Keselamatan dan Konektivitas Jadi Fokus, BPJN Aceh Tangani Dampak Kerusakan Jembatan Enang-Enang

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bener Meriah|Tribuneindonesia.com

Komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas infrastruktur dan keselamatan masyarakat terus ditunjukkan melalui langkah cepat yang dilakukan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh terhadap kondisi kerusakan berat Jembatan Enang-Enang yang saat ini dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan keterangan dari Kasatker Wilayah III BPJN Aceh, M. Abdul Aziz, penanganan permanen terhadap Jembatan Enang-Enang direncanakan mulai memasuki tahap desain hingga pelaksanaan pekerjaan pada tahun 2027–2028, mengingat tingkat kerusakan jembatan yang sangat berat dan membutuhkan penanganan teknis secara menyeluruh.

Menurut BPJN Aceh, kondisi eksisting jembatan tidak lagi memungkinkan untuk dilalui kendaraan karena terdapat bagian konstruksi yang telah roboh, disertai dua titik badan jalan yang mengalami kerusakan serius hingga putus. Situasi tersebut dinilai sangat berisiko dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila dipaksakan untuk dilintasi.

Sebagai bentuk respons cepat guna menjaga kesinambungan mobilitas masyarakat, BPJN Aceh telah membuka sekaligus membangun akses jalan alternatif Werlah–Weh Porah sepanjang sekitar 4 kilometer sebagai pengganti jalur Enang-Enang. Pada tahun ini, pemerintah juga tengah membangun dua unit jembatan di jalur alternatif tersebut guna memastikan kelancaran akses transportasi masyarakat.

Baca Juga:  GMPB peduli Bencana Gelar Aksi Desak Bupati Agara Copot Kalaksa Dan Kadis Sosial

BPJN Aceh juga berencana melakukan pelebaran serta perbaikan ruas jalan alternatif dalam waktu dekat guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan. Meski berstatus jalan daerah, dukungan tetap diberikan sebagai bagian dari upaya menjaga aksesibilitas masyarakat secara berkelanjutan.

BPJN Aceh juga meluruskan sejumlah informasi yang berkembang di masyarakat terkait kondisi jalur Enang-Enang. Berdasarkan hasil evaluasi teknis di lapangan, jalan tersebut dinyatakan belum aman dilalui karena masih terdapat titik rawan yang berpotensi resiko, bila para pengendara memaksakan melintas.

BPJN mengimbau masyarakat untuk sementara menggunakan jalur alternatif Werlah–Weh Porah yang telah disiapkan pemerintah hingga proses penanganan permanen terhadap Jembatan Enang-Enang dapat direalisasikan.

Langkah yang dilakukan BPJN Aceh dinilai mencerminkan pendekatan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada percepatan konektivitas, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan publik, mitigasi risiko, dan keberlanjutan akses transportasi masyarakat di wilayah terdampak.

Berita Terkait

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI
Polsek Gandapura Gencarkan Patroli KRYD Cegah Karhutla, Imbau Warga Tak Bakar Lahan
Carles Imbir Ajak Rakyat Raja Ampat Kawal DPRK: Pastikan Berjalan Sesuai Aturan dan Aspirasi
Ketua DPRK Raja Ampat Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Tepat Sasaran
FKLL Jakarta Selatan Perkuat Sinergi Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Jalan Ciputat Raya Kebayoran Lama
Kapolres Aceh Timur Silaturahmi ke Abu Paya Pasi, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Peringati Maulid Nabi, Kapolres Aceh Timur Santuni puluhan Anak Yatim
Fraksi Otsus DPRK Raja Ampat Soroti Dana Otsus Rp268 Miliar: Jangan Hanya Jadi Angka di APBD
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:40

Jepang Memberi Makan Gratis Tanpa Keracunan- Mengapa Kita Tidak Bisa? Pemimpin Harus Mencicipi Dulu!

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:19

Jangan Menjadi Pemimpin — Gubernur Atau Siapa Pun — Untuk Menciptakan Kebohongan Kepada Rakyat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 03:14

Korupsi Menggurita — Mengapa Koruptor Diperlakukan Istimewa, Rakyat Yang Disiksa?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:48

Ketika Tanah Leluhur Diambil — Tanda Peradaban yang Akan Hancur

Rabu, 19 Agustus 2026 - 04:43

Belajarlah kepada India — Bukan Meniru, Tapi Membangun Peradaban Sendiri

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:59

Kerajaan Babilon: Kekuasaan yang Lupa Pencipta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:56

Bangsa Kaya yang Terjatuh karena Melupakan Rakyat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:54

Kesombongan yang Menjatuhkan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Deli Serdang Kembangkan Bawang Merah di Namorambe, Target Produksi 13 Ton

Minggu, 27 Sep 2026 - 08:04

Sosial

BERJUANG SENDIRI, TAPI TIDAK HARUS MENUTUP DIRI

Minggu, 27 Sep 2026 - 07:11

Feature dan Opini

Panggil BKPSDM Soal IPDN Dipertanyakan, Warga: Jangan Salah Sasaran!

Minggu, 27 Sep 2026 - 01:29