring.

Sebaran peserta mencakup berbagai kalangan, mulai dari dokter gigi militer dan praktisi kesehatan hingga akademisi serta mahasiswa dari seluruh pelosok tanah air, yang berkumpul dalam satu platform virtual untuk mendalami urgensi odontologi forensik di dunia militer.

Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Laut (Kapuskesal), Laksamana Muda TNI dr. Sujoko Purnomo, Sp.B., yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Ladokgi RE Martadinata.

Menurutnya, pengangkatan isu odontologi forensik sangat relevan dengan tantangan tugas kesehatan TNI AL saat ini yang menuntut ketelitian dan validitas data medis yang tinggi.

Baca Juga:  Keren! Kadet ASEAN Jajal Simulasi Tempur VBSS di Atas KRI Bima Suci

​Senada dengan hal tersebut, Pgs. Kaladokgi RE Martadinata, Kolonel Laut (K) drg. Ketut Triwanto, Sp.Ort., dalam sambutannya menekankan bahwa penguasaan metode identifikasi terbaru merupakan keharusan.

Ia menegaskan bahwa teknologi odontologi yang mumpuni bukan sekadar pendukung medis, melainkan instrumen vital dalam menyukseskan tugas operasional militer maupun misi kemanusiaan di lapangan.

Tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memberikan instruksi tegas kepada seluruh prajurit Jalasena untuk tidak berhenti mengasah kompetensi teknis.

Kasal menyoroti bidang kesehatan gigi sebagai salah satu pilar penting yang harus dikembangkan guna mencetak personel yang memiliki daya saing global di tengah kemajuan teknologi medis yang pesat.

​Melalui penyelenggaraan webinar ini, TNI AL berharap munculnya standarisasi baru dan peningkatan keahlian bagi para dokter gigi militer.

Selain bertujuan mewujudkan prajurit yang profesional dan modern, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik motivasi serta sumber inspirasi bagi seluruh insan kesehatan di lingkungan TNI untuk terus berinovasi demi pengabdian bangsa. (talia)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala
Dua Jalan Jembatan Darurat Mbarung Dan Natam Putus Dua Kecamatan Terisolir
BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:50

BREAKING NEWS! Api Lahap Tebing Lonobi, BPBD–Polres Raja Ampat Turun Langsung, Medan Ekstrem Jadi Kendala

Minggu, 27 September 2026 - 12:21

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 September 2026 - 04:48

Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi

Minggu, 27 September 2026 - 01:29

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Sabtu, 26 September 2026 - 16:34

Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran

Sabtu, 26 September 2026 - 15:56

Pengawasan APIP Ungkap Temuan Rp2,17 Miliar pada 8 Desa Dalam Kabupaten Simeulue

Sabtu, 26 September 2026 - 10:50

KUA-PPAS Perubahan 2026: Fraksi Demokrat Raja Ampat Beri Catatan Keras untuk Pemerintah Daerah

Sabtu, 26 September 2026 - 10:41

Fraksi Demokrat Bongkar 10 Catatan APBD-P 2026, Desak Bupati Nonaktifkan Kepala Kampung yang Terkena LHP

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Piagam Rabies dan Target Bebas 2030

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:21