​Dugaan Penyerangan 15 WN China terhadap Prajurit TNI di Kalbar, Mabes TNI Pastikan Murni Persoalan Hukum

- Editor

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta|Tribuneindonesia.com

Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI) akhirnya memberikan keterangan resmi terkait insiden penyerangan terhadap sejumlah prajurit TNI di lokasi tambang emas di Kalimantan Barat, Selasa (16/12/25).

Dilansir dari media sosial Portal Militer Peristiwa yang menarik perhatian publik luas, lantaran menyentuh isu sensitif mengenai keamanan nasional dan keberadaan tenaga kerja asing di wilayah strategis, itu diduga melibatkan sekitar 15 warga negara China, seperti dilansir dari media sosial ‘Portal Militer’.

Mabes TNI memastikan kejadian ini murni sebagai persoalan hukum di lapangan, menepis spekulasi adanya konflik antarnegara.

​Insiden tersebut, menurut penjelasan TNI, bermula ketika aparat sedang menjalankan tugas pengamanan dan penertiban rutin di area pertambangan.

Upaya penegakan prosedur keamanan yang dilakukan oleh prajurit justru berujung pada kesalahpahaman dan penolakan keras dari sekelompok pekerja asing.

Situasi yang tak terkendali kemudian berkembang menjadi aksi penyerangan fisik yang mengakibatkan beberapa prajurit TNI mengalami luka-luka saat bertugas.

​TNI menegaskan bahwa tindakan pengamanan yang diambil telah sesuai koridor aturan yang berlaku, semata-mata demi menjaga stabilitas dan keselamatan operasional di kawasan tambang tersebut.

Baca Juga:  ​Perkuat Mitigasi Kebakaran, Pemkab Minahasa Terima Hibah Armada Damkar dari Pemprov DKI

Menyusul kejadian tersebut, kasus ini telah dilimpahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum untuk diproses secara tuntas sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.

Langkah ini sekaligus mempertegas bahwa yurisdiksi hukum Indonesia harus dihormati oleh semua pihak, termasuk pekerja asing.

​Lebih lanjut, TNI menekankan bahwa kepatuhan terhadap hukum dan regulasi adalah hal mutlak bagi setiap pihak yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Keberadaan tenaga kerja asing wajib disertai izin resmi yang valid dan harus menghormati aparat negara serta aturan yang berlaku.

Peringatan ini disampaikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan semua aktivitas, terutama di sektor pertambangan, berjalan tertib dan tidak mengganggu kedaulatan negara.

​Pemerintah Pusat, melalui koordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah daerah, juga telah mengambil langkah cepat untuk menjamin situasi pasca-kejadian tetap kondusif.

Pengawasan ketat terhadap aktivitas pertambangan yang melibatkan pihak asing akan ditingkatkan untuk mencegah terulangnya insiden serupa.

TNI menggarisbawahi komitmennya untuk terus memperkuat pengamanan nasional dan penegakan hukum demi melindungi kepentingan negara dan menjaga ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Berita Terkait

Menteri PU Komit Percepat Pembangunan Infrastruktur di Bireuen
Ramadhan Berkah, Polres Bireuen Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
MENEGUHKAN HATI DI BULAN SUCI, PANGKORMAR PIMPIN KULTUM PENUH INSPIRASI
7 Rumah Dilawe Ijo Kutacane Dilalap Sijago Merah
Pemda Bireuen Gelar Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Al Ikhlas Desa Alue Krueb Peusangan
Laporan Petani, Distributor Stock Gudang Pupuk Untuk Wilayah Kutacane Langka
​Kapal Jaring Terbakar di Perairan Lembeh
​Gubernur Yulius Selvanus Sambut Jaksa Agung, Perkuat Sinergi Hukum di Sulawesi Utara
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 03:16

Kini Perehaban Rumah RLTH Ibu Nilawati Nurdin Telah Memasuki Tahap Pengerasan Dinding

Selasa, 24 Februari 2026 - 02:59

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Turunkan Tower Menara Air Bersih yang Lebih Aman dan Tertata.

Senin, 23 Februari 2026 - 03:16

Satgas TMMD Ke-127 Bangun MCK di Jeumpa Sikureng, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat.

Senin, 23 Februari 2026 - 03:11

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Bentuk Badan Jalan di Desa Jeumpa Sikureng, Buka Akses dan Harapan Baru Warga.

Senin, 23 Februari 2026 - 03:08

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen Kebut Pengerjaan Jalan.

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:30

Warga dan Satgas TMMD Turunkan Gorong-Gorong untuk Pembangunan Jalan di Jeumpa Sikureung

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:14

Satgas TMMD Ke-127 Bangun Sumur Bor di Titik 3 Desa Jeumpa Sikureung.

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:09

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen dan Warga Bersatu Perbaiki Jalan Rusak di Jeumpa Sikureung.

Berita Terbaru