Banjir Lumpuhkan SMKN 1 Peusangan, Kerugian Ditaksir Puluhan Miliar Lebih

- Editor

Senin, 22 Desember 2025 - 09:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen/Tribuneindonesia.com

Bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Bireuen beberapa waktu lalu meninggalkan dampak serius bagi dunia pendidikan. SMKN 1 Peusangan dipastikan mengalami kerugian material lebih dari Rp10 miliar, setelah hampir seluruh fasilitas sekolah rusak parah dan tidak dapat digunakan akibat terjangan air dan lumpur tebal.


Hingga Senin (22/12/2025), aktivitas sekolah masih lumpuh total. Lingkungan sekolah belum dapat dibersihkan karena endapan lumpur yang sangat tebal, sehingga proses belajar-mengajar terpaksa dihentikan sementara. Kondisi ini membuat pihak sekolah harus memulai kembali dari nol.

Kepala SMKN 1 Peusangan, Joko Triyanto, mengungkapkan bahwa pihak sekolah menghadapi kesulitan besar dalam upaya pembersihan secara mandiri. Menurutnya, lumpur yang menutupi area sekolah tidak mungkin ditangani dengan cara manual.
“Kami sudah sangat kelelahan. Lumpur setebal ini tidak mungkin diselesaikan tanpa bantuan alat berat. Namun keterbatasan anggaran membuat kami kewalahan,” ujar Joko.

Baca Juga:  Kejari Bireuen, Terima Tersangka dan Barang Bukti (Tahap II) Perkara Narkotika Dari Polda Aceh.

Saat ini, pihak sekolah hanya bisa menunggu kepastian dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Aceh untuk membantu proses pemulihan pascabencana. Bantuan tersebut sangat dibutuhkan agar SMKN 1 Peusangan dapat segera kembali beroperasi dan para siswa tidak terlalu lama kehilangan hak belajar mereka.
“Kami sangat berharap ada langkah cepat dari pemerintah. Anak-anak kami adalah masa depan, jangan biarkan mereka terlalu lama terhenti pendidikannya,” tuturnya dengan nada harap.

Ia juga berharap program Sekolah Merdeka benar-benar hadir dalam kondisi darurat seperti ini, bukan hanya sebagai konsep, tetapi sebagai solusi nyata bagi sekolah yang tertimpa musibah.

“Bencana boleh meruntuhkan bangunan, tetapi jangan sampai meruntuhkan semangat untuk bangkit dan belajar.”
Pihak sekolah berharap uluran tangan berbagai pihak agar proses pemulihan dapat segera dilakukan demi keberlangsungan pendidikan di SMKN 1 Peusangan.

Berita Terkait

Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda
​Pererat Sinergitas, PPWI Bitung Sambangi MTsN 1 di Bulan Suci Ramadhan
Menteri PU Komit Percepat Pembangunan Infrastruktur di Bireuen
Ramadhan Berkah, Polres Bireuen Berbagi Takjil Untuk Masyarakat
MENEGUHKAN HATI DI BULAN SUCI, PANGKORMAR PIMPIN KULTUM PENUH INSPIRASI
7 Rumah Dilawe Ijo Kutacane Dilalap Sijago Merah
Pemda Bireuen Gelar Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Al Ikhlas Desa Alue Krueb Peusangan
Laporan Petani, Distributor Stock Gudang Pupuk Untuk Wilayah Kutacane Langka
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 12:43

Polres Aceh Tenggara Raih Juara II Lomba Video Pendek Pamapta Polda Aceh 2026, Terima Penghargaan Langsung dari Kapolda

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:01

​Pererat Sinergitas, PPWI Bitung Sambangi MTsN 1 di Bulan Suci Ramadhan

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:23

Menteri PU Komit Percepat Pembangunan Infrastruktur di Bireuen

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:47

Ramadhan Berkah, Polres Bireuen Berbagi Takjil Untuk Masyarakat

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:40

7 Rumah Dilawe Ijo Kutacane Dilalap Sijago Merah

Senin, 23 Februari 2026 - 17:10

Pemda Bireuen Gelar Safari Ramadhan 1447 H di Masjid Al Ikhlas Desa Alue Krueb Peusangan

Senin, 23 Februari 2026 - 13:41

Laporan Petani, Distributor Stock Gudang Pupuk Untuk Wilayah Kutacane Langka

Senin, 23 Februari 2026 - 07:49

​Kapal Jaring Terbakar di Perairan Lembeh

Berita Terbaru