Sitaro | TribuneIndonesia.com
Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sulawesi Utara mengerahkan puluhan personel dan peralatan khusus guna menanggulangi dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (7/01/26).
Mobilisasi cepat ini dilakukan untuk memperkuat operasi evakuasi dan penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak, yang kondisi lingkungannya masih memprihatinkan.
Dalam keterangan resminya, Direktur Samapta Polda Sulut, Kombes Pol Moh Zamroni, memastikan sebanyak 56 personel tangguh telah dikirim ke lokasi bencana.
Selain itu, armada kendaraan khusus dan perlengkapan SAR lengkap juga didistribusikan untuk mendukung proses pemulihan infrastruktur dan fasilitas publik yang rusak parah akibat material lumpur.
Operasi kemanusiaan yang terpusat di Bahu Sondang, Lingkungan IV, sejak Selasa (6/1) pagi itu melibatkan Tim K-9 SAR.

Sinergi antarinstansi dan partisipasi warga lokal terlihat dalam kegiatan menyisir area serta membersihkan puing untuk mengantisipasi korban hilang.
Tak hanya pencarian, personel Samapta juga terjun langsung mengatur lalu lintas manual di tengah genangan air.
Kewaspadaan ditingkatkan mengingat ancaman curah hujan tinggi masih membayangi, agar warga dapat melintasi jalur rawan dengan selamat.
Menutup laporannya, Kombes Pol Zamroni menegaskan komitmen Polri dalam memulihkan kondisi pascabencana.
Kolaborasi yang solid antara pemerintah, aparat, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses normalisasi demi kesejahteraan korban terdampak. (Kiti)















