Kutacane, Tribuneindonesia.com
Akses jalan darurat yang menghubungkan Natam dan Darul Hasanah kini telah kembali normal dan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Jalur vital ini sempat terputus total akibat banjir susulan yang dipicu oleh luapan arus Sungai Alas selama musim penghujan.

Pemulihan cepat ini berhasil terwujud berkat aksi gotong royong dan kerja sama solid antara masyarakat Darul Hasanah, Kecamatan Natam, serta jajaran Forkopimda Aceh Tenggara.
Proses pengerjaan jalan darurat dilakukan menggunakan material geotekstil dengan dukungan logistik yang kuat:
-
- 8 unit alat berat (eskavator) bantuan dari Dinas PUPR.
- Tenaga manual dari swadaya warga setempat yang bahu-membahu di lapangan.
Dengan dibukanya kembali akses ini, aktivitas anak sekolah dan mobilitas warga untuk belanja kebutuhan pokok (sembako) kini tidak lagi terisolasi.
Meski jalan darurat hasil swadaya ini sudah berfungsi sementara, hingga saat ini belum ada rencana progres dari Pemkab Aceh Tenggara terkait pembangunan jalan dan jembatan secara permanen di lokasi tersebut. Pers: (AG) gasekk