Kajari Bitung Hadiri Penutupan Pemeriksaan BPK RI di Kejati Sulut

- Editor

Senin, 9 Maret 2026 - 12:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado | Tribuneindonesia.comKepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung, Krisna Pramono, S.H., menghadiri agenda penting berupa exit meeting yang diselenggarakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Senin (09/03/26).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara tersebut menandai berakhirnya rangkaian audit lapangan di lingkungan korps adhyaksa wilayah Sulawesi Utara.

​Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh tim auditor negara ini merupakan prosedur rutin untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi keuangan.

Kehadiran Kajari Bitung dalam forum tersebut menegaskan komitmen jajaran Kejaksaan Negeri di daerah dalam mendukung transparansi serta keterbukaan informasi terkait penggunaan anggaran negara selama periode berjalan.

​Mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Wakil Kepala Kejati Sulut, Eko Adhyaksono, S.H., M.H., memimpin langsung jalannya pertemuan tersebut.

Agenda ini juga turut dihadiri oleh jajaran Asisten, Kajari Manado, hingga para pejabat struktural lainnya seperti Kasi dan Kasubbag, serta staf pengelola keuangan dari berbagai bidang di lingkup Kejati Sulut.

Dalam pemaparannya, tim pemeriksa BPK RI menyampaikan poin-poin krusial yang menjadi rangkuman hasil audit selama masa penugasan di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Kajati Sulut yang Baru Disambut Hangat Wagub Victor Mailangkay

Penyampaian draf temuan dan evaluasi ini merupakan fase final yang sangat krusial, sebelum nantinya BPK RI menerbitkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang bersifat resmi dan mengikat.


​Diskusi dalam exit meeting tersebut berlangsung interaktif sebagai bentuk klarifikasi akhir atas data-data yang telah dihimpun oleh tim pemeriksa.

Langkah ini diambil guna memastikan bahwa setiap catatan yang diberikan oleh BPK RI telah dipahami dengan baik oleh satuan kerja terkait, guna perbaikan tata kelola di masa mendatang.


Melalui momentum ini, diharapkan sinergisitas antara BPK RI dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara beserta jajarannya semakin solid.


Tujuan utamanya adalah menciptakan iklim pemerintahan yang bersih (good governance) serta memastikan setiap rupiah keuangan negara dikelola secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. (talia)

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Industri, SMK Negeri 1 Bitung Siapkan Guru Magang Selama Dua Bulan
​Pemkot Manado dan PN Manado Perkuat Sinergi Pelayanan Publik
Bitung Siaga Tawuran! Kapolres Ringkus 20 Pelaku demi Keamanan Wilayah
Alumni Jayabaya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Jasa Raharja DKI Jakarta Perkuat Sinergi Keselamatan Road Safety di Titik Rawan Jakarta Pusat
Manfaatkan Celah Pergantian Sif Polisi, Belasan Remaja di Bitung Gelar Tawuran Berdarah di Pertigaan Epang
Jam Komandan di Surabaya, Kolonel Marvill Tekankan Profesionalisme dan Sinergi Senior-Junior
​Uhud: Fragmen Pengorbanan dan Kesetiaan di Garis Depan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 07:18

Ketua PJS Aceh Tengah Kecewa Sikap Pemkab Bener Meriah Soal Tudingan Rp15 Juta terhadap Wartawan

Senin, 9 Maret 2026 - 06:39

Alat Negara di duga dirampok! nama mantan Kabid Ketahanan Pangan Sumut ikut terseret

Senin, 9 Maret 2026 - 01:33

Lembu Liar Kuasai Kebun Negara, Warga Pagar Merbau Resah

Senin, 9 Maret 2026 - 01:20

Zakiyuddin Harahap Santuni Anak Yatim di Bukber Gerindra Sumut

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:34

BGN Hentikan Sementara Operasional 28 SPPG di Aceh, Termasuk di Bener Meriah

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:16

Seribu Umat Berdoa Tolak Bala, Hamparan Perak Gaungkan Spirit Religius

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:18

Penghormatan Terakhir untuk Paian Tumanggor

Minggu, 8 Maret 2026 - 02:40

Tanam Raya Jagung di Hamparan Perak, Pemkab Deli Serdang dan Polri Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terbaru