Kabar Duka | Tribuneindonesia.com
JAKARTA BARAT, TRIBUNEINDONESIA.COM – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Hj. Nurbayah, yang akrab disapa Oma Bayut, binti Slemat Johar. Almarhumah dikabarkan meninggal dunia pada pukul 02.00 WIB saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta Barat.
Kepergian almarhumah meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Di tengah suasana duka tersebut, keluarga berencana membawa jenazah almarhumah ke rumah duka di Tebing Tinggi untuk proses selanjutnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, rencana pemulangan jenazah telah disampaikan oleh pihak keluarga. Namun, hingga berita ini disusun, informasi mengenai waktu kedatangan jenazah, jadwal pemakaman, serta keterangan lebih lanjut mengenai prosesi penghormatan terakhir belum tersedia.
Keluarga Berharap Seluruh Proses Berjalan Lancar
Rencana membawa jenazah ke Tebing Tinggi menjadi bagian dari proses keluarga dalam mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir. Kepastian mengenai waktu perjalanan dan pemakaman masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak keluarga.
Dalam suasana kehilangan, doa menjadi salah satu bentuk penghormatan terakhir yang dapat dipanjatkan bagi almarhumah. Ungkapan belasungkawa dan dukungan moral juga diharapkan dapat menguatkan keluarga yang sedang menghadapi masa berduka.
Kepergian seseorang yang dicintai bukanlah hal mudah untuk diterima. Namun, bagi keluarga yang ditinggalkan, ketabahan, keikhlasan, dan doa menjadi kekuatan untuk melewati masa sulit tersebut.
Doa untuk Almarhumah Hj. Nurbayah
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah Hj. Nurbayah binti Slemat Johar, mengampuni segala khilaf dan dosanya, melapangkan tempat peristirahatan terakhirnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.
Semoga segala kebaikan yang pernah dilakukan almarhumah menjadi amal jariyah dan penerang dalam perjalanan menuju keabadian. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT melimpahkan kekuatan, kesabaran, kesehatan, serta keikhlasan dalam menerima ketetapan-Nya.
Kepergian memang menghadirkan kehilangan, tetapi doa dan kenangan baik akan tetap hidup di hati orang-orang yang mencintainya.
Selamat jalan, Hj. Nurbayah (Oma Bayut). Semoga Allah SWT merahmati dan mengampuni almarhumah. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
—
Ditulis oleh: Apriandi, Tj., C.JI., C.LWI
Media: Tribuneindonesia.com














