Jasa Raharja Bersama Stakeholder Jakarta Timur Dorong Peningkatan Keselamatan Berlalu Lintas

Tribuneindonesia Jakarta Timur – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas, telah dilaksanakan kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Wilayah Jakarta Timur yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan terkait pada hari Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Bryan Rio Wicaksono, S.E., beserta jajaran; perwakilan Jasa Raharja Cabang Jakarta Timur; Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur yang diwakili oleh Bapak Sahal; Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur; serta Suku Dinas Pendidikan Jakarta Timur yang diwakili oleh Ibu Elvy.
Forum tersebut menjadi wadah koordinasi dan diskusi lintas sektor untuk membahas berbagai isu keselamatan transportasi di wilayah Jakarta Timur, termasuk upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, peningkatan ketertiban pengguna jalan, serta identifikasi potensi kerawanan dan permasalahan lalu lintas yang memerlukan penanganan bersama.
Dalam pembahasan, masing-masing instansi menyampaikan pandangan dan peran strategis sesuai dengan kewenangannya, mulai dari aspek penegakan hukum dan edukasi keselamatan berlalu lintas, peningkatan sarana dan prasarana jalan, pengelolaan transportasi, hingga penguatan edukasi keselamatan bagi kalangan pelajar.
Keterlibatan Jasa Raharja dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dalam mendukung upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.
Melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini, diharapkan terbangun sinergi dan langkah tindak lanjut yang terkoordinasi antarinstansi dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta Timur.
Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan dan budaya tertib berlalu lintas semakin meningkat.








