Diterpa Pemberitaan Miring Dana BOS, Fakta Lapangan Bantah Tuduhan ke SMAN 2 Percut Sei Tuan

- Editor

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DELI SERDANG | TribuneIndonesia.com Maraknya pemberitaan miring di sejumlah media online dan media sosial, termasuk TikTok, terkait dugaan penyalahgunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di beberapa SMA Negeri di Kabupaten Deli Serdang, menuai polemik serius. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran sorotan adalah SMAN 2 Percut Sei Tuan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, sekolah tersebut disebut menerima Dana BOS sekitar Rp1,3 miliar per tahun namun dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik sekolah. Bahkan, salah satu media menuliskan narasi adanya dinding sekolah yang retak dan terkesan tak terawat. Tuduhan itu langsung memantik kegaduhan di ruang publik, seolah-olah pihak sekolah sengaja mempermainkan anggaran negara.

Namun fakta di lapangan berbicara sebaliknya.

Tim yang turun langsung melakukan peninjauan ke lokasi sekolah menemukan kondisi fisik bangunan dalam keadaan baik, rapi, dan terawat. Tidak ditemukan dinding bolong, kerusakan parah, atau ruang kelas yang tidak layak pakai sebagaimana diberitakan. Ruang kelas tertata, lingkungan sekolah bersih, dan perpustakaan tampak dikelola dengan baik.

Alokasi Dana BOS tahun 2025 di sekolah tersebut memang digunakan untuk beberapa pos utama, di antaranya:

pengembangan perpustakaan,

pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah,

langganan daya dan jasa,

kegiatan pembelajaran serta administrasi sekolah.

Seluruh peruntukan anggaran tersebut terbukti ada realisasinya di lapangan. Pemeliharaan sekolah tampak nyata, pengembangan perpustakaan berjalan, serta aktivitas pembelajaran didukung fasilitas yang memadai.

Kepala sekolah, Suaibatul Aslamiah, saat ditemui di sekolah pada Kamis, 26 Februari 2026, menegaskan bahwa Dana BOS tahun 2025 telah dialokasikan sesuai ketentuan dan kebutuhan sekolah.

“Silakan lihat langsung kondisi sekolah kami. Tidak ada dinding bolong atau bangunan yang rusak seperti yang diberitakan. Semua anggaran digunakan sesuai peruntukannya,” tegasnya.

Baca Juga:  Siswi MAN 1 Pidie Raih Tiket Final Olimpiade Ekonomi FIPA se-Aceh

Ia juga menyampaikan bahwa pihak sekolah telah diperiksa oleh tim terkait. Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya penyimpangan sebagaimana dituduhkan dalam pemberitaan miring yang beredar.

“Tim pemeriksa sudah turun langsung dan melihat kondisi sekolah. Tidak ada temuan ketimpangan. Semua sesuai dengan yang kami kerjakan,” tambahnya.

Pemberitaan di sejumlah media online dan media sosial dinilai terkesan dipaksakan dan menggiring opini seolah-olah kepala sekolah sengaja melakukan penyimpangan anggaran. Padahal, hasil peninjauan lapangan dan pemeriksaan tim terkait justru menunjukkan kondisi sebaliknya.

Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa SMAN 2 Percut Sei Tuan dalam keadaan baik, tertata rapi, serta penggunaan Dana BOS selaras dengan kondisi fisik dan kegiatan pendidikan yang berjalan.

Polemik ini menjadi pengingat penting bagi media dan jurnalis untuk menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Pemberitaan semestinya dilakukan secara berimbang, diverifikasi di lapangan, dan tidak semata-mata mengejar sensasi dengan mengorbankan nama baik lembaga pendidikan serta para pendidik.

Dunia pendidikan tidak seharusnya dijadikan ladang framing sepihak. Kepala sekolah, guru, dan peserta didik bisa menjadi korban dari narasi yang tidak akurat dan tidak diverifikasi.

Hasil peninjauan langsung dan pemeriksaan tim terkait membantah tudingan yang beredar. Kondisi sekolah baik, penggunaan Dana BOS sesuai peruntukan, dan tidak ditemukan penyimpangan sebagaimana ditulis di sejumlah media.

Publik berhak mendapatkan informasi yang utuh, adil, dan berimbang. Fakta lapangan hari ini menegaskan satu hal: narasi miring terhadap SMAN 2 Percut Sei Tuan tidak sejalan dengan realitas yang ada.

Ilham Gondrong

Berita Terkait

93 Siswa SMA Negeri 3 Langsa Lolos SNBP 2026, Kepala Sekolah Apresiasi Kerja Keras Siswa dan Guru
Kualitas MBG Diprotes, 171 Paket Makanan Diduga Tak Layak Konsumsi di SMKN Kutacane
Dana BOS Mengalir untuk 57 Siswa, Dapodik Hanya 50: Ada Apa di SMK Ulang Kisat?
Singgah di SMAN 1 Meukek, Kadisdik Aceh Beri Motivasi ke Siswa dan Guru
SMAN 2 Percut Sei Tuan Buktikan Sekolah Pinggiran Mampu Cetak Anak Bangsa Berkarakter
Kajati Sumut diminta usut tuntas Dana Bos di SMKN 1 Petumbak kepsek  Bungkam Saat Dikonfirmasi
Dari Calang ke Panggung Nasional: Jejak Rijalul Maula di Grand Final Duta Siswa Indonesia 2026
SMP Negeri 4 Kutacane Fokus Bangun Pendidikan Karakter dan Kepedulian Lingkungan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:52

HRD Apresiasi Presiden Prabowo dan Menteri PU Jembatan Rangka Baja Weh Porak Bener Meriah Mulai Dibangun

Minggu, 12 April 2026 - 06:23

​Komitmen Polri Beri Rasa Aman, Polres Bitung Jadi Garda Terdepan di Selebrasi Paskah 2026

Minggu, 12 April 2026 - 05:46

Bupati Bireuen Buka Lomba Kualifikasi Best of The Best Sempoa Se-Aceh 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 08:12

​Ijab Qabul di Girian Weru: AKP Abdul Natip Anggai Nikahkan Putrinya dengan Bripda Nur Iman

Sabtu, 11 April 2026 - 02:20

Polres Bitung Gagalkan Penyelundupan Obat Keras Melalui Jasa Pengiriman, Pemuda 21 Tahun Terancam Pidana

Sabtu, 11 April 2026 - 00:53

​Langkah Terpadu TNI-Polri dan Pemprov Malut Redam Gejolak Pasca-Konflik di Halmahera Tengah

Sabtu, 11 April 2026 - 00:02

HRD Menegaskan pentingnya peran aktif kader dalam masyarakat

Jumat, 10 April 2026 - 16:06

Merasa Difitnah, Sarip Umar Klarifikasi Video Viral dan Ancang-ancang Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru

Pemerintahan dan Berita Daerah

Silaturahmi Tanpa Sekat, Bupati Deli Serdang Puji Kekompakan Alumni PAB Medan Estate

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:31

Perusahaan, Perkebunan dan Peternakan

Pemerintah Dukung Hutama Karya Percepatan Penyelesaian Jalan Tol Trans Sumatera

Minggu, 12 Apr 2026 - 10:09