Dugaan Bau Korupsi Dana BOS Desak Polda Aceh Dan APH Periksa Dana BOS SMKN 1 Pante Bidari

- Editor

Jumat, 27 Juni 2025 - 15:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR/ Tribuneindonesia.com

Penggunaan Dana Biaya Operasional Sekolah Bos di SMKN.1 menuai tanda tanya,pasalnya dana Bos dengan angka hampir ratusan juta dialokasikan setiap tahunnya namun Sekolah tidak mengalami perubahan yang signifikan sehingga menimbulkan dugaan adanya praktek Korupsi KKN dan Nepotisme Dana Bos yang terjadi di Sekolah SMK tersebut. jumat 27 Juli 2025.

Pada tahun 2023- SMKN 1 Pante Bidari mendapatkan alokasi dana Bos reguler tahap 1 mencapai Rp 130.975.000 dan tahap 2 Rp.130.975.000
demikian juga di tahun 2024 SMKN 1 Pante Bidari juga mendapatkan alokasi dana Bos reguler tahap 1 Rp. 214.375.000 dan tahap 2 Rp. 214.375.000
pada setiap tahunnya.

Meskipun Dana Bos yang diterima oleh sekolah dengan angka yang fantastis, SMKN 1 Pante Bidari, tetap dijadikan sebagai sekolah prioritas untuk menerima bantuan seperti rehabilitasi gedung sekolah dengan kerusakan sedang, namun di tahun di 2023 juga
sejumlah bantuan lainnya itu diluar dana Bos,

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Dana Desa Sudiharjo 1 Jati Baru, GRPK Desak Percepatan Pemeriksaan Inspektorat Deli Serdang

Dengan adanya suntikan bantuan tersebut secara otomatis Dana Bos hanya dialokasikan untuk kegiatan non fisik seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pembayaran gaji guru honorer serta pengadaan ATK dan kebutuhan lainnya, anehnya dalam LPJ dana Bos sekolah tersebut hampir tidak adanya Silpa, Sedangkan untuk kegiatan Organisasi Siswa (OSIS) SMK N.1 Pante Bidari diduga adanya dikutip langsung dari Siswa.

Dengan berbagai persoalan tersebut sudah sepatutnya Inspektorat Provinsi Aceh dan Aparat penegak hukum untuk melakukan audit terhadap penggunaan anggaran Dana Bos di SMK N.1, mulai dari tahun 2022,2023 dan 2024 yang diduga maraknya terjadi korupsi dan mark up anggaran yang berpotensi adanya kerugian bagi negara dalam realisasi anggaran Bos tersebut,ucap Saipul Ismail (SF)

Berita Terkait

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat
Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.
UBHARA JAYA RAYAKAN DIES NATALIS KE-31, 497 LULUSAN DILANTIK  
GEGER! Kantor Desa Paya Metah Karang Baru Diduga Numpang di Rumah Pribadi Datok, Dana Sewa Kemana?
Eks GAM Denmark: Aceh Harus Melegalisasi Izin Tambang Emas Rakyat
WANITA: YANG MEMBENTUK ARAH KEHIDUPAN
MENYAMBUT INDONESIA EMAS 2045: WISUDA DIES NATALIS KE-31 UBHARA JAYA
Arief Martha Rahadyan: Menatap Pasar Eropa, IEU-CEPA Momentum Perluas Pasar Ekspor
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 23:41

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 September 2026 - 15:41

BREAKING NEWS! APBD Perubahan Raja Ampat Disahkan, Mansur Shadan: Setiap Rupiah Harus Berdampak ke Rakyat

Selasa, 29 September 2026 - 13:57

Dibantah Kepala Satpol PP, Endi Tetap Bawa Dugaan Ancaman Wartawan ke Polda PBD”.

Selasa, 29 September 2026 - 11:02

JALAN NASIONAL DESA KUNING I ACEH TENGGARA HANCUR LEBUR BAK KUBANGAN KERBAU, LSM KPK-RI SEMPROT TEGAS KINERJA BPJN

Selasa, 29 September 2026 - 05:22

Selamat datang Peserta Pendidikan dan Pelatihan Laskar Gerindra Kabupaten Simeulue Tahun 2026.

Senin, 28 September 2026 - 16:33

Demi Keselamatan Raja Ampat, Kepala BPBD Ingatkan Warga Hentikan Pembakaran Lahan

Senin, 28 September 2026 - 15:29

BREAKING NEWS: Lonobi Membara, Tim Gabungan Berjibaku di Tebing Terjal

Senin, 28 September 2026 - 12:21

Tiga Aplikasi, Ujian Baru Perizinan

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Rumah Data Disiapkan, bilangan Nominal Masih Terpecah

Selasa, 29 Sep 2026 - 23:41

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x